Indeks KOSPI Korea Selatan merupakan salah satu indeks pasar saham dengan kinerja terbaik secara global di tahun 2025 karena melonjak 75,53% dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Indeks ini diperdagangkanIndeks KOSPI Korea Selatan merupakan salah satu indeks pasar saham dengan kinerja terbaik secara global di tahun 2025 karena melonjak 75,53% dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Indeks ini diperdagangkan

Inilah mengapa Indeks KOSPI melonjak 75% di tahun 2025

Indeks KOSPI Korea Selatan merupakan salah satu patokan pasar saham dengan kinerja terbaik secara global pada tahun 2025 karena melonjak sebesar 75,53% dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Indeks ini diperdagangkan pada KRW 4.215, naik 85% dari level terendahnya tahun ini. 

Alasan di balik reli Indeks KOSPI

Ada beberapa pendorong penting untuk Indeks Komposit KOSPI tahun ini. Yang pertama dan paling menonjol datang dari Lee Jae-myung, presiden negara tersebut yang berjanji untuk mendorongnya mencapai KRW 5.000 selama masa jabatannya. 

Sebagai bagian dari rencananya, ia mencatat bahwa negara akan menerapkan beberapa kebijakan untuk mendorong pasar saham. Kebijakan-kebijakan ini termasuk reformasi tata kelola perusahaan yang bertujuan menghilangkan diskon Korea Selatan. 

Diskon ini mengacu pada undervaluasi kronis saham-saham Korea Selatan dibandingkan dengan rekan-rekannya. Memang, diskon ini masih ada, dengan indeks memiliki rasio harga terhadap pendapatan (P/E) sebesar 17 dibandingkan dengan Indeks S&P 500 yang sebesar 22.

Indeks Komposit KOSPI juga mendapat manfaat dari booming yang sedang berlangsung di industri kecerdasan buatan (AI). Booming ini telah mengangkat beberapa perusahaan yang menawarkan produk di industri tersebut. Misalnya, saham Samsung Electronics melonjak 127% tahun ini.

SK Hynix, perusahaan lain di industri teknologi, melonjak, dengan kapitalisasi pasarnya melompat menjadi lebih dari $306 miliar. Lonjakan ini bertepatan dengan pesaing utamanya, seperti Western Digital dan Micron, yang merupakan peraih keuntungan terbesar dalam Indeks S&P 500. 

Indeks KOSPI juga melonjak setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan. Donald Trump mengurangi tarif menjadi 15% dari sebelumnya 25%, sementara Korea Selatan berjanji untuk menginvestasikan $350 miliar dalam aset AS. Area fokus investasi ini akan berada di industri perkapalan, semikonduktor, dan infrastruktur. 

Meskipun tarif 15% masih tergolong tinggi, kesepakatan tersebut membantu mengurangi ketegangan yang ada antara kedua negara. Korea Selatan sekarang berharap bahwa Mahkamah Agung AS akan menganggap tarif 15% tersebut ilegal. 

Tindakan oleh Bank Sentral Korea Selatan juga berdampak pada Indeks KOSPI. Bank sentral memangkas suku bunga empat kali, menurunkan suku bunga acuan menjadi 2,5%. 

Yang paling penting, para pejabat menunjukkan kemungkinan pemotongan lebih lanjut pada tahun 2026, dengan alasan ekonomi yang melambat. Meski demikian, imbal hasil obligasi negara terus naik meskipun ada pemotongan suku bunga. Imbal hasil sepuluh tahun naik menjadi 3,385% dari level terendah tahun ini sebesar 2,5%.

Analisis teknikal Indeks Komposit KOSPI

kospi indexGrafik Indeks KOSPI | Sumber: TradingView

Grafik harian menunjukkan bahwa Indeks KOSPI telah berada dalam tren naik yang kuat tahun ini. Indeks ini mengakhiri tahun di KRW 4.215, titik tertingginya pada 3 November. 

Indeks tetap berada di atas semua rata-rata bergerak dan level resistance kunci di $3.835, titik terendahnya pada bulan November tahun ini. Indeks tetap berada di atas semua rata-rata bergerak.

Indikator Relative Strength Index (RSI) dan MACD terus naik. Oleh karena itu, indeks kemungkinan akan terus naik di tahun mendatang karena bulls menargetkan target kunci di KRW 5.000. Pandangan ini akan dikonfirmasi jika bergerak di atas resistance di KRW 4.223 karena ini akan membatalkan pola double-top.

Postingan Inilah mengapa Indeks KOSPI melonjak 75% pada tahun 2025 pertama kali muncul di Invezz

Peluang Pasar
Logo WHY
Harga WHY(WHY)
$0.000000015
$0.000000015$0.000000015
+17.27%
USD
Grafik Harga Live WHY (WHY)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.