- Komputasi kuantum dapat mengkompromikan kriptografi lebih cepat, mengancam keamanan keuangan digital
- Sistem blockchain menghadapi risiko terhadap keandalan, bukan hanya paparan data, di bawah tekanan kuantum
- Algoritma pasca-kuantum dan bukti zero-knowledge yang canggih sangat penting untuk ketahanan masa depan
Peringatan keras dari co-founder Ethereum Vitalik Buterin memaksa percakapan sulit tentang keamanan jangka panjang kripto. Dia memperkirakan peluang 20% bahwa komputer kuantum yang kuat dapat membobol kriptografi modern sebelum 2030, timeline yang jauh lebih singkat dari yang diprediksi kebanyakan ahli.
Ramalannya memaksa seluruh industri untuk menghadapi kenyataan yang sulit: ekonomi digital, dari perbankan hingga kripto, berjalan pada matematika yang mungkin segera usang.
Mengapa Ancaman Kuantum Tidak Bisa Diabaikan
Kriptografi modern melindungi fondasi keuangan global. Dompet kripto, bursa, dan kontrak pintar semuanya bergantung pada enkripsi yang tidak dapat dipecahkan oleh komputer saat ini.
Masalahnya adalah mesin kuantum tidak bermain dengan aturan yang sama. Mereka memiliki potensi untuk memecahkan matematika di balik algoritma ini dengan kecepatan luar biasa. Begitu mesin-mesin ini matang, aset digital, kontrak, dan bahkan sistem keamanan nasional bisa berisiko.
Tetapi risikonya lebih dari sekadar dana yang dicuri. Masalah sebenarnya adalah kepercayaan. Jika pengguna kehilangan kepercayaan pada kriptografi yang mengamankan aset mereka, seluruh infrastruktur keuangan bisa terguncang.
Apa Tantangan Lebih Dalam untuk Blockchain?
Kriptografer Ian Miers menunjukkan bahwa masalahnya bahkan lebih besar dari sekadar mengekspos data lama. Tantangan sebenarnya adalah "keandalan"; jaminan inti bahwa blockchain valid dan tidak dapat dirusak.
Dia berpendapat bahwa bahkan teknologi canggih seperti STARKs perlu berkembang untuk menangani serangan tingkat kuantum. Ini terjadi saat Vitalik Buterin menyoroti kelemahan lain di pasar, menunjukkan fokus luas pada risiko sistemik.
Apakah Industri Kripto Siap Menghadapi Serangan Kuantum?
Buterin menunjuk pada pasar prediksi yang menunjukkan bahwa industri perlu berinvestasi dalam solusi pasca-kuantum sekarang, dengan rasa urgensi yang nyata.
Para peneliti sudah bekerja pada sistem matematika baru yang dirancang untuk bertahan dari serangan kuantum. Kemajuan dalam bukti zero-knowledge dan sistem yang dapat diskalakan seperti STARKs menunjukkan industri mampu mencapai terobosan besar, alasan utama mengapa Vitalik Buterin percaya Ethereum telah berhasil melampaui harapan siapa pun.
Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat dalam bentuk apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan terkait dengan perusahaan.
Sumber: https://coinedition.com/can-quantum-computers-hack-crypto-vitalik-buterin-places-odds-at-20-by-2030/


