Amazon Web Services (AWS) telah mengumumkan bahwa PayMe by HSBC, dompet digital terkemuka di Hong Kong, telah berhasil memigrasikan seluruh platformnya ke lingkungan cloud AWS.
Sejak diluncurkan pada tahun 2017, PayMe telah berkembang untuk melayani lebih dari 3,2 juta pengguna.
Aplikasi ini memfasilitasi transfer peer-to-peer, pembagian tagihan, dan pembayaran di sekitar 34 juta pedagang di 46 pasar melalui kartu debit virtual.
Migrasi ini bertujuan untuk memberikan peningkatan teknis dan operasional yang spesifik.
Menurut pengumuman tersebut, berpindah ke cloud telah meningkatkan waktu respons aplikasi dan mengurangi biaya infrastruktur melalui penggunaan sumber daya yang dioptimalkan.
Perubahan ini juga mempercepat siklus pengembangan, dilaporkan mengurangi waktu pemasaran untuk fitur baru dari berbulan-bulan menjadi berminggu-minggu.
Selain itu, platform ini sekarang dapat diskalakan lebih efektif selama periode transaksi puncak, seperti liburan, sambil memanfaatkan pipeline CI/CD yang ditingkatkan dan analitik data untuk deteksi penipuan.
Scott Mullins, Managing Director of Worldwide Financial Services di AWS, mencatat bahwa langkah ini memungkinkan platform pembayaran untuk "meningkatkan keandalan, skalabilitas, dan kemampuan inovasinya."
Benedict Woo, Interim Chief Information Officer, Hong Kong di HSBC, menggambarkan langkah tersebut sebagai langkah strategis untuk layanan digital bank.
kata Woo.
Kolaborasi ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri jasa keuangan, di mana institusi semakin mengadopsi infrastruktur cloud untuk mendukung aplikasi pembayaran yang penting sambil mempertahankan kepatuhan terhadap regulasi.
Featured image credit: HSBC
Postingan HSBC Memigrasikan Platform PayMe ke AWS pertama kali muncul di Fintech Hong Kong.


