KYC AML: Anti Pencucian Uang (AML) dan Ketahui Nasabah Anda (Know Your Customer/KYC) merupakan persyaratan regulasi utama dalam layanan keuangan, khususnya di industri fintech, perbankan, dan mata uang kripto.KYC AML: Anti Pencucian Uang (AML) dan Ketahui Nasabah Anda (Know Your Customer/KYC) merupakan persyaratan regulasi utama dalam layanan keuangan, khususnya di industri fintech, perbankan, dan mata uang kripto.

KYC AML

2025/12/23 18:42
#Beginner

Anti Pencucian Uang (AML) dan Ketahui Nasabah Anda (Know Your Customer/KYC) merupakan persyaratan regulasi utama dalam layanan keuangan, khususnya di industri fintech, perbankan, dan mata uang kripto. Hal ini diamanatkan secara global oleh regulator keuangan yang bertujuan untuk mencegah aktivitas ilegal seperti pencucian uang, pendanaan teroris, dan pencurian identitas.Sebagai contoh, data terbaru menunjukkan bahwa denda atas ketidakpatuhan AML/KYC telah meningkat secara signifikan selama bertahun-tahun. Menurut sebuah studi oleh Duff & Phelps, denda global terkait regulasi AML, KYC, dan privasi data mencapai $10,6 miliar pada tahun 2020, naik dari $8,1 miliar pada tahun 2019, yang menyoroti betapa pentingnya kebijakan-kebijakan ini.

Latar Belakang AML KYC

Regulasi AML dan KYC bertujuan untuk mencegah pelaku kejahatan menyusup ke sistem keuangan. Kebijakan AML awalnya diformalkan pada tahun 1970-an, dengan dibentuknya Undang-Undang Kerahasiaan Bank (BSA) di Amerika Serikat, sementara peraturan KYC mulai terbentuk pada tahun 1990-an setelah skandal keuangan yang serius. Baik AML maupun KYC kini berfungsi sebagai pilar utama dalam menjaga integritas sistem keuangan global.

Pemanfaatan KYC AML

Kasus penggunaan utama KYC AML meliputi verifikasi identitas, penilaian risiko, dan pemantauan berkelanjutan. Misalnya, bank menggunakan proses ini untuk memastikan identitas nasabah mereka, menentukan tingkat risiko mereka berdasarkan aktivitas keuangan mereka, dan terus melacak aktivitas ini untuk mengidentifikasi transaksi yang mencurigakan. Baru-baru ini, norma KYC AML telah menemukan relevansi dalam industri kripto, dengan bursa kripto mengadopsi pemeriksaan ini untuk mengekang pembiayaan ilegal melalui aset digital.

Dampak KYC AML

Dampak proses KYC AML dapat diamati di pasar keuangan, teknologi, dan lanskap investasi. Hal ini telah meningkatkan keamanan transaksi keuangan, meningkatkan transparansi operasional perbankan, dan berdampak signifikan pada strategi investasi lembaga keuangan, yang cenderung mengarah pada usaha yang lebih aman.
TahunDenda AML/KYC Global
2019$8,1 Miliar
2020$10,6 Miliar

Tren Terbaru dalam KYC AML

Tren terbaru dalam KYC AML mencakup penggunaan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin. Teknologi ini membantu meningkatkan akurasi data KYC, mengurangi positif palsu dalam pemantauan AML, dan meningkatkan efisiensi keseluruhan proses ini. Lebih lanjut, hal ini memungkinkan institusi untuk selalu selangkah lebih maju dari penjahat yang terus mengembangkan taktik mereka.

KYC AML di Platform MEXC

Platform MEXC menerapkan pemeriksaan AML dan KYC yang ketat. Pengguna diwajibkan menjalani proses KYC yang ketat untuk melakukan transaksi apa pun. Ini termasuk menyerahkan dokumen identitas yang valid dan foto terbaru untuk verifikasi identitas—sebuah langkah penting untuk menjaga keamanan dan integritas platform.Prosedur KYC AML di platform MEXC meliputi:
  • Pengumpulan informasi identifikasi
  • Verifikasi informasi yang dikumpulkan
  • Pemantauan aktivitas pengguna
  • Manajemen risiko
Singkatnya, proses KYC AML membentuk dasar dari aktivitas keuangan yang diatur, yang menjamin keamanan, kepercayaan, dan transparansi. Karena norma-norma ini terus beradaptasi dengan lanskap keuangan yang terus berkembang, memahami kegunaan, dampak, dan evolusi berkelanjutannya sangat penting bagi siapa pun yang terlibat dalam layanan keuangan atau investasi.