Setelah enam bulan berturut-turut ditutup dengan candle merah, akhirnya muncul candle bulanan hijau. Namun, harga LINK masih belum bisa menembus US$10. Para investor sepertinya melihat pergerakan sideways di bawah US$10 pada bulan Maret sebagai peluang akumulasi.
Data on-chain untuk LINK menunjukkan sejumlah sinyal yang mendukung sentimen positif untuk bulan mendatang.
Data dari Arkham Intelligence menunjukkan adanya sejumlah pembelian LINK besar pekan ini. Di antaranya adalah 217.000 token (setara US$2 juta) yang diperoleh secara OTC dari Cumberland dan 83.000 token (senilai US$800.000) yang dibeli melalui Binance.
Selain itu, seorang investor besar (0x91c) membeli 384.000 LINK (~US$3,49 juta) OTC dari B2C2 Group dan Galaxy Digital.
Menurut data dari platform analitik Santiment, jumlah wallet yang memiliki minimal 1.000 LINK kini bertambah menjadi 25.420 wallet. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak 3 Desember 2025.
Data tersebut mencerminkan tren yang jelas: investor kelas menengah hingga besar sedang aktif menambah kepemilikan LINK, bukan menjual.
Stabilitas harga yang dibarengi dengan peningkatan jumlah wallet holder merupakan sinyal on-chain klasik. Sinyal ini sering kali menunjukkan adanya tekanan beli tersembunyi yang sedang membangun di bawah permukaan.
Modal institusi pun masuk ke Chainlink lewat produk keuangan tradisional. Pada Maret 2026, nilai aset bersih total exchange-traded fund (ETF) LINK spot di Amerika Serikat mencapai rekor baru di US$93,74 juta.
Data dari SosoValue memperlihatkan bahwa nilai aset bersih total ETF LINK terus meningkat sejak awal Februari. Grafiknya membentuk garis menanjak tajam sepanjang bulan Maret.
Arus masuk bersih mingguan tetap konsisten positif, tanpa adanya minggu negatif. Pola ini menandakan bahwa permintaan institusi untuk eksposur LINK masih kuat.
Selain itu, data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa cadangan LINK di exchange terus turun saat harga bergerak sideways di bawah US$10.
Saat ini, cadangan exchange berada di 127,3 juta LINK. Supply yang makin sedikit di exchange, ditambah akumulasi yang terus meningkat, menciptakan pondasi untuk potensi pemulihan harga.
Dari sudut pandang analisis teknikal, LINK sedang mendekati momen krusial. Analisis di TradingView memperlihatkan harga LINK kini berada di zona support terpenting sejak 2019. Jika level ini bertahan, bisa menjadi penanda perubahan besar pada struktur harga.
Secara historis, zona support jangka panjang seperti ini sering memberikan peluang pemulihan yang kuat. Kombinasi antara support teknikal yang kokoh, akumulasi oleh whale dan institusi, serta supply exchange yang terus menurun menciptakan skenario yang layak diamati dengan seksama.
Meski begitu, pasar aset kripto memang sangat sulit diprediksi. Laporan terbaru BeInCrypto menyebutkan volume perdagangan altcoin anjlok 85% di tengah ketidakpastian ekonomi makro, karena investor memilih beralih ke Bitcoin.
Jadi, meskipun pemulihan mungkin terjadi di bulan April, potensi kenaikan LINK tetap bisa terbatas akibat sentimen pasar yang masih cenderung hati-hati.


