Saat negosiasi terus berlanjut mengenai Clarity Act, salah satu rancangan terpenting untuk regulasi cryptocurrency di AS, kesepakatan final tentang imbal hasil stablecoin diharapkan akan dirilis kepada publik minggu ini.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa meskipun pekerjaan Kongres ditangguhkan untuk liburan Paskah, kontak intensif di balik layar terus berlanjut tanpa henti.
Teks rancangan diharapkan dapat memperjelas bagaimana perusahaan yang menerbitkan stablecoin dapat menawarkan imbalan kepada pengguna mereka. Secara khusus, bagaimana mekanisme imbalan ini akan disusun tanpa menyebabkan arus keluar deposito dari bank disorot sebagai salah satu aspek paling kritis dari regulasi tersebut. Rancangan awal, yang sebelumnya disepakati antara Thom Tillis, Angela Alsobrooks, dan Gedung Putih, telah menuai kritik signifikan dari industri. Versi tersebut melarang perusahaan menawarkan imbal hasil langsung atau tidak langsung yang menyerupai bunga pada saldo stablecoin pasif, hanya mengizinkan imbalan berbasis aktivitas.
Berita Terkait: BREAKING: Ketua Fed Jerome Powell Membuat Pernyataan Panas
Namun, beberapa perwakilan industri besar, termasuk Coinbase dan Stripe, menganggap pendekatan ini tidak memadai dan mengajukan keberatan bahwa regulasi tersebut dapat membatasi inovasi. Teks baru diharapkan menawarkan kerangka kerja yang lebih seimbang, berdasarkan diskusi dengan perusahaan crypto dan bank.
Komite Perbankan Senat dijadwalkan untuk menandai RUU tersebut selama dua minggu terakhir bulan April. Menurut jadwal ini, ada sekitar tiga minggu pertimbangan kritis sebelum RUU tersebut melewati komite dan dibawa ke lantai Senat.
Di sisi lain, konsensus penuh belum tercapai pada isu-isu seperti imbal hasil stablecoin, keuangan terdesentralisasi (DeFi), klasifikasi token, dan tokenisasi. Isu-isu ini diharapkan menjadi subjek perdebatan intensif sebelum pertemuan final, yang akan dijadwalkan secara resmi oleh Ketua Komite Tim Scott.
*Ini bukan saran investasi.
Lanjutkan Membaca: Minggu Ini Kritis untuk Cryptocurrency: Teks Clarity Act Akan Dirilis—Apa Status Saat Ini?