Persaingan untuk ETF kripto semakin intensif, dengan XRP sekali lagi berada di garis depan. Paul Atkins baru-baru ini mengambil alih sebagai Ketua baru Komisi Sekuritas dan Bursa A.S. (SEC). Kepemimpinannya memicu harapan untuk pendekatan regulasi yang lebih ramah kripto, meningkatkan harapan untuk persetujuan ETF XRP.
Kedalaman pasar XRP adalah faktor kunci dalam prospek pertumbuhannya untuk ETF. Berbeda dengan volume, kedalaman pasar mengukur seberapa banyak yang dapat diperdagangkan tanpa mempengaruhi harga. Analis WrathofKahneman menjelaskan,
Laporan Kaiko dari April menyoroti bahwa XRP memimpin dengan kedalaman pasar 1% di antara bursa utama. Likuiditas yang dalam ini adalah keuntungan signifikan, memastikan perdagangan yang lebih lancar dan mengurangi volatilitas. Likuiditas yang lebih dalam juga dapat membuka jalan bagi ETF spot XRP, lebih meningkatkan peluangnya untuk persetujuan.
Akuisisi Ripple terhadap Hidden Road senilai $1,25 miliar menambah daya tarik institusional XRP. Kesepakatan ini memperkuat posisi XRP di pasar aset digital. Akuisisi ini diharapkan membuat XRP lebih menarik untuk produk investasi skala besar, termasuk ETF spot XRP.
Antara 18 dan 25 Oktober, SEC akan meninjau enam aplikasi ETF spot XRP. Di antaranya adalah ETF Grayscale, dengan keputusan yang diharapkan minggu ini. Keputusan SEC tentang pengajuan ini dapat secara signifikan mempengaruhi prospek regulasi XRP.
Pengajuan lainnya termasuk dari 21Shares, Bitwise, WisdomTree, CoinShares, dan Canary Capital. Aplikasi ETF ini mencerminkan minat institusional yang berkembang pada XRP sebagai aset kripto utama. Saat keputusan ini mendekat, pasar mengawasi dengan cermat tanda-tanda kemajuan regulasi.
Jika disetujui, ETF XRP dapat menjadi produk penting bagi investor institusional dan ritel. Potensi ETF spot XRP untuk meningkatkan likuiditas dan menstabilkan harga tetap menjadi fokus utama bagi pasar cryptocurrency.
Postingan SEC's Paul Atkins Could Pave the Way for XRP ETF Approval pertama kali muncul di CoinCentral.


