Telegram Laporkan Pertumbuhan Pendapatan Signifikan di 2025 di Tengah Eksplorasi IPO Telegram, platform pesan yang banyak digunakan yang dikenal dengan sikap ramah terhadap mata uang kriptoTelegram Laporkan Pertumbuhan Pendapatan Signifikan di 2025 di Tengah Eksplorasi IPO Telegram, platform pesan yang banyak digunakan yang dikenal dengan sikap ramah terhadap mata uang kripto

Telegram Jual Toncoin Senilai $450 Juta di Tengah Penurunan Harga: Laporan Terbaru

Telegram Menjual Toncoin Senilai $450 Juta di Tengah Penurunan Harga: Laporan Terbaru

Telegram Melaporkan Pertumbuhan Pendapatan Signifikan pada 2025 di Tengah Eksplorasi IPO

Telegram, platform perpesanan yang banyak digunakan dan dikenal karena sikapnya yang ramah terhadap cryptocurrency, telah mengumumkan peningkatan signifikan dalam pendapatan operasionalnya untuk paruh pertama tahun 2025. Upaya perusahaan untuk memposisikan diri menghadapi potensi penawaran umum perdana (IPO) semakin menguat, didukung oleh angka pendapatan yang substansial dan langkah-langkah keuangan strategis.

Poin-Poin Penting

  • Pendapatan Telegram melonjak 65% year-over-year, mencapai $870 juta pada paruh pertama tahun 2025.
  • Sekitar sepertiga dari pendapatan ini, sekitar $300 juta, berasal dari "perjanjian eksklusivitas" yang terkait dengan cryptocurrency-nya Toncoin.
  • Obligasi perusahaan senilai $500 juta saat ini dibekukan di deposito sekuritas pusat Rusia di tengah sanksi Barat, memperumit lanskap keuangannya.
  • Meskipun mencatat kerugian bersih lebih dari $220 juta, Telegram tetap optimis mencapai target pendapatan $2 miliar untuk tahun 2025.

Ticker yang disebutkan: Tidak ada

Sentimen: Positif

Dampak harga: Netral, karena pertumbuhan pendapatan perusahaan diimbangi oleh kerugian dan tantangan geopolitik.

Konteks pasar: Kinerja keuangan Telegram mencerminkan tren yang lebih luas dari perusahaan teknologi mapan yang menavigasi sanksi dan risiko geopolitik dalam strategi ekspansi mereka.

Kinerja Keuangan dan Langkah Strategis

Dalam pengungkapan keuangan terbarunya, Telegram mengungkapkan bahwa pendapatannya melonjak menjadi $870 juta pada paruh pertama tahun 2025, menandai peningkatan 65% dari $525 juta tahun sebelumnya, menurut laporan keuangan yang belum diaudit yang dikutip oleh Financial Times. Sebagian besar pertumbuhan ini didorong oleh "perjanjian eksklusivitas," yang menghasilkan sekitar $300 juta. Perjanjian ini terkait dengan pendapatan dari Toncoin, cryptocurrency terkait Telegram, yang mengalami volatilitas yang signifikan.

Grafik harga Toncoin (TON) pada tahun 2025. Sumber: CoinGecko

Laporan tersebut menunjukkan bahwa Telegram menjual Toncoin senilai lebih dari $450 juta selama periode ini, mewakili sekitar 10% dari kapitalisasi pasar TON, yang berada di sekitar $4,6 miliar menurut CoinGecko. Meskipun pendapatan ini, Telegram mencatat kerugian bersih melebihi $220 juta, terutama disebabkan oleh penurunan nilai kepemilikan Toncoin-nya, yang terdepresiasi 69% pada tahun 2025.

Perkembangan Utang dan Sanksi

Perusahaan mengungkapkan bahwa obligasi senilai $500 juta telah dibekukan di deposito sekuritas pusat Rusia karena sanksi Barat. Juru bicara Telegram mengklarifikasi bahwa obligasi ini, yang diterbitkan pada tahun 2021, tidak terkait dengan upaya pendanaan terbarunya, karena penawaran obligasi terbarunya pada tahun 2025 tidak termasuk investor Rusia. Penerbitan obligasi terbaru platform pada Mei 2025, yang mengumpulkan $1,7 miliar, termasuk pendukung terkemuka seperti BlackRock dan Mubadala. Telegram juga telah membeli kembali sebagian besar obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2026 untuk mengurangi eksposur.

Meskipun Telegram tetap dalam pengawasan—CEO-nya Pavel Durov sedang dalam penyelidikan di Prancis atas dugaan kegagalan menangani konten kriminal—perusahaan mempertahankan kerja sama dengan otoritas dan bersikeras bahwa sanksi tidak mengancam stabilitas operasionalnya. Penyelidikan yang sedang berlangsung, bagaimanapun, dapat mempengaruhi jalurnya menuju potensi IPO, yang tetap dalam pertimbangan saat perusahaan terus menavigasi hambatan geopolitik dan regulasi.

Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Telegram Sells $450M Toncoin Amid Price Drop: Latest Report di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita crypto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

Peluang Pasar
Logo PUBLIC
Harga PUBLIC(PUBLIC)
$0.02023
$0.02023$0.02023
-2.78%
USD
Grafik Harga Live PUBLIC (PUBLIC)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.