- S&P Global menurunkan peringkat USDT Tether ke level peringkat terlemah.
- Peringkat mencerminkan aset berisiko dan pengungkapan yang tidak memadai.
- Rasio aset berisiko Tether kini mencapai 24%.
Pada 26 November, PANews melaporkan bahwa S&P Global menurunkan peringkat stabilitas USDT Tether menjadi "5" karena peningkatan aset berisiko dan cadangan penyangga yang tidak memadai.
Penurunan peringkat ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan Tether untuk mempertahankan pegnya terhadap dolar AS, yang berpotensi memengaruhi kepercayaan dan stabilitas pasar.
S&P Menurunkan Peringkat Tether Karena Eksposur Berisiko
S&P Global telah menurunkan peringkat stabilitas USDT Tether menjadi "5," level terlemah yang pernah tercatat. Keputusan ini didasarkan pada peningkatan eksposur aset berisiko dan pengungkapan yang tidak memadai mengenai kemampuan cadangan untuk menahan penurunan harga Bitcoin yang signifikan. Dukungan saat ini sebesar 5,6% dari USDT oleh Bitcoin melebihi penyangga yang ditetapkan sebesar 3,9%.
Implikasi langsung termasuk potensi kerentanan dalam cadangan Tether, terutama jika aset berisiko tinggi mengalami penurunan nilai substansial secara bersamaan. Kenaikan rasio aset berisiko Tether menjadi 24% menimbulkan kekhawatiran atas pemeliharaan peg USDT yang konsisten.
Transparansi Tether Di Bawah Pengawasan Di Tengah Kekhawatiran Pasar
Tahukah Anda? Penyesuaian peringkat S&P Global menandakan potensi risiko serupa dengan gangguan stablecoin di masa lalu, menyoroti pentingnya transparansi cadangan dan manajemen risiko aset dalam mempertahankan kepercayaan investor.
Menurut CoinMarketCap, harga Bitcoin saat ini adalah $89.678,93 dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,79 triliun. Meskipun volume perdagangan 24 jam mencapai $60,86 miliar, Bitcoin menghadapi penurunan 30 hari sebesar 22,38%. Namun, jaringan Bitcoin mempertahankan pasokan beredarnya sebesar 19.953.446 BTC.
Bitcoin(BTC), grafik harian, tangkapan layar di CoinMarketCap pada 17:51 UTC pada 26 November 2025. Sumber: CoinMarketCapAnalis Coincu menyarankan kemungkinan respons regulasi jika masalah pengungkapan cadangan terus berlanjut. Kasus Tether menekankan pentingnya mengelola dukungan aset yang fluktuatif untuk mencegah ketidakstabilan pasar. Audit yang ditingkatkan dan pelaporan cadangan secara real-time dapat mengurangi kekhawatiran yang terus-menerus mengenai posisi keuangan USDT.
| DISCLAIMER: Informasi di situs web ini disediakan sebagai komentar pasar umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Kami mendorong Anda untuk melakukan riset sendiri sebelum berinvestasi. |
Sumber: https://coincu.com/news/sp-global-downgrades-usdt-stability/


