Komentar terbaru dari Menteri Keuangan Satsuki Katayama dan serangkaian penyesuaian regulasi menunjukkan bahwa instrumen berbasis blockchain tidak lagi […] The postKomentar terbaru dari Menteri Keuangan Satsuki Katayama dan serangkaian penyesuaian regulasi menunjukkan bahwa instrumen berbasis blockchain tidak lagi […] The post

Jepang Memberikan Sinyal Integrasi Kripto yang Lebih Dalam ke Pasar Tradisional

2026/01/05 21:33

Komentar terbaru dari Menteri Keuangan Satsuki Katayama dan serangkaian penyesuaian regulasi menunjukkan bahwa instrumen berbasis blockchain tidak lagi dipandang sebagai eksperimen sampingan, tetapi sebagai komponen dari sistem keuangan yang termodernisasi.

Poin-Poin Penting
  • Jepang bergerak menuju integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan tradisionalnya.
  • Bursa diharapkan memimpin akses ke produk digital yang diatur.
  • Reformasi regulasi dan pajak menandakan arah yang lebih ramah kripto.

Bursa Diposisikan sebagai Gerbang ke Aset Digital

Selama kemunculannya di Tahun Baru di Bursa Efek Tokyo, Katayama menguraikan visi di mana bursa saham dan komoditas memainkan peran utama dalam membuka akses ke produk digital dan tertoken. Alih-alih mendorong aktivitas kripto ke tempat yang tidak diatur, ia menekankan pentingnya bursa yang sudah mapan dalam menawarkan transparansi, likuiditas, dan perlindungan investor sambil memperkenalkan bentuk-bentuk baru perdagangan digital.

Katayama juga menunjuk perkembangan di luar negeri, khususnya di Amerika Serikat, di mana produk investasi terkait kripto telah mendapatkan penerimaan di kalangan investor mainstream. Instrumen-instrumen ini semakin banyak digunakan sebagai alat untuk mengelola risiko inflasi dan mendiversifikasi portofolio. Meskipun Jepang belum menawarkan dana yang diperdagangkan di bursa kripto domestik, perbandingan tersebut mengisyaratkan bahwa produk serupa pada akhirnya dapat muncul seiring kerangka regulasi yang matang.

BACA LEBIH LANJUT:

Bitcoin Bergerak Lebih Dekat ke Arus Utama saat Bank dan Pengecer Ikut Terlibat

Regulasi, Reformasi Pajak, dan Reset Ekonomi yang Lebih Luas

Dorongan menuju keuangan digital masuk ke dalam agenda reformasi yang lebih luas. Badan Jasa Keuangan telah menghabiskan tahun lalu untuk meninjau aturan yang dapat memungkinkan bank memperlakukan cryptocurrency lebih seperti aset keuangan tradisional. Pergeseran ini digarisbawahi oleh persetujuan stablecoin yang dipatok yen JPYC dan rencana untuk mereklasifikasi lebih dari seratus token utama sebagai produk keuangan yang diatur.

Di samping perubahan regulasi, pembuat kebijakan sedang mempertimbangkan pengurangan signifikan dalam pajak terkait kripto, sebuah langkah yang bertujuan untuk mendorong partisipasi yang lebih luas dan keterlibatan institusional. Katayama telah membingkai 2026 sebagai "tahun digital" yang penting, menghubungkan inovasi keuangan dengan upaya untuk mengatasi tekanan deflasi Jepang yang sudah berlangsung lama dan merangsang investasi di sektor yang berorientasi pertumbuhan.

Secara bersama-sama, perkembangan ini menunjukkan pemikiran ulang strategis tentang bagaimana aset digital cocok dalam ekonomi Jepang, dengan bursa tradisional diposisikan untuk mendasari fase adopsi berikutnya.


Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau perdagangan. Coindoo.com tidak mendukung atau merekomendasikan strategi investasi atau cryptocurrency tertentu. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Postingan Jepang Menandakan Integrasi Kripto yang Lebih Dalam ke Pasar Tradisional muncul pertama kali di Coindoo.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.