Di sektor keuangan dan teknologi, "shilling" mengacu pada tindakan mempromosikan atau mendukung suatu produk, layanan, atau aset dengan tujuan meningkatkan nilainya atau menarik pembeli, seringkali tanpa mengungkapkan keuntungan pribadi atau sifat promosi dari dukungan tersebut. Istilah ini, yang secara historis dikaitkan dengan praktik penipuan, telah menemukan kembali momentumnya di era digital, khususnya dalam pasar mata uang kripto dan saham. Data terbaru dari perangkat analitik media sosial menyoroti lonjakan aktivitas shilling yang bertepatan dengan booming mata uang kripto. Misalnya, beberapa altcoin mengalami lonjakan nilai setelah di-shilling oleh tokoh-tokoh berpengaruh di platform seperti Twitter dan Reddit. Contoh penting termasuk kenaikan nilai Dogecoin yang tiba-tiba setelah dukungan dari selebritas dan pengusaha terkenal di awal tahun 2021. Fenomena ini tidak terbatas pada mata uang kripto; pola serupa diamati di pasar saham dengan saham meme seperti GameStop dan AMC. Akar sejarah shilling dapat ditelusuri kembali ke masa-masa awal pasar saham, di mana promotor saham menggunakan taktik agresif yang seringkali menyesatkan untuk menjual saham perusahaan yang meragukan. Di era digital, perangkat dan platform telah berkembang, tetapi esensi shilling tetap sama. Shilling memanfaatkan sifat viral media sosial dan anonimitas yang dapat diberikannya, menjadikannya alat yang ampuh untuk manipulasi pasar. Hal ini khususnya lazim di pasar yang kurang teregulasi, seperti banyak bidang di sektor mata uang kripto.
| Tahun | Insiden Shilling Terkemuka | Dampak Pasar |
| 2021 | Dukungan Selebriti Dogecoin | Volatilitas Ekstrem |
| 2022 | Stok Meme Melonjak | Pengawasan Regulasi Ditingkatkan |
Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading