Pengembang infrastruktur AI Australia Firmus Technologies mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka menutup paket pembiayaan utang senilai $10 miliar. Pendanaan tersebut berasal dari perusahaan ekuitas swasta global Blackstone dan investor teknologi New York Coatue Management.
Perusahaan akan menggunakan dana tersebut untuk membangun fase berikutnya dari Project Southgate. Inisiatif ini berfokus pada pengembangan infrastruktur pelatihan dan inferensi AI di seluruh Australia.
Firmus bekerja sama dengan CDC Data Centres dan pembuat chip Nvidia dalam proyek ini. Kemitraan ini bertujuan mencapai kapasitas total 1,6 gigawatt dalam tiga tahun.
John Watson menjabat sebagai direktur pelaksana senior di Blackstone's Tactical Opportunities Group. Dia menyebut pembangunan infrastruktur AI sebagai salah satu perkembangan terpenting dalam beberapa dekade.
Watson mengatakan Australia dapat memainkan peran sentral dalam transformasi ini. Negara ini telah muncul sebagai pemain utama dalam investasi AI global.
Penelitian dari Commonwealth Bank of Australia menunjukkan negara ini sekarang menempati peringkat ketiga di dunia untuk investasi AI. Hanya Amerika Serikat dan China yang menarik lebih banyak modal di sektor ini.
Bank memperkirakan Australia dapat menambah kapasitas pusat data sekitar $105 miliar dalam beberapa tahun mendatang. Akses energi yang kuat dan meningkatnya permintaan sistem AI mendukung pertumbuhan ini.
Firmus mengumpulkan $582 juta melalui dua penempatan ekuitas tahun lalu. Nvidia dan investor Australia Ellerston Capital mendukung putaran pendanaan ini.
Perusahaan menerima valuasi sekitar $6 miliar selama penggalangan dana $500 juta pada bulan November. Firmus berencana untuk terdaftar di bursa saham Sydney pada akhir tahun 2026.
Moody's Ratings memproyeksikan investasi dalam pusat data terkait AI akan melebihi $3 triliun selama lima tahun ke depan. Pembiayaan utang akan mendanai sebagian besar ekspansi ini.
Empat perusahaan teknologi besar menghadapi kebutuhan belanja modal yang besar pada tahun 2026. Alphabet, Amazon, Meta, dan Microsoft secara kolektif dapat menghabiskan $650 miliar tahun ini.
Investor memantau pengeluaran kas besar ini dengan cermat. Pertanyaan tetap ada tentang seberapa cepat investasi ini akan menghasilkan pengembalian yang stabil.
Ekspansi Project Southgate merupakan komitmen infrastruktur besar di sektor teknologi Australia. Firmus berharap dapat menyelesaikan pembangunan 1,6 gigawatt pada tahun 2028 dengan dukungan chip Nvidia.
Postingan Firmus yang Didukung Nvidia Mendapatkan Paket Utang $10 Miliar untuk Pusat Data Australia pertama kali muncul di CoinCentral.

