Daftar Kategori
Batalkan

FAQ Tentang Deleveraging Otomatis (ADL)

1. Apa itu Auto-Deleveraging (ADL)?


Auto-Deleveraging (ADL) adalah mekanisme kontrol risiko penting dalam perdagangan Futures kripto. Ketika pasar mengalami volatilitas ekstrem atau terjadi peristiwa force majeure yang menyebabkan cadangan risiko platform menjadi tidak mencukupi atau menurun dengan cepat, sistem akan memicu mekanisme ADL untuk mengendalikan risiko secara keseluruhan.

Pada dasarnya, ADL merupakan mekanisme pengurangan posisi pihak lawan. Berdasarkan tingkat leverage dan kinerja keuntungan trader, sistem memberi peringkat posisi sesuai aturan yang telah ditetapkan dan memprioritaskan akun dengan leverage lebih tinggi serta keuntungan lebih besar untuk pengurangan posisi secara otomatis. Hal ini membantu menjaga keamanan dana secara keseluruhan serta stabilitas pasar di platform.

2. Bagaimana ADL Dieksekusi


Memahami cara kerja ADL dapat membantu trader mengelola potensi risiko dengan lebih baik. Sistem terlebih dahulu menghitung peringkat PNL berdasarkan kinerja keuntungan dan leverage efektif (PNL mengacu pada profit and loss). Trader dengan strategi yang lebih agresif dan keuntungan lebih tinggi akan berada pada peringkat lebih atas dan lebih berpotensi dipilih oleh mekanisme ADL.

Ketika ADL dipicu, sistem secara otomatis mengidentifikasi akun lawan dengan peringkat PNL lebih tinggi dan melakukan transaksi langsung dengan mereka pada harga kebangkrutan untuk menyelesaikan proses deleveraging otomatis. Proses ini sepenuhnya otomatis dan tidak memerlukan intervensi manual.

3. Penjelasan Rinci Formula Peringkat ADL


Peringkat ADL dihitung secara ketat menggunakan rumus berikut:
Peringkat = Persentase Laba * Leverage Efektif (jika untung) Peringkat = Persentase Rugi / Leverage Efektif (jika rugi)

Di mana:
  • Leverage Efektif = Harga Wajar / (Harga Mark − Harga Kebangkrutan)
  • Persentase Laba = (Harga Mark − Harga Masuk Rata-rata) / Harga Masuk Rata-rata
  • Nilai Mark = Nilai posisi pada harga wajar
  • Nilai Kebangkrutan = Nilai posisi pada harga kebangkrutan
  • Nilai Masuk Rata-Rata = Nilai posisi saat pada harga masuk rata-rata

Catatan: Posisi long dan short diberi peringkat secara terpisah dari tertinggi ke terendah.

4. Level Indikator ADL


MEXC menyediakan indikator ADL untuk membantu pengguna memahami secara visual posisi mereka dalam antrean auto-deleveraging. Indikator ADL memiliki 5 level, yang ditunjukkan dengan 0 hingga 4 bar yang menyala.

Peringkat didasarkan pada keuntungan per posisi untuk satu pasangan perdagangan Futures, dengan posisi long dan short diurutkan secara terpisah.

Rentang Peringkat Keuntungan
Level ADL
Bar Indikator
25% Teratas
Level 4
4 bar menyala
25%–50%
Level 3
3 bar menyala
50%–75%
Level 2
2 bar menyala
75%–100%
Level 1
1 bar menyala
Posisi yang Merugi
Level 0
Tidak ada bar menyala

Semakin banyak bar yang menyala, semakin tinggi peringkat posisi dalam antrean ADL. Jika seluruh bar menyala, posisi tersebut akan diprioritaskan untuk dikurangi jika terjadi peristiwa ADL. Trader disarankan memantau indikator ADL dengan cermat dan menyesuaikan posisi mereka sesuai kebutuhan.

5. Cara Mengurangi Risiko Auto-Deleveraging


Untuk meminimalkan risiko terdampak ADL, trader disarankan mengambil langkah-langkah berikut:
1) Kendalikan Leverage: Pilih tingkat leverage yang sesuai dan hindari penggunaan leverage berlebihan yang dapat meningkatkan peringkat ADL.
2) Ambil profit secara bertahap: Realisasikan profit secara bertahap untuk mengurangi perolehan belum terealisasi yang terkonsentrasi serta menurunkan kemungkinan diprioritaskan oleh sistem.
3) Menetapkan Take-Profit dan Stop-Loss (TP/SL) Order: Gunakan level TP dan SL yang wajar untuk menghindari pengurangan posisi otomatis saat kondisi pasar ekstrem.
4) Pantau indikator ADL: Periksa level ADL secara rutin dan pertimbangkan penyesuaian posisi secara proaktif ketika beberapa bar menyala.

Rekomendasi Bacaan:

FAQ Tentang Deleveraging Otomatis (ADL)

1. Apa itu Auto-Deleveraging (ADL)?


Auto-Deleveraging (ADL) adalah mekanisme kontrol risiko penting dalam perdagangan Futures kripto. Ketika pasar mengalami volatilitas ekstrem atau terjadi peristiwa force majeure yang menyebabkan cadangan risiko platform menjadi tidak mencukupi atau menurun dengan cepat, sistem akan memicu mekanisme ADL untuk mengendalikan risiko secara keseluruhan.

Pada dasarnya, ADL merupakan mekanisme pengurangan posisi pihak lawan. Berdasarkan tingkat leverage dan kinerja keuntungan trader, sistem memberi peringkat posisi sesuai aturan yang telah ditetapkan dan memprioritaskan akun dengan leverage lebih tinggi serta keuntungan lebih besar untuk pengurangan posisi secara otomatis. Hal ini membantu menjaga keamanan dana secara keseluruhan serta stabilitas pasar di platform.

2. Bagaimana ADL Dieksekusi


Memahami cara kerja ADL dapat membantu trader mengelola potensi risiko dengan lebih baik. Sistem terlebih dahulu menghitung peringkat PNL berdasarkan kinerja keuntungan dan leverage efektif (PNL mengacu pada profit and loss). Trader dengan strategi yang lebih agresif dan keuntungan lebih tinggi akan berada pada peringkat lebih atas dan lebih berpotensi dipilih oleh mekanisme ADL.

Ketika ADL dipicu, sistem secara otomatis mengidentifikasi akun lawan dengan peringkat PNL lebih tinggi dan melakukan transaksi langsung dengan mereka pada harga kebangkrutan untuk menyelesaikan proses deleveraging otomatis. Proses ini sepenuhnya otomatis dan tidak memerlukan intervensi manual.

3. Penjelasan Rinci Formula Peringkat ADL


Peringkat ADL dihitung secara ketat menggunakan rumus berikut:
Peringkat = Persentase Laba * Leverage Efektif (jika untung) Peringkat = Persentase Rugi / Leverage Efektif (jika rugi)

Di mana:
  • Leverage Efektif = Harga Wajar / (Harga Mark − Harga Kebangkrutan)
  • Persentase Laba = (Harga Mark − Harga Masuk Rata-rata) / Harga Masuk Rata-rata
  • Nilai Mark = Nilai posisi pada harga wajar
  • Nilai Kebangkrutan = Nilai posisi pada harga kebangkrutan
  • Nilai Masuk Rata-Rata = Nilai posisi saat pada harga masuk rata-rata

Catatan: Posisi long dan short diberi peringkat secara terpisah dari tertinggi ke terendah.

4. Level Indikator ADL


MEXC menyediakan indikator ADL untuk membantu pengguna memahami secara visual posisi mereka dalam antrean auto-deleveraging. Indikator ADL memiliki 5 level, yang ditunjukkan dengan 0 hingga 4 bar yang menyala.

Peringkat didasarkan pada keuntungan per posisi untuk satu pasangan perdagangan Futures, dengan posisi long dan short diurutkan secara terpisah.

Rentang Peringkat Keuntungan
Level ADL
Bar Indikator
25% Teratas
Level 4
4 bar menyala
25%–50%
Level 3
3 bar menyala
50%–75%
Level 2
2 bar menyala
75%–100%
Level 1
1 bar menyala
Posisi yang Merugi
Level 0
Tidak ada bar menyala

Semakin banyak bar yang menyala, semakin tinggi peringkat posisi dalam antrean ADL. Jika seluruh bar menyala, posisi tersebut akan diprioritaskan untuk dikurangi jika terjadi peristiwa ADL. Trader disarankan memantau indikator ADL dengan cermat dan menyesuaikan posisi mereka sesuai kebutuhan.

5. Cara Mengurangi Risiko Auto-Deleveraging


Untuk meminimalkan risiko terdampak ADL, trader disarankan mengambil langkah-langkah berikut:
1) Kendalikan Leverage: Pilih tingkat leverage yang sesuai dan hindari penggunaan leverage berlebihan yang dapat meningkatkan peringkat ADL.
2) Ambil profit secara bertahap: Realisasikan profit secara bertahap untuk mengurangi perolehan belum terealisasi yang terkonsentrasi serta menurunkan kemungkinan diprioritaskan oleh sistem.
3) Menetapkan Take-Profit dan Stop-Loss (TP/SL) Order: Gunakan level TP dan SL yang wajar untuk menghindari pengurangan posisi otomatis saat kondisi pasar ekstrem.
4) Pantau indikator ADL: Periksa level ADL secara rutin dan pertimbangkan penyesuaian posisi secara proaktif ketika beberapa bar menyala.

Rekomendasi Bacaan: