Seorang eksekutif AI terkemuka dari Eropa dengan tegas menentang anggapan bahawa China ketinggalan daripada Amerika dalam pembangunan AI, menyifatkannya sebagai tidak lebih daripada itu./Seorang eksekutif AI terkemuka dari Eropa dengan tegas menentang anggapan bahawa China ketinggalan daripada Amerika dalam pembangunan AI, menyifatkannya sebagai tidak lebih daripada itu./

Pengarah AI Eropah berkata, keupayaan AI China lebih hampir dengan AS berbanding yang diakui ramai./

Seorang eksekutif AI terkemuka dari Eropa dengan tegas menentang anggapan bahwa China ketinggalan jauh dari Amerika dalam pengembangan AI, menyebutnya tak lebih dari sebuah “dongeng.”

Arthur Mensch memimpin Mistral, dan dia tidak berbelit-belit pada hari Kamis di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Dia mengatakan kemampuan teknologi open-source China “mungkin sedang membuat para CEO di AS merasa tertekan.”

Itu bukanlah yang dikatakan oleh para pemimpin teknologi lainnya di Davos. Sebagian besar dari mereka mencoba meyakinkan para pembuat undang-undang dan pebisnis bahwa pengembangan AI China berada beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun di belakang garis depan.

Demis Hassabis dari Google DeepMind memperkirakan jarak tersebut sekitar enam bulan untuk pengembangan model mutakhir. Dia mengatakan perusahaan-perusahaan China belum menunjukkan kemampuan mereka untuk menciptakan terobosan baru.

Hassabis memang mengatakan jarak antara China dan perusahaan Barat mungkin lebih kecil daripada yang dibayangkan orang-orang. Ia menyebut perusahaan China mungkin hanya tertinggal enam bulan, bukan satu atau dua tahun. Namun, ia tetap bersikeras bahwa perusahaan China belum membuktikan kemampuan mereka untuk melampaui batas saat ini.

Dario Amodei dari Anthropic bahkan lebih keras lagi, membela pembatasan AS terhadap penjualan teknologi canggih ke China. Ia membandingkan penjualan chip AI kelas atas ke negara itu dengan “menjual senjata nuklir ke Korea Utara.”

Penantang asal Eropa incar pertumbuhan perusahaan

Mistral berusaha menciptakan ruang di pasar yang didominasi oleh AS dan China. Tahun lalu, startup yang berbasis di Paris ini berhasil mengumpulkan investasi sebesar €1,3 miliar ($1,5 miliar). ASML Holding, produsen mesin chip asal Belanda, memimpin putaran investasi tersebut. Ini merupakan kolaborasi langka antara dua perusahaan teknologi terpenting di Eropa.

Mensch mengatakan Mistral tengah menargetkan klien korporat. Perusahaan finansial seperti HSBC Holdings dan BNP Paribas menjadi pendorong pertumbuhan. Perusahaan ini ingin mencapai pendapatan lebih dari $1 miliar dan berencana menginvestasikan $1 miliar dalam pengeluaran modal tahun ini. Mereka juga sedang mencari target akuisisi.

AI menjadi kekuatan geopolitik utama

Seperti yang disoroti Cryptopolitan sebelumnya, AI telah menjadi isu besar dalam geopolitik. AI bisa merevolusi ekonomi dan cara kerja manusia dalam beberapa tahun mendatang. Perusahaan dan negara-negara menggelontorkan miliaran dolar untuk membangun infrastruktur dan kapabilitas AI. Jensen Huang dari Nvidia mengatakan pada hari Rabu bahwa biayanya akan mencapai triliunan dolar.

Ketika DeepSeek merilis modelnya hampir setahun lalu, hal itu menimbulkan kehebohan besar. Pengumuman tersebut memicu penurunan saham yang sempat menghapus hampir $1 triliun dari nilai pasar perusahaan teknologi AS dan Eropa. Nvidia kehilangan ratusan miliar dolar dalam nilai pasar.

Sementara Mensch menyebut kesuksesan DeepSeek sebagai kemenangan bagi open-source, debat tentang kemampuan sebenarnya China terus memecah belah para pemimpin teknologi dan pembuat kebijakan di kedua sisi Atlantik.

Ada juga pergeseran kebijakan yang sedang terjadi. Para pejabat pemerintahan Trump mulai melonggarkan pembatasan ekspor chip AI canggih ke China. Mereka mulai meninggalkan kebijakan yang bertujuan mencegah Beijing mengakses teknologi AS untuk pengembangan AI. Penjualan prosesor paling canggih masih diblokir karena alasan keamanan nasional, tetapi ini merupakan perubahan kebijakan yang signifikan.

Chip AI canggih telah menjadi medan pertempuran baru dalam persaingan teknologi global, itulah sebabnya peringatan Amodei terhadap penjualan ke negara-negara pesaing mendapat perhatian.

Pertukaran pandangan ini menunjukkan betapa besar ketidaksepakatan di kalangan para pemimpin industri mengenai posisi sebenarnya China dan apa yang harus dilakukan terhadap kekuatan teknologinya yang terus berkembang. China telah melakukan langkah-langkah untuk terus mendorong inovasi AI, sementara universitas-universitas mulai mengenalkan kursus berbasis DeepSeek, menandakan komitmen negara tersebut untuk maju dalam bidang ini.

Raih tempat duduk gratis Anda di komunitas perdagangan kripto eksklusif—terbatas untuk 1.000 anggota.

/
Penafian: Artikel yang disiarkan semula di laman web ini diperoleh daripada platform awam dan disediakan untuk tujuan maklumat sahaja. Mereka tidak semestinya mencerminkan pandangan MEXC. Semua hak kekal dengan pengarang asal. Jika anda percaya ada kandungan yang melanggar hak pihak ketiga, sila hubungi [email protected] untuk dialih keluar. MEXC tidak memberi jaminan mengenai ketepatan, kesempurnaan atau ketepatan masa kandungan dan tidak bertanggungjawab terhadap sebarang tindakan yang diambil berdasarkan maklumat yang diberikan. Kandungan itu tidak membentuk nasihat kewangan, undang-undang atau profesional lain, dan ia juga tidak boleh dianggap sebagai cadangan atau pengesahan oleh MEXC.