PESO FILIPINA jatuh ke rekor terendah P59,44 per dolar pada penutupan hari Rabu, gagal mempertahankan dukungan yang terlihat akhir tahun lalu karena permintaan dolar AS yang meningkat kembaliPESO FILIPINA jatuh ke rekor terendah P59,44 per dolar pada penutupan hari Rabu, gagal mempertahankan dukungan yang terlihat akhir tahun lalu karena permintaan dolar AS yang meningkat kembali

Peso Merosot ke Rekor Terendah P59,44:$1

Oleh Aaron Michael C. Sy, Reporter

PESO FILIPINA jatuh ke rekor terendah P59,44 per dolar pada penutupan Rabu, gagal mempertahankan dukungan yang terlihat pada akhir tahun lalu karena permintaan terbarui untuk greenback di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Mata uang lokal melemah sebesar 9,9 sentavo dari penutupan Selasa di 59,341, menurut data Bankers Association of the Philippines yang dipublikasikan di situs webnya. Penutupan ini memecahkan rekor terendah sebelumnya sebesar P59,355 pada 7 Januari.

Peso dibuka lebih lemah pada sesi perdagangan Rabu di P59,38 terhadap dolar. Posisi terbaik intraday berada di P59,35, sementara posisi terburuk berada di P59,45 terhadap greenback.

Dolar yang diperdagangkan turun sedikit menjadi $951 juta pada Rabu dari $999,2 juta pada Selasa.

Permintaan untuk greenback terus berlanjut pada Rabu di tengah kekhawatiran geopolitik yang muncul dari tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald J. Trump terhadap Iran dan mitra dagangnya, kata seorang trader melalui telepon.

Trader tersebut juga menyebutkan meningkatnya taruhan pemotongan suku bunga yang lebih sedikit oleh Federal Reserve AS tahun ini.

Ini karena pemerintahan Trump mengancam Ketua Fed Jerome H. Powell dengan dakwaan pidana atas kesaksiannya di hadapan Senat AS mengenai renovasi markas besar Fed di Washington, D.C.

Peso juga tertahan oleh penurunan target belanja infrastruktur pemerintah daerah untuk tahun ini, kata Chief Economist Rizal Commercial Banking Corp. Michael L. Ricafort dalam pesan Viber.

Department of Budget and Management memangkas target belanja infrastruktur menjadi 4,3% dari produk domestik bruto (PDB) tahun ini dari sebelumnya 5,1% menyusul lemahnya belanja pemerintah dan pertumbuhan ekonomi tahun lalu karena skandal pengendalian banjir.

Target yang lebih rendah diterjemahkan menjadi sekitar P1,3 triliun dalam pengeluaran infrastruktur, kata Penjabat Sekretaris Anggaran Rolando U. Toledo pada Selasa.

Mr. Ricafort mencatat bahwa peso bergerak dalam kisaran yang sudah familiar pada Rabu, menandakan kemungkinan intervensi dari bank sentral.

"Sejauh ini, sinyal-sinyalnya konsisten bahwa [Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) telah] melakukan intervensi dalam beberapa bulan terakhir dan setidaknya selama lebih dari tiga tahun. Jadi, ini adalah level yang familiar karena rekor tertinggi sebelumnya selama lebih dari tiga tahun adalah P59," katanya kepada Money Talks with Cathy Yang di One News pada Rabu. 

Chief Executive Officer AIA Investment Management Philippines Angie L. Pacis mengatakan dalam program yang sama bahwa peso dapat menguji level P62 karena meningkatnya perbedaan suku bunga antara Filipina dan AS.

"Kami sebenarnya dari kubu yang, untuk saat ini, berdasarkan apa yang kami lihat, mungkin pemotongan suku bunga di Februari sebenarnya diragukan, hanya karena BSP sudah berada dalam kisaran target [inflasi] 2-4% mereka," katanya.

Gubernur BSP Eli M. Remolona, Jr. mengatakan pekan lalu bahwa pemotongan suku bunga pada pertemuan Monetary Board 19 Februari "masih mungkin" tetapi "tidak mungkin terjadi." Dia juga mencatat bahwa BSP mendekati akhir siklus pelonggaran mereka.

Monetary Board telah melakukan pengurangan 200 basis poin sejak Agustus 2024, membawa suku bunga kebijakan ke level terendah lebih dari tiga tahun sebesar 4,5%.

Untuk Kamis, trader mengatakan pelaku pasar akan menunggu perkembangan dengan panggilan pengadilan Mr. Trump terhadap Mr. Powell.

Peso juga dapat tertekan oleh data inflasi produsen AS yang diperkirakan tetap tinggi dan dapat lebih lanjut memicu ekspektasi Fed yang hawkish, tambah trader tersebut. Data akan dirilis semalam.

Trader memperkirakan peso bergerak antara P59,20 dan P59,60 per dolar pada Kamis, sementara Mr. Ricafort memperkirakan akan berkisar dari P59,35 hingga P59,55.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.