ETF spot XRP pertama bisa diluncurkan dalam beberapa hari, menurut Co-Founder ETF Institute Nate Geraci. Persetujuan mungkin datang lebih cepat dari yang diharapkan setelah tenggat waktu SEC terlewatkan dan pergeseran regulasi. Perkembangan ini menandai tonggak penting bagi Ripple, setelah bertahun-tahun pertempuran hukum dengan regulator.
Geraci menyatakan dia mengharapkan persetujuan ETF XRP "dalam dua minggu ke depan" melalui postingan X-nya. Timeline tersebut menunjukkan beberapa aplikasi bisa mendapatkan lampu hijau secara bersamaan. Komisi Sekuritas dan Bursa A.S. melewatkan beberapa tenggat waktu penting karena penutupan pemerintah baru-baru ini.
Lembaga tersebut menghentikan banyak operasi selama penutupan, yang memaksa timeline regulasi menjadi kedaluwarsa. Situasi ini sekarang bisa memicu persetujuan otomatis untuk pengajuan ETF XRP yang tertunda. ETF XRP Grayscale adalah yang pertama dalam antrean persetujuan pada 17 Oktober.
Lima pemohon lainnya menunggu keputusan, termasuk 21Shares, Bitwise, Canary Capital, CoinShares, dan WisdomTree. Semua perusahaan ini mengajukan aplikasi dengan tenggat waktu di bulan Oktober. Canary Capital baru-baru ini memperbarui pengajuannya yang menunjukkan peluncuran pada 13 November.
Keyakinan Canary Capital berasal dari kesuksesan terbaru dengan produk cryptocurrency lainnya. Perusahaan tersebut melihat ETF Litecoin dan Hedera-nya disetujui secara otomatis setelah memenuhi persyaratan pengajuan. Preseden ini memperkuat kasus untuk perlakuan ETF XRP yang serupa.
Analis Bloomberg Eric Balchunas melaporkan bahwa Bitwise merevisi proposal ETF XRP-nya sesuai dengan itu. Pengajuan yang diperbarui mencakup biaya manajemen sebesar 0,34 persen. Bitwise bermaksud untuk berdagang di NYSE Arca, yang menandakan persiapan segera untuk peluncurannya.
Pergeseran regulasi mengikuti perubahan signifikan di SEC di bawah kepemimpinan baru. Paul Atkins sekarang memimpin lembaga tersebut setelah pengangkatannya di bawah administrasi Trump. SEC terbaru secara resmi membatalkan gugatan yang sudah berjalan lama terhadap Ripple awal tahun ini.
Gugatan terhadap Ripple Labs berlangsung lebih dari lima tahun. Regulator menuduh perusahaan menjual XRP sebagai sekuritas yang tidak terdaftar. Kasus tersebut menciptakan ketidakpastian seputar status hukum XRP bagi investor institusional.
Pembatalan tersebut menandai titik balik bagi Ripple dan industri cryptocurrency yang lebih luas. Status hukum XRP sekarang lebih jelas dari sebelumnya. Investor institusional sekarang dapat mempertimbangkan eksposur melalui produk yang diregulasi, seperti ETF.
Geraci menggambarkan peluncuran yang diantisipasi sebagai "paku terakhir di peti mati regulator anti-crypto sebelumnya." Dia merujuk pada SEC yang dipimpin Gary Gensler, yang mempertahankan sikap keras terhadap aset digital. Geraci menambahkan, "Kita telah menempuh jalan yang panjang."
Harga XRP mencapai tertinggi $2,54 setelah optimisme terbaru seputar peluncuran ETF XRP. Token tersebut sejak itu turun sebesar 4,67 persen menjadi $2,42 dalam 24 jam terakhir. Data CoinMarketCap mengkonfirmasi pergerakan harga ini.
Volume perdagangan meningkat hampir 75 persen meskipun harga menurun. Lonjakan ini menunjukkan minat yang berkembang di kalangan trader menjelang kemungkinan persetujuan. Analis cryptocurrency Ali Martinez telah memperingatkan bahwa XRP mungkin kembali ke level dukungannya di $2,25 dalam jangka pendek.
Martinez menyatakan bahwa rilis ETF XRP yang sukses bisa memicu lonjakan pembelian lain. Dia menyarankan harga mungkin mencapai level resistensi di $2,80 dan $3. Data on-chain mengungkapkan bahwa whale sedang mengakumulasi token XRP.
Evernorth sedang mengembangkan treasurynya dengan kepemilikan XRP. Langkah ini menunjukkan investor besar sedang memposisikan diri mereka sebelum arus institusional tiba. ETF XRP bisa memperkenalkan modal substansial dari sektor keuangan tradisional.
Persetujuan tersebut akan bergabung dengan ETF spot Bitcoin dan Ethereum yang sudah ada di pasar. Produk-produk ini melaporkan miliaran dalam arus masuk dalam beberapa minggu setelah debut mereka. XRP memiliki pengikut ritel yang kuat dan kasus penggunaan terbukti dalam pembayaran lintas batas.
Evernorth, perusahaan yang didukung Ripple, bertujuan untuk membangun treasury korporasi senilai $1 miliar dengan memegang XRP. Strategi ini menawarkan eksposur pasar publik untuk institusi yang tidak memerlukan pembelian token langsung. Peluncuran ETF XRP bisa terjadi kapan saja, menurut perkiraan Geraci.
Postingan Persetujuan ETF XRP Bisa Turun Kapan Saja, Kata Pakar Industri pertama kali muncul di CoinCentral.


