OpenAI akan menghentikan aplikasi Sora AI untuk pembuatan video. Tim Sora menyampaikan bahwa mereka akan mengumumkan detail lebih lanjut dalam waktu dekat, termasuk jadwal penutupan aplikasi dan API, serta panduan agar pengguna bisa tetap menyimpan hasil karyanya.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
OpenAI pertama kali memperkenalkan Sora pada Februari 2024. Timnya merilis aplikasi mandiri ini pada September 2025. Tapi, Sora akan berhenti beroperasi sekitar enam bulan setelah peluncuran.
Menurut Wall Street Journal, CEO Sam Altman telah memberi tahu staf bahwa OpenAI akan menghentikan semua produk yang menggunakan model video. Tim Sora selanjutnya akan fokus pada proyek jangka panjang, termasuk bidang robotik.
Keputusan ini muncul setelah The Walt Disney Company menandatangani kesepakatan besar dengan OpenAI. Dalam perjanjian lisensi selama tiga tahun itu, Sora diharapkan dapat membuat video dari prompt dengan koleksi lebih dari 200 karakter milik Marvel, Pixar, dan Star Wars. Menurut The Hollywood Reporter, kini Disney juga memutuskan mundur dari perjanjian senilai US$1 miliar tersebut.
Aakash Gupta, seorang penulis dan pembawa podcast, memaparkan bahwa Anthropic mampu mencapai pendapatan tahunan US$19 miliar pada awal 2026 hanya karena fokus pada chat, kode, dan komputer, tanpa merambah ke video, pembuatan gambar, ataupun produk sosial untuk konsumen. OpenAI nampaknya mulai memperhatikan hal ini.
Perubahan ini juga masuk akal dari sisi finansial. Total pendapatan Sora dari pengguna iOS dan Android sejak September hanya mencapai US$1,4 juta. Setiap video yang dihasilkan justru mengurangi kapasitas GPU yang seharusnya bisa digunakan untuk produk inti mereka.
Karena itu, penutupan aplikasi Sora menunjukkan perubahan strategi OpenAI ke arah model bisnis yang fokus pada perusahaan dan kode serta chat, seperti yang telah terbukti menguntungkan bagi pesaing terbesarnya.

