Cryptoharian – Pasar kripto dikejutkan oleh masuknya lebih dari US$ 2,2 miliar Tether (USDT) ke exchange Binance pada 18 Maret. Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa ini merupakan aliran stablecoin terbesar dalam satu hari sejak November 2025.
Pergerakan besar ini langsung menarik perhatian trader dan analis, yang melihatnya sebagai kemungkinan tanda bahwa investor besar atau institusi mulai kembali masuk ke pasar.
Aliran dana tersebut terjadi saat Bitcoin (BTC) berada di level US$ 73.000 – US$ 74.000, setelah sebelumnya berhasil keluar dari fase konsolidasi beberapa minggu.
Selain itu pasar juga baru saja mengalami short squeeze di pasar derivatif, yang mendorong likuidasi posisi short dan membantu harga naik.
Dengan kondisi tersebut, masuknya USDT dalam jumlah besar tidak terlihat sebagai pergerakan biasa. Banyak analis menilai dana ini sebagai ‘dry powder’, yakni likuiditas yang siap digunakan untuk membeli aset atau menopang harga.
Sinyal Bullish dari On-Chain
Secara historis, aliran stablecoin besar ke exchange sering kali diikuti oleh aktivitas beli.
Hal ini karena investor besar biasanya memindahkan dana ke exchange untuk:
CryptoQuant menyoroti tiga dampak utama dari pergerakan ini:
Kombinasi faktor tersebut meningkatkan kemungkinan bahwa pasar bisa melanjutkan tren naik, bukan berbalik turun secara tajam.
Baca Juga: Robert Kiyosaki Peringatkan Bubble, Berikut Pernyataan Terbarunya
Dukungan Struktur Pasar
Dalam 48 jam terakhir, pasar derivatif juga menunjukkan dinamika yang mendukung. Terjadi sejumlah likuidasi paksa posisi short, yang dapat memperkuat kenaikan harga ketika pembeli mulai masuk.
Dengan tambahan likuiditas dari stablecoin, pasar saat ini dinilai memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menahan kenaikan tanpa koreksi tajam.
Meski begitu, analis juga memperingatkan bahwa masuknya dana ke exchange belum tentu langsung berarti pembelian. Dampak sebenarnya tetap bergantung pada:
Indikator sentimen pasar juga menunjukkan perubahan.
Beberapa indikator yang sebelumnya berada di zona “extreme fear” mulai bergerak menuju kondisi yang lebih netral. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan pasar mulai pulih seiring masuknya likuiditas baru.
Meski begitu, tidak semua aliran dana besar selalu berujung bullish.
Dalam beberapa kasus, dana tersebut bisa digunakan untuk:


