Ketahui penjelasan Ethereum (ETH), mekanismenya, dan mengapa ini penting dalam kripto. Jelajahi fitur, kegunaan, tokenomi, dan tutorialnya dengan MEXC.Ketahui penjelasan Ethereum (ETH), mekanismenya, dan mengapa ini penting dalam kripto. Jelajahi fitur, kegunaan, tokenomi, dan tutorialnya dengan MEXC.

Logo Ethereum

Penjelasan Ethereum (ETH)

$3,291.66
$3,291.66$3,291.66
+0.84%1D
USD

Mulailah belajar tentang penjelasan Ethereum melalui panduan, tokenomi, informasi perdagangan, dan banyak lagi.

Halaman terakhir diperbarui: 2026-01-17 15:40:28 (UTC+8)

Pengantar Dasar Ethereum (ETH)

Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) adalah proyek blockchain yang paling banyak diikuti. Sebagai mata uang kripto terbesar kedua di dunia, Ethereum bukan hanya merupakan mata uang digital, melainkan juga platform terdesentralisasi yang mendukung berbagai macam aplikasi. Mulai dari keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan NFT hingga game dan metaverse, banyak aplikasi blockchain terkenal yang beroperasi pada Ethereum.

Apa Itu Ethereum?

Ethereum diluncurkan pada tahun 2015 dan dirancang untuk mendukung berbagai aplikasi dan layanan, termasuk produk game dan keuangan. Sederhananya, jika BTC dianggap sebagai "emas digital", Ethereum berfungsi sebagai "komputer global" yang mampu menjalankan beragam aplikasi blockchain. Pengembang dapat membangun smart contract di Ethereum, sehingga memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) beroperasi secara otomatis tanpa perantara.

Saat ini, Ethereum telah menjadi infrastruktur inti untuk DeFi, NFT, DAO, dan sektor lainnya. Token aslinya, yaitu ETH, bukan hanya digunakan untuk membayar biaya jaringan (Gas), melainkan juga diterapkan secara luas dalam investasi, staking, dan dalam ekosistem yang lebih luas.

Siapa Pencipta Ethereum?

Ethereum diusulkan dan dibuat pada tahun 2013 oleh Vitalik Buterin, seorang programer Kanada asal Rusia. Dengan inspirasi Bitcoin, Vitalik membayangkan sebuah platform yang dapat mendukung smart contract dan aplikasi terdesentralisasi. Pada tahun 2014, dia memulai kampanye penggalangan dana, lalu jaringan Ethereum resmi diluncurkan pada tahun 2015.

Bagaimana Cara Kerja Ethereum?

Ethereum dibangun berdasarkan beberapa komponen inti: blockchain, smart contract, Ethereum Virtual Machine (EVM), dan biaya transaksi.

- Blockchain: Pada dasarnya, Ethereum adalah buku besar terdistribusi yang dikelola oleh ribuan node di seluruh dunia untuk memastikan bahwa data tidak dapat diubah.

- Smart contract: Sebagai fitur Ethereum yang paling revolusioner, smart contract memungkinkan pengembang untuk menetapkan syarat yang telah ditentukan. Setelah syarat ini terpenuhi, kontrak dieksekusi secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

- Ethereum Virtual Machine (EVM): EVM, yang sering digambarkan sebagai otak Ethereum, adalah komputer virtual yang terdiri dari semua node pada jaringan. Saat pengembang menerapkan smart contract atau aplikasi, EVM mengeksekusi program dan memastikannya berjalan sesuai aturan.

- Biaya transaksi: Setiap operasi pada Ethereum (misalnya, mengirim ETH) memerlukan biaya kecil bernama Gas yang dinominasikan dalam Gwei, yaitu unit pecahan ETH.

Bitcoin vs. Ethereum: Apa Bedanya?

Bitcoin dan Ethereum memiliki tujuan dan fungsi yang sepenuhnya berbeda:

- Pemosisian: BTC utamanya merupakan mata uang digital yang difokuskan pada penyimpanan nilai, sementara Ethereum adalah platform aplikasi tempat ETH berfungsi baik sebagai mata uang maupun bahan bakar bagi ekosistem.

- Suplai: Suplai BTC dibatasi sebanyak 21 juta koin. ETH tidak memiliki batas suplai tetap, tetapi sejak peningkatan EIP-1559 pada tahun 2021, mekanisme burning telah dihadirkan, sehingga menimbulkan tren pengurangan peredaran.

- Fungsionalitas: BTC memiliki fungsi tunggal, terutama untuk transfer dan sebagai penyimpan nilai. Sebaliknya, Ethereum menawarkan fungsionalitas yang luas dengan mendukung DeFi, NFT, GameFi, dan berbagai aplikasi ekosistem.

- Mekanisme konsensus: Bitcoin masih menggunakan Proof of Work (PoW). Ethereum, setelah menyelesaikan "The Merge" pada tahun 2022, sepenuhnya beralih ke Proof of Stake (PoS) yang lebih hemat energi dan mudah diskalakan.

Cara Membeli Ethereum

Proses pembelian ETH di MEXC atau platform perdagangan lainnya mirip dengan pembelian BTC:

- Daftarkan akun, lalu selesaikan verifikasi KYC

- Depositkan dana (kartu bank, kartu kredit, dan metode lainnya didukung)

- Cari ETH, lalu masukkan jumlah yang ingin dibeli

- Konfirmasikan order, lalu Anda akan memiliki ETH

Berapa Nilai Ethereum?

Harga ETH sangat volatil dan sering kali bergerak seperti roller coaster. Harganya telah meningkat dari hanya beberapa dolar ke all-time high hampir $5.000. Saat ini, kapitalisasi pasarnya menduduki peringkat kedua di antara semua mata uang kripto setelah BTC.

Faktor-faktor yang mendorong harga ETH meliputi:

- Pertumbuhan ekosistem seperti DeFi dan NFT

- Peningkatan Ethereum (seperti ETH 2.0 dan solusi penskalaan Lapisan 2)

- Modal institusional dan hadirnya ETF Ethereum

- Perkembangan kebijakan dan regulasi global

Anda dapat melacak pergerakan harga dan volume perdagangan aktual ETH langsung di platform MEXC.

Apakah Ethereum Merupakan Investasi yang Bagus?

Banyak ahli dan institusi menganggap bahwa Ethereum memiliki nilai investasi jangka panjang:

- Berbagai kegunaan: ETH bukan hanya merupakan mata uang, melainkan juga bahan bakar yang menggerakkan seluruh ekosistem Web3.

- Pertumbuhan ekosistem: Sebagian besar proyek DeFi dan NFT mengandalkan Ethereum.

- Meningkatnya kelangkaan: Dengan EIP-1559, ETH memperoleh fitur deflasioner karena sebagian biaya transaksi di-burn.

- Pengakuan institusional: Dengan hadirnya ETF Ethereum, lebih banyak institusi kini dapat berinvestasi dalam ETH secara legal.

Cara Melakukan Mining Ethereum

Penting untuk diperhatikan bahwa setelah peningkatan tahun 2022 yang dikenal sebagai The Merge, Ethereum tidak lagi mendukung mining dan telah beralih dari Proof of Work (PoW) ke Proof of Stake (PoS).

- Sebelum tahun 2022: Pengguna melakukan mining ETH dengan kartu grafis untuk mendapatkan hadiah.

- Setelah 2022: ETH dapat diperoleh melalui staking. Pengguna mendepositkan ETH ke dalam node jaringan untuk membantu memvalidasi transaksi dan menerima hadiah sebagai imbalan.

Apa itu ETF Ethereum?

Seiring dengan makin matangnya ekosistem Ethereum, ETF (Exchange-Traded Fund) Ethereum telah dihadirkan di beberapa negara. ETF Ethereum adalah dana yang melacak harga ETH. Instrumen ini memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur ke pergerakan harga ETH tanpa perlu mengelola dompet mata uang kripto atau akun bursa. Investor dapat membeli bagian dari ETF Ethereum, lalu memperdagangkan ETH melalui saluran yang sudah dikenal, seperti akun broker.

Keunggulan ETF meliputi:

- Investor dapat mengakses ETH melalui akun sekuritas tradisional

- Tidak perlu mengelola dompet atau khawatir tentang risiko keamanan

- Memfasilitasi penyertaan Ethereum dalam portofolio investasi institusional

Hadirnya ETF Ethereum menandai langkah menuju penerimaan ETH yang lebih luas di pasar keuangan mainstream.

Apa itu Etherscan?

Etherscan adalah explorer blockchain yang menyediakan akses ke data publik pada blockchain Ethereum, termasuk transaksi, smart contract, dan alamat. Semua interaksi di Ethereum bersifat transparan. Dengan memasukkan hash transaksi (ID transaksi), pengguna dapat melihat semua aktivitas terkait, termasuk token, smart contract, dan alamat dompet.

Mengapa Ethereum Naik atau Turun?

Fluktuasi harga ETH dipengaruhi oleh beberapa faktor:

- Berita positif: Peningkatan Ethereum yang sukses, persetujuan ETF, pembelian institusional

- Berita negatif: Tindakan regulatif, insiden peretasan, biaya gas yang tinggi

- Siklus pasar: ETH mengikuti siklus yang mirip dengan pola empat tahun Bitcoin, tetapi volatilitasnya diperkuat oleh penggerak pasar seperti DeFi, NFT, dan solusi Lapisan 2.

Di MEXC, Anda dapat melacak tren ETH jangka pendek dan jangka panjang menggunakan grafik aktual dan alat analisis pasar.

Profil Ethereum (ETH)

Nama Token
Ethereum
Simbol Ticker
ETH
Blockchain Publik
ETH
Whitepaper
Situs Web Resmi
Sektor
LAYER 1 / LAYER 2
WLFI
Kapitalisasi Pasar
$ 397.29B
All Time Low
$ 0.420897
All Time High
$ 4,953.7329
Media Sosial
Explorer Blok

Penjelasan Perdagangan Ethereum (ETH)

Perdagangan Ethereum (ETH) mengacu pada pembelian dan penjualan token tersebut di pasar mata uang kripto. Di MEXC, pengguna dapat berdagang ETH melalui berbagai pasar tergantung pada tujuan investasi dan preferensi risiko Anda. Dua metode yang paling umum adalah perdagangan spot dan perdagangan futures.

Perdagangan Spot Ethereum (ETH)

Perdagangan spot kripto adalah membeli atau menjual ETH secara langsung pada harga pasar saat ini. Setelah perdagangan selesai, Anda memiliki token ETH sebenarnya yang dapat disimpan, ditransfer, atau dijual nanti. Perdagangan spot adalah cara paling mudah untuk mendapatkan eksposur ke ETH tanpa leverage.

Perdagangan Spot Ethereum

Cara Memperoleh Ethereum (ETH)

Anda dapat dengan mudah memperoleh Ethereum (ETH) di MEXC menggunakan berbagai metode pembayaran, seperti kartu kredit, kartu debit, transfer bank, Paypal, dan masih banyak lagi! Pelajari cara membeli token di MEXC sekarang!

Panduan Cara Membeli Ethereum

Wawasan Lebih Dalam Tentang Ethereum (ETH)

Sejarah dan Latar Belakang Ethereum (ETH)

Ethereum (ETH): Sejarah dan Latar Belakang

Ethereum adalah platform blockchain yang revolusioner, diciptakan oleh Vitalik Buterin pada tahun 2013. Buterin, seorang programmer muda asal Kanada-Rusia, mengembangkan konsep Ethereum ketika ia berusia 19 tahun setelah melihat keterbatasan Bitcoin dalam menjalankan aplikasi yang lebih kompleks.

Awal Mula dan Pengembangan

Pada tahun 2013, Buterin menerbitkan whitepaper Ethereum yang menjelaskan visinya tentang platform blockchain yang dapat menjalankan smart contracts. Berbeda dengan Bitcoin yang fokus pada transfer nilai, Ethereum dirancang sebagai komputer global terdesentralisasi yang memungkinkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi (DApps).

Tim pengembang Ethereum terbentuk pada tahun 2014, termasuk Gavin Wood, Joseph Lubin, dan Anthony Di Iorio. Mereka melakukan crowdfunding pada Juli-Agustus 2014, berhasil mengumpulkan lebih dari 31.000 Bitcoin (sekitar 18 juta USD saat itu).

Peluncuran dan Milestone Penting

Ethereum resmi diluncurkan pada 30 Juli 2015 dengan blok genesis pertama. Platform ini memperkenalkan konsep Ethereum Virtual Machine (EVM) yang memungkinkan eksekusi smart contracts menggunakan bahasa pemrograman Solidity.

Salah satu peristiwa penting dalam sejarah Ethereum adalah The DAO hack pada Juni 2016, di mana peretas berhasil mencuri ETH senilai 50 juta USD. Insiden ini menyebabkan komunitas Ethereum melakukan hard fork, menghasilkan dua blockchain terpisah: Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC).

Evolusi dan Ethereum 2.0

Ethereum terus berkembang melalui berbagai upgrade. Transisi besar terjadi pada September 2022 dengan The Merge, di mana Ethereum beralih dari mekanisme konsensus Proof of Work ke Proof of Stake. Perubahan ini mengurangi konsumsi energi hingga 99.95%.

Saat ini, Ethereum menjadi platform terdepan untuk DeFi (Decentralized Finance), NFT (Non-Fungible Tokens), dan berbagai aplikasi blockchain lainnya, dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua setelah Bitcoin.

Siapa yang Menciptakan Ethereum (ETH)?

Ethereum (ETH) diciptakan oleh Vitalik Buterin, seorang programmer muda asal Kanada-Rusia yang lahir pada tahun 1994. Buterin pertama kali memperkenalkan konsep Ethereum melalui whitepaper yang dipublikasikan pada akhir tahun 2013, ketika dia masih berusia 19 tahun.

Vitalik Buterin sebelumnya sudah terlibat dalam ekosistem cryptocurrency sebagai salah satu pendiri majalah Bitcoin Magazine pada tahun 2011. Pengalamannya di dunia Bitcoin membuatnya menyadari keterbatasan platform tersebut, yang hanya fokus pada transaksi keuangan sederhana.

Ide revolusioner Buterin adalah menciptakan platform blockchain yang tidak hanya bisa menangani transaksi cryptocurrency, tetapi juga bisa menjalankan program komputer yang kompleks melalui smart contracts. Konsep ini memungkinkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps) di atas blockchain.

Meskipun Vitalik Buterin adalah penemu utama, pengembangan Ethereum melibatkan tim yang terdiri dari beberapa co-founder lainnya, termasuk Gavin Wood, Joseph Lubin, Anthony Di Iorio, dan Charles Hoskinson. Setiap anggota tim membawa keahlian khusus mereka dalam pengembangan platform ini.

Proyek Ethereum secara resmi diluncurkan pada 30 Juli 2015 setelah melalui proses crowdfunding yang berhasil mengumpulkan lebih dari 18 juta dollar. Platform ini kemudian menjadi fondasi bagi ribuan proyek cryptocurrency dan aplikasi blockchain lainnya.

Hingga saat ini, Vitalik Buterin tetap menjadi figur sentral dalam pengembangan Ethereum dan aktif dalam komunitas cryptocurrency global sebagai pemimpin pemikiran dan inovator teknologi blockchain.

Bagaimana Mekanisme Ethereum (ETH)?

Ethereum (ETH) adalah platform blockchain yang beroperasi sebagai komputer global terdesentralisasi. Berbeda dengan Bitcoin yang hanya berfokus pada transfer nilai, Ethereum memungkinkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan kontrak pintar.

Cara Kerja Ethereum:

1. Ethereum Virtual Machine (EVM)
EVM adalah mesin virtual yang menjalankan semua kontrak pintar di jaringan Ethereum. Setiap node dalam jaringan menjalankan EVM yang sama, memastikan konsistensi eksekusi kode di seluruh jaringan. EVM memproses transaksi dan mengubah state blockchain berdasarkan logika yang telah diprogram.

2. Kontrak Pintar
Kontrak pintar adalah program yang berjalan otomatis ketika kondisi tertentu terpenuhi. Ditulis dalam bahasa pemrograman Solidity, kontrak ini disimpan di blockchain dan tidak dapat diubah setelah dideploy. Mereka menghilangkan kebutuhan akan perantara dalam berbagai transaksi.

3. Mekanisme Konsensus
Ethereum telah beralih dari Proof of Work ke Proof of Stake (PoS) melalui upgrade yang disebut "The Merge". Dalam PoS, validator dipilih untuk memvalidasi blok berdasarkan jumlah ETH yang mereka stake, bukan berdasarkan kekuatan komputasi.

4. Gas dan Biaya Transaksi
Gas adalah unit pengukuran untuk menghitung biaya komputasi yang diperlukan untuk menjalankan transaksi atau kontrak pintar. Setiap operasi memiliki biaya gas yang berbeda. Pengguna membayar gas fee dalam ETH untuk memproses transaksi mereka.

5. Struktur Blok
Setiap blok Ethereum berisi header blok, daftar transaksi, dan informasi state. Blok-blok ini saling terhubung membentuk rantai yang aman dan tidak dapat diubah. Waktu pembuatan blok rata-rata adalah 12-15 detik.

6. Akun dan Alamat
Ethereum memiliki dua jenis akun: Externally Owned Accounts (EOA) yang dikontrol oleh private key, dan Contract Accounts yang dikontrol oleh kode kontrak pintar. Setiap akun memiliki alamat unik sepanjang 42 karakter.

Fitur Utama Ethereum (ETH)

Ethereum (ETH) adalah platform blockchain yang revolusioner dengan berbagai fitur unggulan yang membedakannya dari cryptocurrency lainnya. Berikut adalah karakteristik utama dari Ethereum:

Smart Contracts (Kontrak Pintar)
Ethereum memungkinkan pembuatan dan eksekusi smart contracts, yaitu program komputer yang berjalan secara otomatis ketika kondisi tertentu terpenuhi. Kontrak pintar ini menghilangkan kebutuhan akan perantara dalam berbagai transaksi dan proses bisnis.

Ethereum Virtual Machine (EVM)
EVM adalah lingkungan runtime yang memungkinkan eksekusi smart contracts di jaringan Ethereum. Ini memberikan keamanan dan konsistensi dalam menjalankan kode di seluruh jaringan yang terdesentralisasi.

Platform Aplikasi Terdesentralisasi (DApps)
Ethereum berfungsi sebagai fondasi untuk membangun aplikasi terdesentralisasi yang beroperasi tanpa kontrol terpusat. DApps ini mencakup berbagai sektor seperti keuangan, gaming, dan media sosial.

Gas Fee System
Ethereum menggunakan sistem gas fee untuk mengukur dan membayar komputasi yang diperlukan untuk menjalankan transaksi dan smart contracts. Sistem ini membantu mencegah spam dan alokasi sumber daya yang efisien.

Proof of Stake (PoS)
Setelah upgrade Ethereum 2.0, jaringan beralih dari Proof of Work ke Proof of Stake, yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam konsumsi energi sambil tetap menjaga keamanan jaringan.

Ekosistem DeFi
Ethereum menjadi tulang punggung ekosistem Decentralized Finance (DeFi), memungkinkan layanan keuangan seperti lending, borrowing, dan trading tanpa perantara tradisional.

Distribusi dan Alokasi Ethereum (ETH)

Alokasi dan Distribusi Ethereum (ETH)

Ethereum (ETH) memiliki sistem alokasi dan distribusi yang unik dibandingkan dengan cryptocurrency lainnya. Proses ini dimulai sejak peluncuran awal hingga mekanisme distribusi berkelanjutan yang berlangsung hingga saat ini.

Alokasi Awal Ethereum

Pada saat peluncuran genesis block Ethereum pada Juli 2015, total supply awal adalah sekitar 72 juta ETH. Distribusi awal ini terbagi menjadi beberapa kategori utama. Sebanyak 60 juta ETH dialokasikan untuk penjualan crowdsale yang berlangsung pada 2014, di mana investor dapat membeli ETH menggunakan Bitcoin dengan rasio yang telah ditentukan.

Selain itu, 12 juta ETH tambahan dialokasikan untuk pengembangan dan operasional. Dari jumlah ini, sekitar 9.9 juta ETH diberikan kepada kontributor dan pengembang awal, sementara 3 juta ETH dialokasikan untuk Ethereum Foundation sebagai dana pengembangan jangka panjang.

Mekanisme Mining dan Reward

Sebelum transisi ke Proof of Stake, Ethereum menggunakan sistem Proof of Work yang memberikan reward kepada miners. Setiap block yang berhasil ditambang memberikan reward sekitar 2-3 ETH kepada miner, plus biaya transaksi. Sistem ini menciptakan inflasi terkontrol dengan penambahan supply ETH secara berkelanjutan.

Transisi ke Ethereum 2.0

Dengan implementasi Ethereum 2.0 dan mekanisme Proof of Stake, distribusi ETH mengalami perubahan signifikan. Validators yang melakukan staking minimal 32 ETH dapat berpartisipasi dalam validasi transaksi dan menerima reward. Sistem ini mengurangi tingkat inflasi dibandingkan dengan mining tradisional.

Mekanisme Burning

EIP-1559 yang diimplementasikan pada Agustus 2021 memperkenalkan mekanisme fee burning. Sebagian dari biaya transaksi (base fee) dibakar secara permanen, mengurangi total supply ETH yang beredar. Hal ini menciptakan potensi deflasi dalam kondisi network yang sibuk, di mana jumlah ETH yang dibakar melebihi reward yang diberikan kepada validators.

Distribusi Saat Ini

Saat ini, ETH terdistribusi di berbagai segmen termasuk individual investors, institutional investors, exchanges, dan smart contracts. Tidak seperti Bitcoin yang memiliki supply cap 21 juta, Ethereum tidak memiliki batas maksimal supply yang tetap, meskipun mekanisme burning dapat memperlambat atau bahkan membalikkan tingkat inflasi dalam kondisi tertentu.

Utilitas dan Contoh Penggunaan Ethereum (ETH)

Ethereum (ETH) adalah platform blockchain terdistribusi yang memungkinkan pengembangan dan eksekusi smart contract serta aplikasi terdesentralisasi (DApps). ETH berfungsi sebagai mata uang digital native dari jaringan Ethereum dan memiliki berbagai kegunaan penting dalam ekosistem blockchain.

Fungsi Utama ETH: ETH digunakan sebagai "bahan bakar" atau gas fee untuk menjalankan transaksi dan smart contract di jaringan Ethereum. Setiap operasi yang dilakukan di blockchain Ethereum memerlukan sejumlah ETH sebagai biaya komputasi. Hal ini mencegah spam dan memastikan keamanan jaringan.

Aplikasi dalam DeFi: Ethereum menjadi tulang punggung ekosistem Decentralized Finance (DeFi). Platform seperti Uniswap, Compound, dan Aave menggunakan ETH untuk berbagai layanan finansial terdesentralisasi termasuk lending, borrowing, yield farming, dan liquidity mining. Pengguna dapat memperoleh passive income dengan menyediakan likuiditas atau staking ETH.

NFT dan Digital Art: ETH adalah mata uang utama untuk membeli dan menjual Non-Fungible Token (NFT). Marketplace seperti OpenSea menggunakan ETH sebagai medium pertukaran untuk karya seni digital, collectibles, dan aset digital unik lainnya.

Gaming dan Metaverse: Banyak blockchain games dan platform metaverse menggunakan ETH sebagai mata uang in-game. Pengguna dapat membeli item, tanah virtual, atau karakter menggunakan ETH di game seperti Axie Infinity dan Decentraland.

Store of Value: ETH semakin dianggap sebagai aset penyimpan nilai digital, mirip seperti "digital silver" yang melengkapi Bitcoin sebagai "digital gold". Banyak investor institusional mulai mengalokasikan portofolio mereka ke ETH sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Staking dan Ethereum 2.0: Dengan transisi ke Proof of Stake, pemegang ETH dapat melakukan staking untuk mengamankan jaringan dan memperoleh rewards. Minimum staking adalah 32 ETH, namun pengguna juga dapat berpartisipasi melalui staking pools dengan jumlah lebih kecil.

Tokenomi Ethereum (ETH)

Tokenomi menggambarkan model ekonomi Ethereum (ETH), termasuk suplai, distribusi, dan utilitasnya dalam ekosistem. Sejumlah faktor, seperti total suplai, suplai yang beredar, dan alokasi token kepada tim, investor, atau komunitas memainkan peran utama dalam membentuk perilaku pasarnya.

Tokenomi Ethereum

Tips Pro: Memahami tokenomi, tren harga, dan sentimen pasar ETH dapat membantu Anda menilai potensi pergerakan harga pada masa mendatang dengan lebih baik.

Riwayat Harga Ethereum (ETH)

Riwayat harga menyediakan konteks yang berharga untuk ETH karena menunjukkan bagaimana token tersebut telah bereaksi terhadap kondisi pasar yang berbeda sejak diluncurkan. Dengan mempelajari high, low, dan riwayat tren keseluruhan, trader dapat menemukan pola atau memperoleh perspektif tentang volatilitas token tersebut. Jelajahi riwayat pergerakan harga ETH sekarang!

Riwayat Harga Ethereum (ETH)

Prediksi Harga Ethereum (ETH)

Berdasarkan tokenomi dan kinerja masa lalu, prediksi harga ETH bertujuan untuk memperkirakan kemungkinan arah pergerakan token. Analis dan trader sering mengamati dinamika suplai, tren adopsi, sentimen pasar, dan pergerakan kripto yang lebih luas untuk membentuk ekspektasi. Tahukah Anda, MEXC memiliki alat prediksi harga yang dapat membantu Anda mengukur harga ETH pada masa depan? Lihat sekarang!

Prediksi Harga Ethereum

Penafian

Informasi di halaman ini mengenai Ethereum (ETH) hanya bersifat informatif dan bukanlah saran keuangan, investasi, atau perdagangan. MEXC tidak memberikan jaminan apa pun mengenai keakuratan, kelengkapan, atau keandalan konten yang disediakan. Perdagangan mata uang kripto mengandung risiko yang signifikan, termasuk volatilitas pasar dan potensi kerugian modal. Anda harus melakukan penelitian independen, menilai situasi keuangan Anda, dan berkonsultasi dengan penasihat berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun. MEXC tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau kehilangan yang timbul karena mengandalkan informasi ini.