Suplai Ethereum (ETH) di Binance dilaporkan turun ke titik terendah sejak Agustus 2024. Data on-chain terbaru menunjukkan berkurangnya cadangan ETH di bursa terSuplai Ethereum (ETH) di Binance dilaporkan turun ke titik terendah sejak Agustus 2024. Data on-chain terbaru menunjukkan berkurangnya cadangan ETH di bursa ter

Suplai Ethereum di Binance Sentuh Titik Terendah Sejak Agustus 2024, Sinyal Bullish Menguat

2026/02/18 13:46
durasi baca 4 menit

Suplai Ethereum (ETH) di Binance dilaporkan turun ke titik terendah sejak Agustus 2024.

Data on-chain terbaru menunjukkan berkurangnya cadangan ETH di bursa terbesar dunia tersebut, sebuah indikator yang kerap diasosiasikan dengan potensi tekanan jual yang melemah dan meningkatnya kecenderungan investor untuk menyimpan aset dalam jangka panjang.

Menurut laporan Cryptoquant pada Rabu (18/2), fenomena ini memicu optimisme baru di kalangan pelaku pasar, terutama di tengah konsolidasi harga ETH dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Ethereum Dihantam Likuidasi Terbesar Sejak 2021! Apa Dampaknya?

Apa Arti Penurunan Suplai ETH di Bursa?

Dalam analisis on-chain, suplai aset kripto yang tersimpan di bursa sering digunakan sebagai indikator sentimen pasar.

Ketika investor memindahkan aset mereka dari bursa ke dompet pribadi (self-custody), hal ini biasanya menandakan niat untuk menyimpan (holding) daripada menjual dalam waktu dekat.

Sebaliknya, peningkatan suplai di bursa umumnya mengindikasikan potensi tekanan jual karena aset lebih siap untuk diperdagangkan.

“Penurunan suplai bursa adalah indikator on-chain bullish klasik. Jika permintaan meningkat sementara suplai di bursa tetap rendah, ini menciptakan kelangkaan yang dapat memicu kenaikan harga,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dengan suplai ETH di Binance kini berada di level terendah dalam hampir satu tahun, pasar mulai berspekulasi mengenai kemungkinan fase akumulasi yang lebih luas.

Binance Sebagai Barometer Likuiditas Global

Sebagai bursa kripto dengan volume perdagangan terbesar secara global, Binance sering dijadikan barometer likuiditas pasar.

Pergerakan suplai ETH di platform ini dapat mencerminkan dinamika yang lebih luas.

Penurunan cadangan di Binance bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk aksi investor institusional yang memindahkan ETH ke cold wallet untuk penyimpanan jangka panjang.

Aktivitas staking meningkat, terutama pasca implementasi mekanisme proof-of-stake Ethereum. Hal ini memicu lonjakan penggunaan DeFi dan aplikasi layer-2 yang memerlukan pemindahan aset keluar dari bursa.

    Dengan semakin berkembangnya ekosistem Ethereum, mulai dari staking hingga tokenisasi aset dunia nyata, permintaan terhadap ETH sebagai aset utilitas terus meningkat.

    Efek Kelangkaan dan Dinamika Permintaan

    Secara teori ekonomi, harga ditentukan oleh interaksi antara suplai dan permintaan.

    Ketika suplai yang tersedia untuk diperdagangkan menurun sementara permintaan tetap atau meningkat, potensi kenaikan harga menjadi lebih besar.

    Dalam konteks Ethereum, beberapa faktor yang berpotensi meningkatkan permintaan antara lain pertumbuhan sektor DeFi, peningkatan adopsi layer-2, integrasi Real World Assets (RWA), dan potensi arus masuk ETF berbasis ETH di beberapa yurisdiksi.

    Jika tren penurunan suplai di bursa ini bertahan dan disertai peningkatan volume pembelian, skenario bullish dapat semakin kuat.

    Apakah Ini Awal Fase Akumulasi?

    Penurunan suplai di bursa sering kali muncul menjelang fase kenaikan harga signifikan di siklus sebelumnya. Namun, penting untuk dicatat bahwa indikator on-chain tidak berdiri sendiri.

    Faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, kebijakan suku bunga global, serta pergerakan Bitcoin masih memiliki pengaruh besar terhadap sentimen pasar secara keseluruhan.

    Meskipun demikian, kombinasi antara suplai bursa yang menyusut dan fundamental jaringan yang terus berkembang memberikan dasar yang lebih solid bagi narasi bullish Ethereum dibanding sekadar spekulasi jangka pendek.

    Risiko yang Perlu Diperhatikan

    Meski indikator suplai menunjukkan sinyal positif, volatilitas pasar kripto tetap tinggi.

    Lonjakan harga yang terlalu cepat tanpa dukungan volume yang kuat dapat memicu koreksi tajam. Selain itu, pergeseran suplai tidak selalu berarti pengurangan tekanan jual permanen.

    Dalam kondisi pasar tertentu, investor bisa saja memindahkan aset kembali ke bursa untuk merealisasikan keuntungan.

    Karena itu, investor disarankan untuk memantau kombinasi indikator lain seperti volume perdagangan, open interest derivatif, serta data arus masuk dan keluar bursa secara keseluruhan.

    Baca Juga: Ethereum Masuk Opportunity Zone, Sinyal Rebound?

    Turunnya suplai Ethereum di Binance ke level terendah sejak Agustus 2024 menjadi salah satu sinyal on-chain paling menarik dalam beberapa bulan terakhir.

    Secara historis, kondisi ini kerap mendahului fase kenaikan harga, terutama jika diiringi peningkatan permintaan.

    Apakah ini awal dari reli baru Ethereum? Jawabannya akan sangat bergantung pada keseimbangan suplai dan permintaan dalam beberapa pekan ke depan.

    Namun satu hal jelas: indikator kelangkaan mulai menguat, dan pasar tengah mencermati setiap pergerakan ETH dengan lebih serius.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    The post Suplai Ethereum di Binance Sentuh Titik Terendah Sejak Agustus 2024, Sinyal Bullish Menguat appeared first on Tokocrypto News.

    Peluang Pasar
    Logo Bullish Degen
    Harga Bullish Degen(BULLISH)
    $0.008453
    $0.008453$0.008453
    +21.62%
    USD
    Grafik Harga Live Bullish Degen (BULLISH)
    Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.