Investor yang dulu memantau kalender pendapatan dan pola grafik kini mengawasi Gedung Putih.
Pertanyaan yang beredar di grup obrolan perdagangan dan layar pialang sangat sederhana: Perusahaan mana yang akan diambil sahamnya oleh AS berikutnya?
Polanya sudah jelas sejak pemerintah mulai mengambil kepemilikan saham di perusahaan publik untuk mengamankan kendali atas industri-industri penting, langkah yang berbeda dari yang dilakukan presiden-presiden sebelumnya.
Saham yang terkait dengan pengumuman ini telah mengalami kenaikan tajam dan cepat setelah berita tersebut muncul. Hal ini mendorong para trader untuk mencoba berpikir seperti cara Trump berpikir ketika memilih aset nasional strategis, menurut laporan dari Bloomberg.
Adam Giddens, seorang investor berusia 31 tahun dari Vancouver yang bekerja di pasar modal dan berdagang di waktu luangnya, mengatakan dia telah mengubah strateginya sepenuhnya. Dia dulu mengandalkan alat penyaringan dan peringatan media sosial, tetapi sekarang dia mempelajari catatan pengadaan pemerintah dan laporan sumber daya federal.
Adam mengatakan alasannya sederhana: ketika pemerintah membeli saham sebuah perusahaan, "sahamnya cenderung melonjak," dan para trader ingin masuk sebelum pergerakan itu terjadi.
Adam saat ini mengawasi Military Metals Corp., sebuah perusahaan yang bekerja untuk mendapatkan antimon, mineral yang digunakan dalam bahan peledak, sensor inframerah, dan sistem senjata nuklir.
Saat ini, China adalah pemasok antimon terbesar di dunia, dan Rusia juga merupakan sumber utama.
Adam mengatakan, "Kombinasi antara pentingnya strategis dan kerentanan rantai pasokan menarik perhatian saya," dan dia percaya Military Metals bisa mendapat perhatian pemerintah karena ukuran dan lokasi cadangannya.
Dia mengatakan telah meninjau dokumen pemerintah dan makalah industri untuk mengonfirmasi apa yang dia curigai: pemerintah ingin memastikan AS tidak dapat diputus dari input industri penting.
Minat pada mineral ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas oleh pemerintah untuk mengamankan kendali atas pasokan semikonduktor, logam baterai, dan elemen tanah jarang.
Ada juga dana yang diperdagangkan di bursa baru yang sedang dikembangkan oleh Roundhill Financial, dirancang untuk mencerminkan industri yang terhubung dengan prioritas investasi strategis AS. Para trader melihat ini sebagai konfirmasi bahwa pemerintah tidak melambat dan lebih banyak perusahaan publik akan terlibat.
Adam sudah melihat keuntungan dari strategi ini. Dia membeli saham MP Materials Corp. sebelum Pentagon mengakuisisi 15% perusahaan pada Juli, yang memicu kenaikan 95% pada sahamnya. MP Materials memproduksi material tanah jarang yang digunakan dalam kendaraan listrik, robotika, dan elektronik.
Aniket Shah, kepala strategi keberlanjutan dan transisi di Jefferies, mengatakan bahwa investor perlu mempertimbangkan seberapa dekat sebuah perusahaan dapat bekerja dengan negara. Dia mengatakan, "Bagian dari analisis bisnis ke depan harus menjadi hubungan politik dengan negara."
Setelah langkah MP Materials, pemerintah menggunakan komitmen dalam CHIPS Act untuk mengambil hampir 10% Intel pada Agustus. Pada September, AS mengambil 5% Lithium Americas, diikuti oleh 10% Trilogy Metals bulan berikutnya. Menteri Perdagangan Howard Lutnick mengatakan bahwa kontraktor pertahanan bisa menjadi yang berikutnya.
Cole Hansen, seorang trader berbasis Boston yang bekerja di dukungan pengiriman, mengatakan dia bertanya kepada chatbot AI mengapa pemerintah memilih perusahaan yang telah didukungnya sejauh ini. Dia mengatakan chatbot mengarahkannya ke grafit, yang sangat dikendalikan oleh China.
Hal itu membawanya ke Novonix, yang menerima pinjaman $755 juta dari Departemen Energi untuk membangun fasilitas grafit sintetis di AS. Dia membeli saham pada Oktober, tetapi saham perusahaan telah turun sekitar 40% sejak saat itu.
Brian Laks, partner di Old West Investment Management, mengatakan dia mengharapkan perusahaan penambangan dasar laut seperti TMC The Metals Company dan Odyssey Marine Exploration menjadi target yang mungkin.
Brian mengatakan Old West sudah memegang MP Materials, Lithium Americas, dan Trilogy sebelum saham pemerintah karena mereka mengharapkan dukungan AS untuk kemandirian mineral.
Beberapa trader mendapat keuntungan setelah saham pemerintah diumumkan. Matthew Tuttle dari Tuttle Capital Management menulis opsi put pada Intel pada Oktober, bertaruh investor akan mengikuti pemerintah ke dalam saham tersebut.
Matthew menutup perdagangan untuk mendapatkan keuntungan pada 5 November, dengan mengatakan, "Orang lain juga melakukan ini dan seseorang dengan kantong yang jauh lebih dalam dan jangkauan yang jauh lebih luas."
Tidak semua orang mendukung strategi ini. Rand Paul menyebut saham Intel sebagai "langkah menuju sosialisme." Analis memperingatkan bahwa perusahaan yang disukai pemerintah mungkin menjadi kurang efisien, atau mungkin menghadapi persaingan ketat yang melemahkan keuntungan.
Ada juga kasus di mana rumor menyebabkan lonjakan yang runtuh dalam hitungan jam, seperti Critical Metals, yang naik lebih dari 100% sebelum kerugian terjadi ketika pejabat mengatakan tidak ada kesepakatan yang direncanakan.
Untuk saat ini, pemerintah terus mengambil posisi. Matt Gertken dari BCA Research mengatakan, "Untuk saat ini, ada dorongan untuk memastikan bahwa beberapa perusahaan ini dilindungi dan beberapa rantai pasokan ini tangguh.
Pada suatu saat di masa depan, itu bisa bergeser kembali karena inefisiensi, karena defisit, karena inflasi. Tetapi untuk saat ini, penting bagi investor untuk mengetahui ke mana arah angin bertiup."
Jangan hanya membaca berita kripto. Pahamilah. Berlangganan newsletter kami. Gratis.


