Tether, penerbit stablecoin terkemuka di balik $USDT, telah mencapai prestasi yang signifikan. Khususnya, Tether telah menjadi pemegang emas otonom terbesar di tengah pasar yang berfluktuasi dan pertarungan "bull vs bear" yang lebih luas.
Perkembangan ini terjadi pada saat institusi dan trader mencari perlindungan yang dapat diandalkan terhadap volatilitas yang meningkat. Selain itu, pencapaian ini mengundang refleksi lebih luas tentang ontologi sistem keuangan modern, di tengah ekspansi modal, kode, dan komoditas yang lebih luas.
Tether secara resmi telah mendapatkan posisi sebagai platform pemegang emas terbesar. Perkembangan ini merupakan ekspresi penting dari strategi keuangan jangka panjang Tether. Perusahaan ini telah secara konsisten menentukan jumlah keuntungan yang signifikan untuk cadangan emas. Hal ini juga menunjukkan pentingnya diversifikasi, yang dianggap penting oleh Tether.
Inklusi emas yang besar ini dilaporkan dapat memainkan peran penting dalam melindungi dari gejolak makroekonomi yang lebih luas. Selain itu, kinerja logam mulia sepanjang tahun juga telah memicu minat baru, terutama di tengah perubahan ekspektasi suku bunga dan ketegangan geopolitik. Sekarang, emas tampaknya menjadi jangkar stabilisasi yang penting dalam strategi keuangan jangka panjang.
Saat ini, emas diperdagangkan pada harga 4.150,22 per ons (oz), yang menunjukkan penurunan 17,43% selama 24 jam terakhir. Namun, selama sebulan terakhir, logam mulia ini telah mengalami kenaikan 4,54%. Selanjutnya, diperkirakan akan mengalami pertumbuhan lebih lanjut di tengah pergeseran modal dari pasar instrumen keuangan yang tidak pasti.
Secara keseluruhan, pencapaian terbaru Tether menambahkan dimensi eksklusif pada perdebatan saat ini mengenai arsitektur cadangan keuangan masa depan. Sementara ekosistem keuangan terdesentralisasi dan tersentralisasi terus berkembang, interaksi seperti layang-layang antara aset kripto dan komoditas tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Dengan demikian, sikap Tether terhadap emas dapat membentuk strategi dan sentimen saat memasuki tahun baru.


