Phantom memperoleh no-action relief dari CFTC, membuka jalan bagi wallet self-custodial masuk ke pasar derivatif teregulasi. Kalau relief seperti ini jadi templPhantom memperoleh no-action relief dari CFTC, membuka jalan bagi wallet self-custodial masuk ke pasar derivatif teregulasi. Kalau relief seperti ini jadi templ

Phantom Kantongi No-Action Relief dari CFTC, Sinyal Awal Integrasi Wallet ke Pasar Teregulasi?

2026/03/19 13:50
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Industri kripto kembali mendapat sinyal penting dari regulator Amerika Serikat.

Wallet populer Phantom dilaporkan berhasil memperoleh no-action relief dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC), sebuah langkah yang berpotensi membuka jalan baru bagi integrasi layanan kripto dengan sistem keuangan teregulasi.

Keputusan ini memungkinkan Phantom untuk menjalankan fitur trading tertentu tanpa harus mendaftar sebagai broker resmi, selama tetap mematuhi syarat dan batasan yang ditetapkan regulator.

Baca Juga: Phantom Bikin AI Bisa Swap Token Sendiri, Solana Makin Ngebut?

Apa Itu No-Action Relief?

Dalam konteks regulasi AS, no-action relief berarti otoritas seperti CFTC menyatakan tidak akan merekomendasikan tindakan penegakan hukum terhadap aktivitas tertentu selama pihak terkait mematuhi ketentuan yang diberikan.

Dengan status ini, Phantom kini dapat menyediakan software yang menghubungkan pengguna ke berbagai entitas keuangan terdaftar, termasuk:

  • Futures Commission Merchants (FCM)
  • Introducing Brokers (IB)
  • Designated Contract Markets (DCM)

Artinya, Phantom tidak bertindak sebagai perantara langsung, tetapi sebagai penyedia infrastruktur teknologi yang menjembatani akses pengguna ke pasar derivatif.

Dampak Besar untuk Wallet Self-Custodial

Langkah ini dinilai sebagai perkembangan penting dalam evolusi wallet self-custodial.

Selama ini, wallet seperti Phantom lebih dikenal sebagai alat penyimpanan dan interaksi dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps), bukan sebagai pintu masuk ke pasar keuangan teregulasi.

Namun dengan adanya no-action relief, batas antara dunia DeFi dan TradFi mulai terlihat semakin kabur. Tim riset dari Tokocrypto menilai bahwa keputusan ini lebih dari sekadar izin operasional terbatas.

“Ini masuk dalam kategori regulasi karena pemicu utamanya adalah lampu hijau terbatas dari otoritas, bukan ekspansi produk biasa. Kalau relief seperti ini jadi template, wallet self-custodial bisa mulai menyusup lebih dalam ke pasar keuangan teregulasi, tapi tetap di bawah pagar syarat yang sewaktu-waktu bisa dipakai regulator buat menarik rem darurat,” papar Tim Research Tokocrypto.

Peluang dan Risiko: Dua Sisi Mata Uang

Di satu sisi, langkah ini membuka peluang besar:

  • Akses lebih luas: Pengguna wallet bisa langsung terhubung ke pasar derivatif tanpa melalui platform terpusat.
  • Inovasi produk: Wallet dapat berkembang menjadi platform finansial yang lebih komprehensif.
  • Legitimasi industri: Keterlibatan regulator meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem kripto.

Namun di sisi lain, ada risiko yang perlu diperhatikan:

  • Ketergantungan pada regulator: Status no-action bukan izin permanen dan bisa dicabut kapan saja.
  • Batasan operasional: Phantom tetap harus beroperasi dalam kerangka aturan yang ketat.
  • Potensi preseden selektif: Tidak semua wallet akan mendapatkan perlakuan serupa.

Awal Era Baru?

Laporan dari Crypto Briefing menyebutkan bahwa langkah ini bisa menjadi preseden penting bagi industri.

Jika model ini diadopsi lebih luas, wallet kripto berpotensi berevolusi dari sekadar alat penyimpanan menjadi gerbang utama ke berbagai layanan keuangan global.

Meski demikian, pendekatan ini tetap bersifat eksperimental. Regulator kemungkinan akan memantau implementasinya dengan ketat sebelum memberikan kelonggaran lebih luas ke pemain lain.

Baca Juga: Cara Transfer Crypto dari Phantom Wallet ke Tokocrypto

No-action relief yang diperoleh Phantom bukan sekadar perkembangan teknis, melainkan sinyal awal perubahan struktur industri kripto. Integrasi antara wallet self-custodial dan pasar keuangan teregulasi kini bukan lagi sekadar wacana.

Namun seperti yang disoroti oleh Tim Research Tokocrypto, peluang ini datang dengan batasan yang sangat ketat.

Regulasi tetap menjadi faktor penentu, bukan hanya sebagai penghambat, tetapi juga sebagai enabler yang dapat membuka jalan baru, sekaligus menutupnya sewaktu-waktu.

Jika tren ini berlanjut, masa depan wallet kripto bisa jauh lebih kompleks dan lebih dekat dengan sistem keuangan global daripada sebelumnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Phantom Kantongi No-Action Relief dari CFTC, Sinyal Awal Integrasi Wallet ke Pasar Teregulasi? appeared first on Tokocrypto News.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.