Logam mulia tersebut mengalami koreksi jangka pendek, namun hal ini tidak menurunkan tren bullish yang lebih luas. Para analis menyoroti bahwa emas tetap menjadi safe haven yang sangat penting di tengah ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, dan meningkatnya ekspektasi inflasi.
Harga emas hari ini mengalami koreksi kecil setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level $5,311 selama sesi Eropa. Para trader melihat tiga candle hourly berwarna merah secara berturut-turut, yang menunjukkan adanya konsolidasi yang sehat menuju level support kunci di $5,180 dan $5,106. Menurut analis teknikal Hellena_Trade, “Emas masih berada dalam wave naik yang lebih besar. Koreksi terbaru ini adalah hal yang wajar, dan para pembeli tetap aktif di dekat zona support.”
Count wave menunjukkan bahwa wave order tinggi “3” sedang berakhir atau telah berakhir, dengan wave “5” kemungkinan akan mendorong harga emas menuju level $5,200 setelah menutup gap di $4,984.97. Sumber: Hellena_Trade pada TradingView
Chart harga emas menunjukkan bahwa logam ini telah mempertahankan level support penting di sekitar $5,217, yang menandakan bahwa investor ritel maupun institusional mulai masuk untuk menjaga momentum kenaikan. Periode konsolidasi seperti ini umum terjadi dalam pasar bullish dan sering kali menjadi landasan bagi penguatan lebih lanjut.
Resistensi langsung berada di sekitar rekor tertinggi $5,311, sementara target kenaikan signifikan berikutnya diproyeksikan di sekitar $5,455, berdasarkan ekstensi Fibonacci 261.8% dari reli 16–21 Januari. Di sisi lain, support diperkirakan berada di kisaran $5,100 hingga $5,000, yang mencerminkan level tertinggi dan terendah sebelumnya pada bulan Januari.
Di luar fluktuasi jangka pendek, para analis menyoroti bahwa emas tetap menjadi pusat dari potensi supercycle komoditas yang berlangsung hingga tahun 2026–2027. Meningkatnya permintaan fisik atas logam mulia, ditambah dengan kendala pasokan pada perak dan tembaga, mendukung narasi yang lebih luas tentang tren bullish yang berkelanjutan.
Emas sedang mengalami koreksi jangka pendek yang sehat menuju support $5,180–$5,106, sementara tren bullish yang lebih luas dan target $7,000 pada tahun 2026 tetap utuh. Sumber: @emrahc_ via X
Emas tetap menjadi lindung nilai yang sangat penting di tengah ketidakpastian ekonomi global, dan meski harga mencapai level rekor, faktor-faktor struktural seperti posisi geopolitik, cadangan bank sentral, serta dinamika supply-demand menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut hingga $7,000.
Prospek jangka panjang ini selaras dengan fundamental pasar emas. Dengan kapitalisasi pasar yang melebihi $35 triliun dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut antara negara-negara ekonomi besar seperti Tiongkok, Rusia, dan Amerika Serikat, emas terus berperan sebagai aset safe haven.
Pergerakan harga emas hari ini juga dipengaruhi oleh dolar AS dan ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Para investor memperkirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil di kisaran 3,50%–3,75%, dengan sinyal yang menunjukkan pendekatan gradual di tengah tekanan administratif dan spekulasi mengenai sosok Ketua Fed berikutnya.
Chart tersebut menggambarkan skenario potensial untuk Gold (XAU/USD) menjelang pengumuman suku bunga Federal Reserve AS, menyoroti level resistensi dan support kunci untuk hasil bullish maupun bearish. Sumber: kripsonfx97 pada TradingView
Dolar yang lebih lemah secara historis mendukung kenaikan harga emas, karena hal ini meningkatkan daya tarik logam tersebut bagi pembeli internasional. Para analis mencatat bahwa ketangguhan emas di tengah ketidakpastian ekonomi menegaskan perannya sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas mata uang.
Permintaan emas fisik tetap kuat, dengan pembeli ritel yang aktif bahkan saat harga melonjak, seperti di beberapa pasar yang mencapai 7,600 TRY per gram. Pada saat yang sama, arus masuk dana ETF emas dan pembelian oleh bank sentral turut memberikan dukungan struktural. Tren-tren ini menunjukkan bahwa baik investor ritel maupun institusional tengah memposisikan diri untuk mencapai kenaikan berkelanjutan dalam beberapa bulan mendatang.
Emas masih berada dalam tren bullish yang kuat, dengan level support kunci di sekitar $5,217, dan koreksi singkat kemungkinan akan menjadi titik awal bagi kelanjutan menuju $5,320 dan lebih tinggi lagi setelah proses konsolidasi. Sumber: TradingView
Hellena_Trade menambahkan, “Analisis kami menunjukkan bahwa wave naik berikutnya dapat mendorong harga emas melewati $5,320, dan bahkan berpotensi membuka jalan bagi reli jangka panjang menuju level $7,000.”
Secara ringkas, koreksi jangka pendek emas merupakan konsolidasi yang wajar dalam tren bullish yang lebih luas. Level support kunci di sekitar $5,100–$5,180 memberikan stabilitas, sementara potensi kenaikan tetap kuat, dengan target $5,455 dan tujuan jangka panjang di $7,000.
Investor yang memantau harga emas hari ini sebaiknya memperhatikan reaksi di level support dan resistensi kritis, serta indikator makroekonomi yang lebih luas, termasuk kebijakan The Fed, data inflasi, dan performa dolar AS. Proyeksi harga emas tetap optimis secara hati-hati, mencerminkan baik momentum teknikal maupun pendorong fundamental pasar.
/

