Futures Dow Jones turun 0,18% diperdagangkan mendekati 46.800 selama jam Eropa, menjelang pembukaan sesi reguler Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa. Futures S&P 500 turun 0,14% diperdagangkan sekitar 6.760, sementara futures Nasdaq 100 kehilangan 0,16% diperdagangkan mendekati 25.250 pada saat penulisan.
Futures indeks AS bergerak lebih rendah karena trader mengadopsi kehati-hatian menjelang laporan pendapatan penting dari Netflix, Coca-Cola, dan General Motors. Nanti minggu ini, fokus akan beralih ke hasil dari Tesla, Intel, dan Procter & Gamble.
Pada sesi reguler hari Senin, Dow Jones naik 1,12%, S&P 500 naik 1,07%, dan Nasdaq 100 maju 1,37%, didorong oleh lonjakan 3,9% pada Apple ke rekor tertinggi setelah laporan menunjukkan penjualan iPhone 17 melampaui iPhone 16 baik di AS maupun China. Saham bank juga menguat karena kekhawatiran pasar kredit mereda.
Pasar saham AS juga mendapat dukungan dari meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China, dua ekonomi terbesar dunia. Presiden AS Donald Trump juga mengatakan dia berharap untuk mencapai "kesepakatan yang adil" dengan Presiden China Xi Jinping selama pertemuan mendatang mereka di Korea Selatan, menandakan kemungkinan meredanya ketegangan perdagangan. Ketidaksepakatan mengenai tarif, teknologi, dan akses pasar tetap belum terselesaikan menjelang pertemuan terjadwal mereka di Korea Selatan minggu depan.
Namun, sentimen pasar mungkin mengadopsi kehati-hatian karena penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung, yang telah memasuki minggu ketiga, tanpa akhir yang jelas terlihat di tengah pertarungan partisan di Senat mengenai prioritas pendanaan federal. Penutupan ini sekarang menjadi kegagalan pendanaan terlama ketiga dalam sejarah modern.
FAQ Dow Jones
Dow Jones Industrial Average, salah satu indeks pasar saham tertua di dunia, terdiri dari 30 saham yang paling banyak diperdagangkan di AS. Indeks ini diberi bobot berdasarkan harga daripada berdasarkan kapitalisasi. Indeks ini dihitung dengan menjumlahkan harga saham-saham penyusunnya dan membaginya dengan faktor, saat ini 0,152. Indeks ini didirikan oleh Charles Dow, yang juga mendirikan Wall Street Journal. Dalam tahun-tahun berikutnya, indeks ini dikritik karena tidak cukup representatif secara luas karena hanya melacak 30 konglomerat, tidak seperti indeks yang lebih luas seperti S&P 500.
Banyak faktor berbeda yang mendorong Dow Jones Industrial Average (DJIA). Kinerja agregat perusahaan komponen yang terungkap dalam laporan pendapatan perusahaan triwulanan adalah yang utama. Data makroekonomi AS dan global juga berkontribusi karena berdampak pada sentimen investor. Tingkat suku bunga, yang ditetapkan oleh Federal Reserve (Fed), juga mempengaruhi DJIA karena mempengaruhi biaya kredit, yang banyak perusahaan sangat bergantung padanya. Oleh karena itu, inflasi dapat menjadi pendorong utama serta metrik lain yang berdampak pada keputusan Fed.
Teori Dow adalah metode untuk mengidentifikasi tren utama pasar saham yang dikembangkan oleh Charles Dow. Langkah kunci adalah membandingkan arah Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Dow Jones Transportation Average (DJTA) dan hanya mengikuti tren di mana keduanya bergerak dalam arah yang sama. Volume adalah kriteria konfirmasi. Teori ini menggunakan elemen analisis puncak dan lembah. Teori Dow mengajukan tiga fase tren: akumulasi, ketika uang pintar mulai membeli atau menjual; partisipasi publik, ketika publik yang lebih luas bergabung; dan distribusi, ketika uang pintar keluar.
Ada sejumlah cara untuk memperdagangkan DJIA. Salah satunya adalah menggunakan ETF yang memungkinkan investor untuk memperdagangkan DJIA sebagai satu sekuritas, daripada harus membeli saham di semua 30 perusahaan penyusun. Contoh terkemuka adalah SPDR Dow Jones Industrial Average ETF (DIA). Kontrak futures DJIA memungkinkan trader untuk berspekulasi pada nilai masa depan indeks dan Opsi memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual indeks pada harga yang telah ditentukan di masa depan. Reksa dana memungkinkan investor untuk membeli bagian dari portofolio saham DJIA yang terdiversifikasi sehingga memberikan eksposur terhadap indeks secara keseluruhan.
Sumber: https://www.fxstreet.com/news/dow-jones-futures-lose-due-to-market-caution-ahead-of-earnings-report-202510210740


