Presiden AS Donald Trump telah mengatakan bahwa ia akan menaikkan tarif terhadap Korea Selatan. Ia menuduh pihak yang dipimpin oleh Lee Jae Myung tidak melaksanakan kesepakatan yang dicapai awal tahun lalu. Hal ini memicu antisipasi tentang meningkatnya ketegangan perdagangan internasional, yang secara tidak langsung memengaruhi pasar kripto global. Menambah kekhawatiran ini adalah munculnya Emas dan Perak sebagai alternatif yang lebih baik.
Donald Trump sebelumnya memberlakukan tarif 15% terhadap Korea Selatan. Namun, tarif tersebut terkait dengan komitmen bahwa Korea Selatan akan melakukan investasi senilai sekitar $350 miliar di Amerika. Kini, ia mengancam bahwa tarif tersebut akan naik menjadi 25% karena Korea Selatan tidak melaksanakan kesepakatan tersebut.
Presiden AS Trump belum menyebutkan tanggal berlakunya tarif yang direvisi. Namun, ia menyoroti bahwa impor Korea Selatan seperti mobil, farmasi, dan kayu berada dalam daftar tersebut. Dampak tarif terlihat dari fakta bahwa ekspor Korea Selatan ke AS turun menjadi $122,9 miliar pada 2025, turun sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengumuman terbaru ini kembali menambah ketidakpastian dalam perdagangan internasional. Akibatnya, pasar kripto global mengalami penurunan kapitalisasi pasar hingga $2,99 triliun. Penurunan ini mencapai 1,10% saat ini. Bahkan indeks FGI pun turun menjadi 29 poin. Yang memimpin penurunan adalah BTC dengan harga berkisar $88.368,89, turun 2,97% dalam 7 hari terakhir.
ETH adalah token lain yang merasakan dampak ketidakpastian perdagangan internasional. Token ini menguat 2,07% dalam 24 jam tetapi bergerak sekitar $2.935,25, turun 6,45% secara mingguan. Dengan demikian, Ether berhasil mengungguli token Bitcoin dalam 24 jam, meskipun secara keseluruhan turun tajam dalam 7 hari terakhir.
Pasar kripto global masih bergejolak, dengan ketegangan perdagangan internasional menjadi faktor tambahan. Token-token diperkirakan akhirnya akan rebound dari level terendah yang sedang berlangsung. Sementara itu, Emas dan Perak muncul sebagai alternatif yang lebih baik, mengingat mereka baru saja mencatat level tertinggi menjelang meningkatnya permintaan.
Emas pada hari Senin tercatat seharga $5.110,50 per ons. Perak pada hari yang sama berada di $117,69 per ons. Tim Waterer, Analis Pasar Utama KCM Trade, mengatakan bahwa pendekatan kebijakan tarif Trump justru menguntungkan logam mulia—Emas & Perak—sehingga tetap menjadi pilihan safe-haven. Semua mata tertuju pada pertemuan mendatang Federal Reserve AS sementara pasar kripto bergerak dalam rentang tertentu.
Berita Kripto Terpilih Hari Ini:
Bitmine Memegang Lebih dari 2 Juta ETH, Targetkan Hadiah Tahunan Sebesar $160 Juta
/

