XRP telah memasuki fase kritis setelah kehilangan level $1,80 dan meluncur ke zona $1,60, di mana harga kini mencoba menemukan support jangka pendek. PergerakanXRP telah memasuki fase kritis setelah kehilangan level $1,80 dan meluncur ke zona $1,60, di mana harga kini mencoba menemukan support jangka pendek. Pergerakan

Open Interest XRP Turun ke Level Terendah Sejak 2024: Reset Pasar Atau Sinyal Peringatan?

durasi baca 4 menit

XRP telah memasuki fase kritis setelah kehilangan level $1,80 dan meluncur menuju zona $1,60, di mana harga kini mencoba menemukan support jangka pendek. Pergerakan ini terjadi di tengah kelemahan yang lebih luas di seluruh pasar kripto, tetapi struktur XRP menunjukkan lapisan tekanan tambahan yang melampaui aksi harga spot. Menurut laporan terbaru dari CryptoQuant, sisi derivatif pasar XRP sedang mengalami kontraksi tajam dalam leverage, menandakan pergeseran signifikan dalam perilaku trader.

Data menunjukkan bahwa open interest di semua platform derivatif XRP telah turun menjadi sekitar 902 juta, menandai level terendah sejak 2024. Ini sangat kontras dengan kondisi yang terlihat selama 2025, ketika open interest secara konsisten berada di antara 2,5 dan 3,0 miliar. Besarnya penurunan ini menunjukkan bahwa leverage sedang secara aktif dibongkar daripada hanya berputar antara bursa, menunjuk pada penyesuaian risk-off yang lebih luas.

XRP Ledger Open Interest | Source: CryptoQuant

Kontraksi semacam itu sering mencerminkan pasar yang sedang mengurangi risiko setelah volatilitas yang berkepanjangan. Dengan lebih sedikit posisi leverage yang dimainkan, pergerakan harga cenderung menjadi lebih lambat tetapi lebih disengaja, karena kelebihan spekulatif dibersihkan. Saat XRP menguji area $1,60, analis dengan cermat mengamati apakah reset leverage ini meletakkan dasar untuk stabilisasi—atau menandakan penurunan yang lebih dalam masih ke depan.

Reset Leverage Menandakan Fase Pembangunan Basis Potensial

Laporan tersebut menambahkan warna penting dengan merinci di mana pengurangan leverage terjadi. Di Binance, open interest dalam derivatif XRP telah turun menjadi sekitar 458 juta. Meskipun angka ini tetap di atas level yang diamati Desember lalu, ini masih mewakili kontraksi tajam dari tertinggi yang terlihat lebih awal dalam siklus.

Yang penting, penurunan ini di Binance mencerminkan apa yang terjadi di tempat perdagangan utama lainnya, memperkuat pandangan bahwa pasar sedang mengalami fase deleveraging yang luas daripada sekadar migrasi posisi sederhana antara bursa.

Dari sudut pandang struktural, ini penting. Ketika open interest terkompresi secara bersamaan di seluruh platform, ini biasanya mencerminkan trader secara aktif mengurangi risiko dan menutup eksposur leverage. Jenis lingkungan ini sering mendahului periode konsolidasi harga, karena pasar mencerna volatilitas sebelumnya dan mencari ekuilibrium baru. Dalam siklus masa lalu, fase-fase ini sering menyebabkan pembentukan struktur basis, terutama ketika tekanan jual memudar dan volatilitas terkompresi.

Ke depan, analis mencatat bahwa setiap pemulihan dalam open interest akan menjadi penting untuk dipantau. Rebound dalam leverage yang bersamaan dengan peningkatan momentum harga dapat berfungsi sebagai sinyal awal bahwa tren baru sedang berkembang.

Untuk saat ini, bagaimanapun, penurunan open interest ke level terendah sejak 2024 menunjuk pada pembersihan pasar yang jelas. Meskipun reset ini mungkin tampak tenang di permukaan, ini dapat memberikan fondasi yang lebih sehat untuk pergerakan masa depan—asalkan manajemen risiko tetap menjadi pusat perhatian di fase berikutnya dari evolusi pasar XRP.

Harga XRP Menunjukkan Kelemahan

Aksi harga XRP terus mencerminkan kelemahan struktural karena aset tersebut diperdagangkan secara tegas di bawah moving average kuncinya dan menguji zona $1,60 untuk support. Chart menunjukkan transisi yang jelas dari uptrend sebelumnya ke downtrend yang berkelanjutan, ditandai dengan higher lows dan lower lows sejak puncak Oktober di dekat wilayah $3,50–$3,60. Momentum telah terus memburuk, dengan setiap rebound gagal di bawah moving average jangka pendek dan menengah yang menurun, menandakan kontrol penjual yang persisten.

XRP testing critical demand level | Source: XRPUSDT chart on TradingView

Kehilangan level $1,80 secara teknis signifikan. Zona ini sebelumnya bertindak sebagai basis konsolidasi dan area permintaan, tetapi breakdown yang bersih menunjukkan bahwa pembeli telah mundur daripada secara agresif mempertahankan harga. XRP sekarang diperdagangkan di bawah moving average 50-hari dan 100-hari, sementara moving average 200-hari di atas terus miring ke bawah, memperkuat struktur jangka menengah yang bearish.

Volume tetap relatif redup dibandingkan dengan fase distribusi sebelumnya, yang sejalan dengan data derivatif yang menunjukkan kontraksi dalam leverage daripada likuidasi yang didorong panik. Ini mendukung pandangan bahwa pergerakan saat ini lebih merupakan unwinding yang terkontrol daripada peristiwa kapitulasi.

Selama harga mempertahankan wilayah $1,55–$1,60, XRP mungkin mencoba untuk menstabilkan dan membentuk basis. Namun, kegagalan untuk mempertahankan area ini akan membuat pasar terekspos pada retracement yang lebih dalam menuju zona permintaan sebelumnya di dekat $1,30–$1,40.

Featured image from ChatGPT, chart from TradingView.com 

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.