Pemeriksaan status KYC (Kenali Nasabah Anda) merupakan prosedur yang diterapkan lembaga keuangan untuk memastikan identitas nasabah mereka dan memverifikasi informasi penting. Ini merupakan prasyarat penting yang dirancang untuk mengekang aktivitas seperti pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pencurian identitas.Baru-baru ini, beberapa insiden dramatis telah menggarisbawahi pentingnya pemeriksaan status KYC. Misalnya, Danske Bank terlibat dalam skandal pencucian uang besar-besaran yang melibatkan sekitar €200 miliar (£180 miliar), dan pelanggaran KYC termasuk di antara kegagalan yang teridentifikasi. Kejadian ini menyoroti meningkatnya kebutuhan akan pemeriksaan KYC yang ketat.
| Inovasi Teknologi | Deskripsi |
|---|---|
| AI dan Pembelajaran Mesin | Teknologi ini membantu dalam otomatisasi dan penyempurnaan proses KYC, mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi. |
| Teknologi Blockchain | Dengan menggunakan blockchain, kumpulan data KYC yang terpadu dan tidak dapat diubah dapat dibuat, yang dapat dilihat oleh semua peserta dalam jaringan. |
| Biometrik | Pemindaian sidik jari, pengenalan wajah, dan metode biometrik lainnya menawarkan metode yang andal untuk melakukan pemeriksaan KYC. |
Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading