Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.
Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.
Fokus Utama
Kesimpulan: Fokuskan radar investasi pada sektor AI Memes dan narasi Tokenized Treasury Bills yang terbukti menjadi magnet profit di tengah dinamika pasar saat ini. Sangat krusial untuk menghindari aset yang akan menghadapi ‘tsunami’ token unlock seperti Capx AI (CAPX) (~31.8%), karena risiko harga hancur akibat dilusi kepemilikan sangatlah nyata.
Sebaliknya, manfaatkan momentum ini untuk mengakumulasi (DCA) proyek dengan inflasi suplai yang sehat seperti Keeta (KTA) atau StakeStone (STO). Mengingat psikologi investor masih terjebak di zona ‘Extreme Fear’ (16) dan cengkeraman Bitcoin Season (33) masih sangat dominan, strategi terbaik adalah tetap bermain defensif.
Batasi eksposur pada aset spekulatif, ambil keuntungan cepat (scalping), dan jaga porsi uang tunai (cash), karena dalam kondisi ketidakpastian tinggi, keamanan modal adalah raja (cash is king).
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
| Feb 23, 2026 | U.S. Factory Orders MoM | U.S. Factory Orders MoM Actual: -0.7% Forecast: -0.4% Previous: 2.7%→ Pesanan barang pabrik AS anjlok ke zona negatif (-0,7%), lebih buruk dari prediksi pasar dan berbalik drastis dari pertumbuhan bulan sebelumnya (+2,7%). Dalam dunia investasi saat ini, kabar ekonomi yang “buruk” justru menjadi sentimen Bullish (Positif) bagi pasar kripto. Lesunya aktivitas manufaktur ini menandakan ekonomi AS benar-benar sedang melambat (cooling down). Kondisi ini akan memberi tekanan kuat bagi The Fed untuk segera memangkas suku bunga demi mencegah resesi. Jika suku bunga turun, Dolar AS akan melemah dan likuiditas “uang murah” akan kembali membanjiri aset berisiko seperti Bitcoin. |
| Feb 26, 2026 | U.S. Initial Jobless Claims | U.S. Initial Jobless Claims Actual: – (Akan dirilis malam ini) Forecast: 217.00K Previous: 206.00K→ Pasar memprediksi klaim pengangguran AS akan naik ke 217.000. Data ini akan menjadi penentu arah pasar malam ini; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (misal >220K), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto. Sinyal melemahnya pasar tenaga kerja akan memaksa The Fed untuk segera memangkas suku bunga (pivot). Sebaliknya, jika angka dirilis lebih rendah dari perkiraan (Bearish), berarti ekonomi AS masih terlalu tangguh; The Fed punya alasan kuat untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama. |
| Feb 27, 2026 (Jan) | U.S. Producer Price Index (PPI) YoY | U.S. Producer Price Index (PPI) YoY Actual: – (Akan dirilis besok, 27 Feb 2026) Forecast: – Previous: 3.0%→ Indeks Harga Produsen (PPI), yang mengukur inflasi di tingkat pabrik sebelum barang sampai ke konsumen, sebelumnya berada di angka 3,0%. Data ini adalah “sinyal awal” untuk tren inflasi ke depan; jika angka Actual besok dirilis lebih rendah dari bulan lalu (menurun), ini menjadi sentimen Bullish bagi kripto. Artinya, biaya produksi mulai murah dan inflasi mereda, memberi lampu hijau bagi The Fed untuk segera menurunkan suku bunga. Namun, jika PPI justru melonjak naik (Bearish), artinya inflasi masih membandel. |
| Feb 27, 2026 (Jan) | U.S. Core Producer Price Index (PPI) YoY | U.S. Core Producer Price Index (PPI) YoY Actual: – (Akan dirilis besok, 27 Feb 2026) Forecast: – Previous: 3.3%→ Inflasi produsen inti bulan lalu berada di level yang cukup tinggi, yaitu 3,3%. Data ini sangat diperhatikan oleh The Fed karena menunjukkan inflasi yang paling “bandel” (sticky). Jika angka Actual besok dirilis lebih rendah dari 3,3%, ini akan menjadi sentimen Bullish kuat bagi kripto karena mengonfirmasi bahwa tekanan harga dasar mulai mendingin, membuka jalan bagi pemangkasan suku bunga. Namun, jika angkanya justru tertahan atau naik di atas 3,3% (Bearish). |
| Kesimpulan | Ekonomi AS saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda kelesuan yang nyata (terlihat dari anjloknya Pesanan Pabrik ke angka minus). Dalam siklus pasar saat ini, kabar buruk bagi ekonomi justru menjadi angin segar (Bullish) bagi aset kripto, karena kondisi ini menekan The Fed untuk segera menurunkan suku bunga agar terhindar dari resesi. Namun, nasib pasar selanjutnya sangat bergantung pada konfirmasi data malam ini dan besok. Skenario terbaik yang diharapkan pasar kripto adalah:Malam ini: Angka Klaim Pengangguran harus naik (bukti bahwa pasar tenaga kerja ikut mendingin). Besok: Angka Inflasi Pabrik (PPI & Core PPI) harus turun.Jika data inflasi (PPI) besok ternyata masih tinggi, harapan penurunan suku bunga akan kembali tertunda dan pasar kripto berisiko kembali tertekan (Bearish). | |
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Donald Trump di acara Bitcoin Conference 2024.
Minggu ini, pasar kripto memperlihatkan dinamika rotasi modal yang sangat kontras dan ekstrem. Di satu sisi, kita melihat kembalinya arus dana “degen” (spekulasi tinggi) ke koin-koin meme dan aset berkapitalisasi sangat kecil (micro-cap).
Namun di sisi lain, sektor fundamental yang menawarkan utilitas dunia nyata seperti tokenisasi aset dan pasar prediksi juga berhasil menyedot likuiditas besar. Pasar saat ini bergerak di dua ujung spektrum: spekulasi murni dan nilai fundamental.
Highlights:

Sektor AI Memes memimpin pasar minggu ini dengan lonjakan fantastis sebesar +128%. Angka ini membuktikan bahwa perpaduan narasi Kecerdasan Buatan (AI) dari Meme sedang menjadi tren terpanas. Spekulatif ritel ini juga tercermin dari kebangkitan sektor Pump Fun Ecosystem yang tumbuh +34.03%, tempat di mana banyak token baru bervolatilitas tinggi diluncurkan.
Meski ritel sibuk di token meme, institusi dan smart money juga bergerak. Sektor Tokenized Treasury Bills (obligasi yang ditokenisasi) mencetak kenaikan impresif +58.73%, menunjukkan pergeseran ke Real World Assets (RWA). Di samping itu, sektor Prediction Markets meroket +54.78%, semakin menjadi primadona utilitas.
Token DUCKY mencatatkan lonjakan astronomis +750,647%, disusul oleh LIGHT (+11,939%) dan PEANUT (+4,923%). Kenaikan ini adalah ciri khas aksi pump pada aset dengan likuiditas sangat minim, yang membawa risiko (risk-reward) sangat ekstrem. Di luar anomali tersebut, pertumbuhan solid dan lebih organik dicatatkan oleh token POWER (+166%) dan SIREN (+64.45%).Daily Chart Bitcoin – TradingView
Pada minggu sebelumnya, Bitcoin diprediksi sideways, kalaupun naik ia akan terhalang di Resistance Fibonacci Retracement terkecilnya di 0.236 (69,874). Hal ini salah sekaligus benar, gimana maksudnya min? Maksudnya adalah price action sideways salah, tapi kenaikannya benar. Next!
Pada Timeframe Daily, harga saat ini naik setelah penurunan dari Fibonacci Retracement terkecilnya di 0.786 (62,625) sebelum akhirnya dia terhalang di Resistance Fibonacci Retracement 0.236 (69,874). Meski ada kenaikan ini, belum dapat dipastikan apakah Bitcoin benar-benar reversal dari sideways downtrennya ini atau tidak, perlu adanya konfirmasi lebih lanjut. Kalau berhasil breakout maka diprediksi bisa lanjut hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253) bertepatan dengan MA 50 nya. Kalau tidak? Kembali Sideways.
Timeframe weeklynya terlihat menghijau untuk saat ini, perlu adanya closingan hijau di minggu depan agar dapat dikonfirmasi kalau Bitcoin tidak akan menurun seperti historikal sebelum-sebelumnya, ditambah RSI yang masih di bawah angka 50 menunjukkan bahwa tren bear market masih belum usai. Jadi, data masih perlu adanya konfirmasi lebih lanjut untuk pengambilan keputusan yang solid, tapi untuk Bitcoin, tidak ada salahnya untuk tetap dihodl apapun kondisinya.
Daily:
Weekly:
Short-Term Projection:
Bullish Case:
Bearish Case:Bitcoin masih melemah dan kemungkinan akan menuju MA 200(garis hijau) sekaligus liquidity sebelumnya.
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Pasca pemulihan tajam dari jurang koreksi di level $62.000, pergerakan harga Bitcoin kini kembali mendekati area pertempuran yang sengit. Peta likuiditas memperlihatkan dengan jelas posisi tumpukan pesanan yang akan menjadi penentu kuat arah tren selanjutnya.
Terlihat garis kuning yang sangat terang dan tebal menumpuk di kisaran level $69.000. Ini adalah area resistance (tahanan atas) utama tempat bersarangnya likuiditas posisi Short. Harga membutuhkan dorongan volume pembelian yang masif untuk bisa menjebol “atap” ini tanpa terpelanting turun.
Di sisi sebaliknya, terdapat garis kuning lain yang bertindak sebagai bantalan support di kisaran $66.500. Area ini berfungsi sebagai pijakan penahan pertama yang siap menyerap tekanan jual jika harga gagal menembus tembok $69.000 dan mengalami penolakan (rejection).
Insight:
BTC: Accumulation Address by Cohort
Pasar Bitcoin saat ini sedang mengalami anomali struktural yang sangat menarik. Di saat tren harga tampak terus melemah, data on-chain justru mendeteksi adanya “perlawanan diam-diam” berupa perpindahan kepemilikan aset yang sangat masif di area harga bawah.
Saat ini, Whale (pemegang 10-10.000 BTC) memegang kendali pasar lewat aksi distribusi yang terus memberikan tekanan bawah pada harga. Namun, grafik memperlihatkan lonjakan vertikal yang tajam pada baris ungu (Accumulating Retail Address), menandakan bahwa investor ritel (<0,1 BTC) terdeteksi melakukan akumulasi tenang hingga mencapai level tertinggi sejak medio 2024.
Selain ritel, dompet dengan saldo kecil hingga menengah (baris oranye dan hijau) juga menunjukkan lonjakan partisipasi di ujung kanan grafik. Alamat akumulasi (yakni wallets yang hanya menerima koin dan tidak pernah menjual) terus tumbuh, dengan rata-rata moving average 30 hari yang konsisten meningkat di tengah kepanikan pasar.
Insight: Terjadi perpindahan kekayaan (wealth transfer) dari Whales yang mendistribusikan asetnya kepada pasukan ritel yang agresif memborong harga diskon.
BTC: Inflow Exchange of New & Old Whales
Tekanan jual Bitcoin yang menjatuhkan harga saat ini ternyata sangat berat sebelah (jomplang), menunjukkan kepanikan ekstrem yang cuma terjadi pada kelompok investor besar yang baru saja masuk ke pasar.
Data menunjukkan bahwa 95% koin yang masuk ke bursa (sekitar 138.300 BTC atau senilai $8,97 Miliar) didominasi oleh New Whales. Aksi buang barang dalam kondisi rugi (cut loss) ini dipicu oleh ketakutan pasar gara-gara berita tarif global 15%.
Sebaliknya, pemegang jangka panjang (Old Whales) sama sekali tidak panik dengan berita makro tersebut. Mereka cuma menyumbang sebagian kecil arus masuk ke bursa, yakni sekitar 7.500 BTC (senilai $485 Juta), membuktikan ketahanan mental baja mereka.
Insight:Penurunan harga saat ini murni karena kepanikan ‘uang baru’ (weak hands); tenangnya para veteran (diamond hands) yang enggan menjual asetnya menandakan bahwa fondasi jangka panjang Bitcoin masih sangat kuat di tengah guncangan berita.
Bitcoin: Korea Premium Index
Bitcoin baru saja mendapat angin segar setelah selamat dari tekanan jual raksasa. Menariknya, kebangkitan harga ke level $68.000 kali ini murni didorong oleh gairah pasar Asia, sementara investor Amerika masih sekadar menonton dari pinggir lapangan.
Indikator Korea Premium Index melompat ke angka 2.06. Artinya, investor di Korea Selatan rela membayar 2% lebih mahal dari harga global karena nafsu beli yang sangat tinggi, sangat berbanding terbalik dengan investor AS yang masih pasif.
Pembeli berhasil menyerap buangan koin senilai miliaran dolar dari para whales (paus), dan kini menarik 2.205 BTC keluar dari bursa. Ini bukti nyata bahwa koin sedang diborong untuk disimpan panjang (hold), bukan cuma untuk trading kilat.
Insight:
Alchemy Pay mengumumkan peluncuran testnet Alchemy Chain yang dijadwalkan live pada 23 Februari 2026. Alchemy Chain dirancang sebagai blockchain khusus pembayaran (payments-first) dengan biaya transaksi yang terprediksi, penyelesaian instan, dan dukungan stablecoin asli. Token ACH akan berfungsi sebagai gas dan utilitas utama dalam jaringan ini untuk mendukung infrastruktur pembayaran kripto global.
Uniswap Labs mengajukan proposal voting Snapshot untuk memperluas penerapan biaya protokol (protocol fees) ke seluruh pool v3 di delapan jaringan baru. Langkah ini menyusul kesuksesan implementasi awal yang menunjukkan peningkatan TVL yang disesuaikan dengan pasar dan mekanisme pembakaran (burn) yang bekerja efisien.
NEAR meluncurkan Near.com, super app dan dompet kripto yang dirancang untuk menyederhanakan interaksi blockchain bagi pengguna umum melalui teknologi Chain Abstraction (tanpa pusing gas fee atau private key). Dengan fokus pada ‘AI Agents’ yang bertindak sebagai aktor ekonomi otonom.
Jaringan Shentu (CTK) dijadwalkan melakukan upgrade mainnet ke versi 2.17.0 pada ketinggian blok 28,124,200. Upgrade infrastruktur ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan teknis jaringan dan performa sistem tanpa adanya perubahan eksplisit pada mekanisme tokenomics.
Vitalik Buterin mengusulkan fitur transaction demo atau simulasi transaksi sebelum pengguna menyetujui operasi on-chain. Model ini bersifat intent-based, di mana dompet akan menampilkan konsekuensi transaksi (perpindahan token, sisa balance) secara human-readable sebelum state berubah. Dirancang untuk mencegah serangan wallet-draining.
Data on-chain menunjukkan permintaan staking ETH merosot tajam 50% dari 1,9M ke 1,0M ETH dalam 6 bulan. Hal ini memicu kembalinya suplai likuid ke pasar (naik 345k ETH di exchange), sementara whale terdeteksi melepas 230k ETH saat harga mencoba rebound. Kondisi ini menciptakan tekanan jual tersembunyi di tengah upaya pemulihan harga.
Meskipun harga XRP turun 9% minggu ini di tengah sentimen ‘risk-off’ akibat kebijakan tarif global Trump, whale (dompet 10M-100M XRP) terdeteksi mengakumulasi lebih dari 170 juta token. Di saat yang sama, arus masuk institusional bulan ini mencapai 05 juta, melampaui BTC dan ETH. Data on-chain menunjukkan harga pasar saat ini berada di bawah ‘realized price‘, sebuah kondisi yang secara historis menandakan zona jenuh jual (undervaluation).
World Liberty Financial (WLFI) mengalami penurunan harga 17% setelah insiden depeg stablecoin USD1, yang memicu pembersihan leverage (leverage flush) besar-besaran. Namun, data on-chain mengungkap adanya akumulasi tersembunyi senilai 5 juta oleh whale pemegang >1 miliar token. Di sisi lain, aliran masuk token ke bursa (exchange inflows) anjlok 93%, menandakan bahwa kepanikan jual ritel sudah mulai mereda secara signifikan.
Data On-Chain Hodler Net Position Change Solana menunjukkan pemegang jangka panjang (155+ hari) justru memangkas akumulasi mereka hingga 50% (distribusi). Di sisi lain, leverage (Open Interest) naik 6%, menciptakan risiko bull trap yang mematikan jika harga gagal bertahan di atas support krusial 85.
Data On-Chain Cardano menunjukkan Whale Cardano (pemegang 100M-1B ADA) melepas 120 juta ADA tepat sebelum koreksi. Meskipun pembelian ritel melonjak 640% (outflow bursa naik), para whale belum menunjukkan tanda-tanda akumulasi kembali.
Memasuki awal bulan Maret 2026, pasar kripto akan menghadapi serangkaian rilis suplai token baru. Fokus minggu ini tertuju pada proyek-proyek low-cap berbasis AI yang akan melepas suplai dalam jumlah ekstrem, sementara beberapa proyek lainnya mencatatkan inflasi suplai yang lebih sehat dan moderat. Kewaspadaan tinggi diperlukan bagi aset yang merilis lebih dari 30% suplainya sekaligus, karena ancaman dilusi harga sangat nyata.
Highlight Unlock
Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Status “Zona Bahaya” minggu ini dipegang mutlak oleh Capx AI (CAPX) yang akan melepaskan token setara 31.8% dari kapitalisasi pasarnya pada 5 Maret. Ini adalah “ledakan suplai” masif yang berisiko besar menciptakan tekanan jual ekstrem, terutama mengingat kapitalisasi pasarnya yang relatif kecil ($18.93M).
Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko moderat, waspadai volatilitas pada Quack AI (Q) yang bersiap melepas 9.80% suplainya di awal pekan pada 2 Maret. Proyek lain yang perlu dipantau ketat adalah Lagrange L (LA) dengan rilis 5.94% dan Greyhunt (HUNT) sebesar 5.17%. Penambahan suplai di atas batas 5% ini cukup ampuh memicu koreksi harga jangka pendek jika tidak diimbangi oleh demand pasar yang kuat.
Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baik bagi pemegang token di zona hijau ini. Proyek dengan kapitalisasi menengah seperti Keeta (KTA) hanya mencatatkan inflasi suplai sebesar 3.64%. Aset lainnya seperti Surge (SURGE) (3.06%) dan StakeStone (STO) (2.85%) juga berada di zona aman. Rilis di bawah 5% seperti ini umumnya hanyalah emisi rutin untuk insentif ekosistem yang bisa diserap pasar dengan mudah tanpa merusak tren harga makronya.
Analisis untuk Investor/Trader:
Pasar kripto minggu ini mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah tertekan pada pekan sebelumnya. Market Cap & Volume positif ke angka $2.35 Triliun (+2.91%), CoinMarketCap 100 Index menguat ke level $135.07 (+3.15%). Fear & Greed di angka 16, meski masih zona ‘Extreme Fear’ (Ketakutan Ekstrem).
Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index juga perlahan naik ke skor 33/100. Angka ini menegaskan bahwa dominasi ‘Bitcoin Season’ masih memegang kendali pasar. Kondisi ini menandakan bahwa likuiditas baru mulai mengalir masuk, tetapi investor masih bersikap sangat selektif dan berhati-hati (risk-averse), memprioritaskan aset spesifik dengan narasi yang sedang tren ketimbang melakukan rotasi agresif ke seluruh altcoin berisiko tinggi.
Outlook Minggu Depan:
Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan adanya pemulihan, jika berhasil breakout maka diprediksi bisa lanjut hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253)
Zona likuidasi & teknikal:
Narrative utama:
On-chain Insight & Derivatif:
Fokuskan radar investasi pada sektor AI Memes dan narasi Tokenized Treasury Bills yang terbukti menjadi magnet profit di tengah dinamika pasar saat ini. Sangat krusial untuk menghindari aset yang akan menghadapi ‘tsunami’ token unlock seperti Capx AI (CAPX) (~31.8%), karena risiko harga hancur akibat dilusi kepemilikan sangatlah nyata. Sebaliknya, manfaatkan momentum ini untuk mengakumulasi (DCA) proyek dengan inflasi suplai yang sehat seperti Keeta (KTA) atau StakeStone (STO).
Mengingat psikologi investor masih terjebak di zona ‘Extreme Fear’ (16) dan cengkeraman Bitcoin Season (33) masih sangat dominan, strategi terbaik adalah tetap bermain defensif. Batasi eksposur pada aset spekulatif, ambil keuntungan cepat (scalping), dan jaga porsi uang tunai (cash), karena dalam kondisi ketidakpastian tinggi, keamanan modal adalah raja (cash is king).
Kenapa Kebijakan “Tarif” Bisa Bikin Harga Bitcoin Goyang? 

Donald trump
Mengingat kepanikan investor besar (New Whales) minggu ini gara-gara isu tarif global 15%, kamu mungkin bertanya-tanya: “Apa hubungannya pajak ekspor-impor negara dengan harga Bitcoin di dompet saya?”
Jawabannya bukan pada teknologi Bitcoin itu sendiri, melainkan pada efek domino ekonomi makro yang memengaruhi psikologi investor. Berikut adalah alur logikanya:
Tarif pada dasarnya adalah pajak tambahan untuk barang impor. Jika sebuah negara menerapkan tarif tinggi, harga barang-barang dari luar negeri akan melonjak. Kenaikan harga barang secara massal ini akan memicu angka inflasi kembali naik.
Bank sentral (seperti The Fed di Amerika) sangat benci dengan inflasi. Kalau mereka melihat inflasi naik gara-gara tarif, mereka akan merespons dengan cara menahan atau bahkan menaikkan suku bunga acuan agar ekonomi sedikit “mendingin”.
Nah, di sinilah letak masalahnya bagi kripto. Saat suku bunga tinggi, menyimpan uang di bank atau membeli obligasi negara menjadi jauh lebih menguntungkan dan minim risiko. Akibatnya, investor besar (institusi/paus) akan menarik uang mereka dari aset berisiko tinggi seperti saham teknologi dan Bitcoin. Fenomena “kabur cari aman” ini disebut sentimen Risk-Off.Kesimpulan: Berita tarif global tidak merusak sistem atau kode Bitcoin sama sekali, melainkan hanya mengacaukan mood pasar jangka pendek. Investor memindahkan uangnya ke tempat yang lebih aman (risk-off) sampai badai ketidakpastian ekonomi makro mereda
Ramadan Berkah Tokocrypto: Total Hadiah Hingga IDR250 Juta*
Ramadan semakin seru bersama Tokocrypto. Tokocrypto menghadirkan promo spesial “Ramadan Berkah” dengan total hadiah hingga IDR250 juta* untuk para pengguna yang aktif mengajak teman melalui program referral. Semakin banyak referral yang berhasil, semakin besar peluang untuk mendapatkan reward.
Program berlangsung mulai 19 Februari 2025 pukul 18.00 WIB hingga 18 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Pendaftaran dilakukan melalui Reward Hub di aplikasi Tokocrypto. Pastikan akun sudah menyelesaikan verifikasi identitas (KYC) Level 1 agar partisipasi dianggap valid.
Reward Referral untuk Referrer (Hingga IDR85.000*)
Setiap referrer berkesempatan mendapatkan total reward hingga IDR85.000* untuk setiap referral yang berhasil menyelesaikan tugas berikut dalam waktu maksimal 7 hari:
Bonus Tambahan
Selain reward utama, tersedia bonus tambahan bagi peserta yang aktif:
Reward diberikan dalam bentuk USDT dan kuota hadiah terbatas sesuai ketersediaan total hadiah.
Peserta diimbau untuk selalu mengikuti informasi dan aktivitas hanya melalui channel resmi Tokocrypto seperti aplikasi Tokocrypto, Telegram official, serta media sosial resmi Tokocrypto.
Segera daftar melalui Reward Hub dan mulai sebarkan referral untuk mengumpulkan berkah Ramadan bersama Tokocrypto.
Baca juga: Whale Diam-Diam Borong 3 Altcoin Ini Jelang Maret 2026, Sinyal Reli?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Riset Kripto 23-27 Feb 2026: Bitcoin Menghijau!, We Are So Back?! appeared first on Tokocrypto News.


