Tether Investments telah bergabung dalam putaran pendanaan senilai €70 juta untuk Generative Bionics, sebuah perusahaan yang berasal dari Institut Teknologi Italia.
Menurut pengumuman tersebut, langkah ini bertujuan untuk mempercepat pekerjaan pada robot humanoid dan sistem AI Fisik yang dibangun untuk penggunaan industri.
Kesepakatan ini membawa modal swasta ke proyek yang berkembang dari dua dekade penelitian universitas dan tim besar insinyur.
Berdasarkan laporan, Generative Bionics mengambil langsung dari dua dekade kerja robotika di IIT. Perusahaan mengklaim sekitar enam puluh prototipe humanoid canggih telah dikembangkan dan diuji selama periode tersebut.
Perusahaan telah mengumpulkan sekitar 70 insinyur dan ilmuwan AI dari IIT ke dalam tim teknis intinya. Tim tersebut dikatakan membawa pengalaman gabungan lebih dari 600 tahun dalam robotika fisik dan pekerjaan AI terkait. Perusahaan juga memegang lisensi eksklusif untuk teknologi kunci yang diciptakan di institut tersebut.
Pendanaan Tether akan mendukung pengembangan AI edge, validasi industri, dan fasilitas produksi pertama. Generative Bionics sedang mempersiapkan program penerapan industri awal yang diharapkan akan diumumkan pada awal 2026.
Laporan menunjukkan bahwa perusahaan bermaksud menempatkan robot di bidang manufaktur, logistik, kesehatan, ritel, dan area lain di mana mesin seperti manusia dapat membantu dengan tugas berulang atau berisiko. Konsep humanoid lengkap pertama dari Generative Bionics akan ditampilkan di CES di Las Vegas.
Tether Investments, yang berbasis di El Salvador, mengatakan menggunakan keuntungan dan cadangan untuk mendukung teknologi yang menghubungkan sistem digital dengan infrastruktur fisik.
Langkah terbaru perusahaan termasuk mendanai pekerjaan pada antarmuka otak-komputer melalui Blackrock Neurotech dan bekerja sama dengan Northern Data dan Rumble untuk membangun jaringan komputasi global 20.000-GPU untuk pengembangan AI terbuka dan berfokus pada privasi.
Menurut pengumuman tersebut, kesepakatan Generative Bionics adalah bagian dari dorongan yang lebih luas ke dalam sistem fisik yang melengkapi perangkat lunak dan komputasi.
Investasi ini juga menandakan pergeseran oleh perusahaan besar terkait stablecoin ke arah taruhan industri jangka panjang. Tether mempresentasikan ini sebagai cara untuk memperluas jejaknya di luar alat keuangan dan ke area yang dapat memberikan utilitas praktis di dunia nyata.
Meskipun demikian, kritikus akan menunjukkan bahwa robotika membutuhkan modal yang besar, dan mengubah prototipe penelitian menjadi mesin yang andal dan tersertifikasi untuk tempat kerja sehari-hari adalah sulit dan lambat.
Potensi Pasar Dan RisikoAnalis yang dikutip dalam pengumuman memperkirakan sektor robotika humanoid bisa mencapai lebih dari €200 miliar pada 2035 dan mungkin mencapai hingga €5 triliun pada 2050.
Angka-angka tersebut menunjukkan mengapa pemerintah, universitas, dan kelompok swasta berlomba untuk mengkomersialkan robot canggih.
Gambar unggulan dari Unsplash, grafik dari TradingView


