Rasio 365-day MVRV milik Bitcoin (BTC) dilaporkan turun mendekati level yang terakhir terlihat pada akhir 2022, tepat setelah runtuhnya FTX. Menurut Tim ResearcRasio 365-day MVRV milik Bitcoin (BTC) dilaporkan turun mendekati level yang terakhir terlihat pada akhir 2022, tepat setelah runtuhnya FTX. Menurut Tim Researc

Rasio MVRV Bitcoin Turun Drastis, BTC Masuk Zona Undervaluation?

2026/03/16 13:43
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Pergerakan indikator on-chain terbaru menunjukkan sinyal menarik bagi pasar kripto.

Rasio 365-day MVRV milik Bitcoin (BTC) dilaporkan turun mendekati level yang terakhir terlihat pada akhir 2022, tepat setelah runtuhnya FTX.

Data tersebut menunjukkan bahwa kondisi tersebut menandakan valuasi pasar Bitcoin mulai terkompres relatif terhadap realized capitalization, metrik yang sering digunakan untuk menilai apakah suatu aset berada dalam kondisi overvalued atau undervalued.

Menariknya, pada periode serupa setelah krisis FTX di 2022, harga Bitcoin tercatat mampu melonjak sekitar 67% dalam waktu tiga bulan setelah indikator MVRV memasuki zona rendah tersebut.

Hal ini membuat sebagian analis mulai membandingkan situasi saat ini dengan fase akumulasi yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Bitcoin Sudah Bottom? Data On-Chain Justru Beri Sinyal Berbeda

Apa Itu Rasio MVRV Bitcoin?

MVRV (Market Value to Realized Value) merupakan indikator on-chain yang membandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin dengan realized capitalization atau nilai total BTC berdasarkan harga terakhir saat koin tersebut berpindah tangan di blockchain. Secara sederhana:

  • MVRV tinggi → pasar cenderung overvalued, banyak investor berada dalam kondisi profit besar.
  • MVRV rendah → pasar berpotensi undervalued, tekanan jual biasanya mulai melemah.

Ketika rasio ini turun mendekati level rendah, sering kali pasar sedang berada dalam fase di mana investor jangka panjang mulai melakukan akumulasi.

Penurunan rasio MVRV saat ini menunjukkan bahwa valuasi pasar Bitcoin telah terkoreksi cukup dalam dibandingkan dengan nilai dasar yang tercatat di jaringan.

Perbandingan dengan Siklus Pasar 2022

Pada akhir 2022, pasar kripto mengalami guncangan besar setelah runtuhnya FTX, salah satu bursa kripto terbesar saat itu.

Peristiwa tersebut dikenal luas sebagai FTX collapse 2022, yang menyebabkan kepercayaan investor terhadap industri kripto anjlok dan memicu koreksi tajam di berbagai aset digital.

Pada periode itu, rasio MVRV Bitcoin juga turun ke zona rendah yang menunjukkan kapitulasi pasar. Namun setelah fase tersebut berlalu, Bitcoin justru mengalami pemulihan signifikan.

Grafik dari CryptoQuant memperlihatkan bahwa setelah indikator tersebut mencapai titik rendah pada 2022, harga BTC kemudian naik sekitar 67% dalam tiga bulan berikutnya.

Kondisi inilah yang membuat sebagian analis menilai bahwa pasar saat ini bisa berada dalam fase undervaluation potensial yang mirip dengan periode tersebut.

Faktor Baru yang Membentuk Pasar Saat Ini

Meski terdapat kemiripan dengan situasi tahun 2022, struktur pasar kripto saat ini memiliki sejumlah perbedaan penting.

Salah satunya adalah munculnya ETF spot Bitcoin, yang membuka akses investasi institusional ke BTC melalui pasar keuangan tradisional.

Selain itu, faktor makroekonomi seperti suku bunga global yang masih tinggi juga memengaruhi aliran modal ke aset berisiko, termasuk kripto.

Tim riset dari Tokocrypto menilai bahwa meskipun indikator MVRV memberikan sinyal menarik, kondisi pasar saat ini tidak sepenuhnya sama dengan siklus sebelumnya.

“Meski MVRV rendah tidak otomatis berarti reversal instan, indikator ini tetap penting karena menandakan perubahan risk-reward jangka panjang ketika tekanan jual mulai melemah dan akumulasi mulai muncul. Bedanya dengan 2022, pasar sekarang juga dibentuk oleh suku bunga tinggi, ETF spot Bitcoin, dan strategi akumulasi korporasi, sehingga jika skenario undervaluation ini bertahan, dampaknya bisa lebih terkait rotasi modal institusional daripada sekadar technical bounce biasa,” kata Tim Research Tokocrypto.

Apa Artinya bagi Investor?

Bagi investor kripto, rasio MVRV sering dianggap sebagai indikator siklus pasar jangka panjang.

Ketika indikator ini berada di zona rendah, sebagian pelaku pasar mulai melihat peluang untuk melakukan akumulasi dengan asumsi bahwa tekanan jual mulai mereda.

Namun penting untuk dicatat bahwa MVRV bukanlah indikator timing yang sempurna. Pasar dapat tetap berada di zona undervaluation untuk waktu yang cukup lama sebelum akhirnya mengalami pembalikan tren.

Selain itu, kondisi makro global serta sentimen terhadap aset berisiko juga masih memainkan peran besar dalam menentukan arah harga Bitcoin.

Baca Juga: Bitcoin Konsolidasi di $70K, Waspada Lonjakan Supply Shock

Turunnya rasio 365-day MVRV Bitcoin ke level yang mendekati periode pasca kolaps FTX membuka kembali diskusi mengenai potensi undervaluation di pasar kripto.

Jika pola historis kembali terulang, kondisi ini bisa menjadi sinyal awal fase akumulasi baru.

Namun dengan hadirnya faktor baru seperti ETF spot Bitcoin dan perubahan dinamika makroekonomi global, pergerakan pasar kali ini kemungkinan akan dipengaruhi oleh aliran modal institusional yang lebih besar.

Bagi investor, indikator ini menjadi salah satu metrik penting untuk memantau apakah pasar Bitcoin sedang berada dalam fase kapitulasi, konsolidasi, atau awal siklus pemulihan baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Rasio MVRV Bitcoin Turun Drastis, BTC Masuk Zona Undervaluation? appeared first on Tokocrypto News.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.