PANews melaporkan pada 18 Agustus bahwa Thailand telah meluncurkan program percontohan bernama "TouristDigiPay," yang memungkinkan wisatawan asing menukarkan aset kripto menjadi baht Thailand untuk pembelian sehari-hari. Program ini, yang awalnya akan berjalan selama 18 bulan, akan diawasi oleh Kementerian Keuangan, Komisi Sekuritas dan Bursa, Kantor Anti Pencucian Uang, dan Kementerian Pariwisata dan Olahraga.
Wisatawan dapat menukarkan aset kripto menjadi mata uang lokal melalui platform yang diatur dan menggunakannya di pedagang di seluruh negeri. Meskipun program ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan pariwisata, program ini tidak secara langsung mempromosikan cryptocurrency sebagai alat pembayaran. Peserta harus mematuhi peraturan ketat anti pencucian uang dan verifikasi pelanggan. Selain itu, Thailand sebelumnya telah menyetujui pembebasan pajak keuntungan modal untuk transaksi cryptocurrency, berlaku hingga 31 Desember 2029.
Sebelumnya pada 17 Agustus, dilaporkan bahwa Thailand akan meluncurkan program pertukaran cryptocurrency untuk wisatawan asing.


