Pedagang kripto mengawasi dengan cermat laporan inflasi AS untuk September yang tertunda, yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan tersebut, yang awalnya tertunda karena penutupan pemerintah yang sedang berlangsung, diperkirakan menunjukkan kenaikan inflasi tahunan sebesar 3,1%. Ini akan menandai pertama kalinya tahun ini Indeks Harga Konsumen (CPI) melebihi 3%. Hasil laporan tersebut dapat mempengaruhi pasar kripto, terutama saat investor menilai kemungkinan pemotongan suku bunga Federal Reserve.
Laporan CPI September diperkirakan menunjukkan kenaikan bulanan sebesar 0,4%, yang menghasilkan tingkat inflasi tahunan sebesar 3,1%. Ini akan menjadi pertama kalinya pada tahun 2025 inflasi melebihi angka 3%. Meskipun penutupan pemerintah telah menunda rilisnya, ini tetap menjadi titik data penting bagi investor, terutama mengingat dampak potensialnya terhadap ekspektasi suku bunga.
Para ekonom awalnya memperkirakan kenaikan CPI sebesar 0,4% untuk September, dan jika data tersebut sesuai dengan ekspektasi, ini akan mengkonfirmasi persistensi inflasi di atas 3% untuk pertama kalinya tahun ini. Angka CPI yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memberikan efek pendinginan pada sentimen investor, berpotensi menurunkan peluang pemotongan suku bunga Federal Reserve.
Meskipun ada perkiraan kenaikan inflasi, peserta pasar tetap fokus pada sikap Federal Reserve terhadap pemotongan suku bunga. Sementara data inflasi dapat mempengaruhi pengambilan keputusan Fed, analis memperkirakan bahwa prioritas bank sentral akan terus menjadi pasar tenaga kerja yang melemah. Kemungkinan pemotongan suku bunga pada pertemuan Fed minggu depan saat ini dihargai pada 98,3% menurut pasar futures CME.
Meskipun beberapa analis menyarankan bahwa angka CPI yang lebih tinggi dari perkiraan dapat mengurangi peluang pemotongan suku bunga dalam jangka pendek, yang lain berpendapat bahwa kekhawatiran utama Fed tetap pada pasar tenaga kerja. CPI yang lebih tinggi masih dapat mendorong Fed untuk melanjutkan pemotongan suku bunga, karena inflasi saja mungkin tidak cukup untuk menghentikan penyesuaian kebijakan berkelanjutan bank sentral. Sinyal campuran antara data inflasi dan ketenagakerjaan akan menjadi fokus utama bagi para pedagang dalam beberapa minggu mendatang.
Pasar kripto sangat sensitif terhadap data makroekonomi, dan rilis CPI hari Jumat kemungkinan akan mempengaruhi pergerakan pasar. Jika CPI lebih rendah dari perkiraan, dengan angka mendekati atau di bawah 3%, kemungkinan akan mendorong aset berisiko, termasuk cryptocurrency. Inflasi yang lebih rendah dapat menyebabkan peningkatan ekspektasi untuk pemotongan suku bunga, yang umumnya mendukung investasi berisiko tinggi seperti kripto.
Sebaliknya, jika inflasi melebihi 3,1%, ini dapat menyebabkan kekhawatiran atas kebijakan moneter yang lebih ketat dan meredam antusiasme pasar untuk aset berisiko. Analis menyarankan bahwa skenario seperti itu dapat menyebabkan penurunan harga kripto karena investor menyesuaikan ekspektasi mereka untuk kondisi ekonomi masa depan.
Bitcoin telah mengalami sedikit fluktuasi harga menjelang laporan tersebut, sempat melonjak di atas $111.000 sebelum kembali ke sekitar $110.500. Pergerakan kecil ini mencerminkan kehati-hatian pedagang saat mereka menunggu hasil laporan CPI, yang dapat memberikan sinyal lebih jelas tentang tindakan Fed di masa depan.
Penutupan pemerintah yang sedang berlangsung telah menambahkan unsur ketidakpastian pada lanskap ekonomi. Sementara laporan CPI penting untuk memahami tren inflasi, penutupan tersebut telah menciptakan penundaan dan dapat memperumit prospek ekonomi Fed untuk sisa tahun ini. Saat pasar menunggu data inflasi terbaru, penutupan tersebut dapat mempengaruhi indikator ekonomi lainnya, sehingga lebih sulit untuk menilai dampak penuh pada kebijakan moneter.
Penutupan tersebut juga telah menunda rilis data penting lainnya, yang mungkin mempengaruhi peramalan ekonomi. Ketidakpastian seputar situasi fiskal pemerintah dapat menambah volatilitas baik di pasar keuangan tradisional maupun sektor cryptocurrency.
Saat pedagang bersiap menghadapi laporan CPI, sebagian besar fokus pasar tetap pada apa yang akan diungkapkan data inflasi tentang lingkungan ekonomi yang lebih luas dan langkah-langkah selanjutnya dari Federal Reserve.
The post Crypto Traders Brace for Friday's Delayed US Inflation Report Release appeared first on CoinCentral.


