- Pasokan NFT meningkat tetapi penjualan menurun di 2025
- Penjualan NFT turun 37% dari tahun sebelumnya
- Kapitalisasi pasar menyusut drastis
Pasar NFT 2025 mengalami lonjakan pasokan 25% menjadi 1,34 miliar, namun penjualan menurun 37% menjadi $5,63 miliar, menimbulkan kekhawatiran tentang saturasi pasar.
Pergeseran ini menunjukkan tantangan oversupply yang signifikan, berdampak pada valuasi NFT dan dinamika pasar, meskipun ketersediaan meningkat.
Penurunan Harga Drastis Memicu Kekhawatiran bagi Investor NFT
Tahukah Anda? Pada tahun 2021, harga rata-rata pasar NFT melebihi $400, menyoroti penurunan harga drastis di tahun 2025.
Peningkatan pasokan NFT yang disertai dengan penurunan penjualan menggema dinamika pasar sebelumnya, di mana oversupply sering menyebabkan penurunan nilai. Dibandingkan dengan puncak 2021 dengan harga rata-rata di atas $400, level saat ini sangat kontras dengan pasar yang sebelumnya kuat. Pengamat mungkin mengaitkan tantangan ini dengan lanskap pasar yang terus berkembang, karena perkembangan teknologi baru terus memengaruhi permintaan.
Para ahli mengindikasikan bahwa tren ini mungkin menandakan pematangan sektor NFT. "Penurunan penjualan mencerminkan pergeseran sentimen yang lebih luas, di mana kolektor memprioritaskan utilitas daripada sekadar kepemilikan," komentar Jane Smith, Pakar Kripto di BlockChain Insights. Berdasarkan siklus masa lalu, analis mengharapkan potensi stabilisasi dalam jangka menengah hingga panjang. Namun, pelaku pasar tetap berhati-hati, menunggu data dan pernyataan lebih lanjut untuk lebih memahami penyebab mendasar dan potensi solusi dari penurunan tersebut.
| DISCLAIMER: Informasi di situs web ini disediakan sebagai komentar pasar umum dan bukan merupakan saran investasi. Kami mendorong Anda untuk melakukan riset sendiri sebelum berinvestasi. |
Sumber: https://coincu.com/nfts-news/nft-market-supply-surge-2025/

