PANews melaporkan pada tanggal 8 Agustus bahwa Vitalik Buterin mencatat dalam sebuah postingan bahwa Visa pada awalnya didirikan berdasarkan prinsip desentralisasi, dengan tujuan aslinya sangat mirip dengan DAO modern (organisasi otonom terdesentralisasi), tetapi Visa sekarang dipandang oleh banyak orang sebagai institusi "pengekstrak nilai" atau "menindas". Vitalik percaya transformasi ini memberikan pelajaran penting untuk tata kelola dan pengembangan jaringan Web3 dan kripto. Diskusi tersebut juga menyinggung konsep "Organisasi Chaordic" yang diusulkan oleh pendiri Visa Dee Hock, menekankan bahwa Visa adalah contoh perintis tata kelola dan kepemilikan terdesentralisasi, layak untuk direfleksikan dan dipelajari oleh industri kripto.


