University of Oxford meluncurkan TrustedMDT, sebuah sistem AI multi-agen yang dirancang untuk membantu spesialis medis selama rapat perencanaan perawatan kanker.
Dikembangkan bekerja sama dengan perusahaan teknologi Microsoft, alat AI ini telah diintegrasikan ke dalam Microsoft Teams dan akan diujicobakan di Oxford University Hospitals NHS Foundation Trust, mewakili salah satu penggunaan pertama AI agentik dalam lingkungan dewan tumor yang realistis secara klinis.
Rapat Dewan Tumor Multidisiplin di Inggris mempertemukan ahli radiologi, patologi, ahli bedah, dan ahli onkologi untuk meninjau hasil diagnostik dan mengembangkan rencana perawatan. Namun, beban kasus yang meningkat memberikan tekanan yang semakin besar pada kapasitas ahli.
Penelitian dari Cancer Research UK menunjukkan bahwa tim sering menghabiskan waktu kurang dari dua menit untuk membahas setiap pasien, dengan kesenjangan informasi kritis berkontribusi pada penundaan dalam 7% kasus, yang dapat berdampak pada jadwal perawatan, peluang penelitian, dan beban kerja klinisi.
TrustedMDT dirancang untuk mengatasi tekanan ini dengan mengotomatiskan sintesis dan analisis data melalui tiga agen AI yang terkoordinasi.
Agen Ringkasan Klinis meninjau catatan kesehatan elektronik—termasuk data radiologi, patologi, dan biomarker—untuk menghasilkan ringkasan spesifik tumor yang ringkas. Agen Pementasan Kanker mengevaluasi perkembangan penyakit menggunakan standar pementasan internasional, sementara Agen Perencanaan Perawatan menghasilkan rekomendasi perawatan berbasis bukti yang selaras dengan pedoman profesional.
Bersama-sama, agen-agen ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengambilan keputusan dewan tumor.
Dr. Andrew Soltan, Penyelidik Utama dan Registrar Spesialis dalam Onkologi Medis di Oxford University Hospitals, menjelaskan bahwa chatbot tradisional tidak memadai untuk kompleksitas onkologi, mendorong pengembangan sistem multi-agen hierarkis. Dalam arsitektur ini, setiap agen terdiri dari sub-agen yang fokus pada kumpulan data spesifik dan dilengkapi dengan alat yang relevan, mengharuskan sistem untuk bernalar melalui pedoman klinis dan memeriksa silang rekomendasi terhadap riwayat pasien untuk mengurangi kesalahan.
Tim Oxford menerapkan agen-agen khusus ini dalam Microsoft Teams menggunakan orkestrator agen kesehatan, mengintegrasikan AI secara langsung ke dalam alur kerja dewan tumor multidisiplin yang ada.
Dr. Soltan menekankan bahwa sistem ini dirancang untuk mendukung proses klinis tanpa gangguan, berfungsi sebagai 'kolaborator digital' yang memungkinkan klinisi memberikan masukan secara real time dan meninjau alasan di balik rekomendasi yang dihasilkan AI, dengan keputusan akhir tetap berada di bawah kendali manusia.
Oxford University Hospitals telah menerima persetujuan untuk melakukan studi percontohan dua fase untuk mengevaluasi akurasi, kegunaan, dan kinerja teknis TrustedMDT. Fase pertama membandingkan output AI dengan keputusan ahli menggunakan kasus kanker anonim, sementara fase kedua mensimulasikan rapat dewan tumor untuk menilai seberapa efektif sistem merangkum informasi, mendukung diskusi, dan menyusun rencana perawatan dalam alur kerja klinis yang realistis. Dukungan klinis disediakan oleh dokter residen OUH.
Dr. Ben Attwood, Chief Digital Officer di OUH, mencatat bahwa rumah sakit berkomitmen untuk mengeksplorasi inovasi yang meningkatkan persiapan dan operasi MDT sambil mematuhi standar tata kelola dan keamanan informasi yang telah ditetapkan.
David Ardman, Corporate Vice President Microsoft Health and Life Sciences, menggambarkan sistem multi-agen sebagai pendekatan baru dalam AI kesehatan, memungkinkan klinisi berinteraksi secara dinamis dengan agen khusus dalam Teams untuk mengurangi beban kognitif dan meningkatkan dukungan keputusan.
Jika divalidasi, TrustedMDT dapat meningkatkan komunikasi di antara spesialis, memperpendek jadwal perawatan, dan memperluas akses ke uji klinis. Studi percontohan ini mewakili langkah awal menuju demonstrasi potensi sistem, menghasilkan bukti untuk menginformasikan pengembangan teknis lebih lanjut dan memandu evaluasi skala lebih besar di masa depan sebelum penerapan klinis.
Postingan Oxford Menguji TrustedMDT: AI Multi-Agen Terintegrasi ke Microsoft Teams untuk Mendukung Perencanaan Perawatan Kanker muncul pertama kali di Metaverse Post.


