RUU struktur pasar yang diusulkan, dikenal sebagai CLARITY Act, telah memicu perdebatan di antara eksekutif dan pendukung mata uang kripto. Sementara beberapa pemimpin mendukung upayanya untuk menetapkan regulasi yang lebih jelas, yang lain, termasuk Coinbase, telah menyatakan keberatan yang signifikan, mengutip kekhawatiran atas potensi berlebihan dan pembatasan yang dapat menghambat inovasi.
Ticker yang disebutkan: $BTC, $ETH
Sentimen: Campur / Hati-hati optimis
Dampak harga: Netral — Reli Bitcoin baru-baru ini menunjukkan optimisme investor meskipun ada ketidakpastian regulasi.
Ide trading (Bukan Nasihat Keuangan): Tahan — Tunggu sinyal regulasi yang lebih jelas sebelum melakukan langkah signifikan.
Konteks pasar: Diskusi mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas di ruang kripto, dengan pasar bereaksi terhadap perkembangan regulasi dan potensi pergeseran kebijakan.
CLARITY Act telah menjadi titik fokus diskusi dalam komunitas kripto, terutama setelah Coinbase mengumumkan akan menarik dukungan untuk RUU dalam draf saat ini. Perusahaan mengkritik legislasi karena mengandung banyak masalah, termasuk larangan de facto pada ekuitas yang ditokenisasi, pembatasan pada keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan ketentuan yang memberikan pemerintah akses tidak terbatas ke catatan keuangan.
Tokoh industri lain, seperti Ryan Rasmussen dari Bitwise Invest, mengulangi kekhawatiran, menekankan bahwa RUU tersebut dapat berdampak buruk pada tokenisasi, stablecoin, DeFi, dan inovasi secara keseluruhan. Ahli hukum seperti Jake Chervinsky juga menyoroti potensi amandemen selama proses legislatif untuk memperbaiki RUU sebelum menjadi undang-undang.
Meskipun ada perbedaan pendapat, beberapa pemimpin industri mendukung kemajuan RUU, dengan alasan bahwa kejelasan regulasi yang cepat sangat penting untuk mempertahankan keunggulan kompetitif AS.
Sementara itu, Bitcoin terus menunjukkan ketahanan, dengan reli baru-baru ini didorong oleh minat ETF yang diperbarui dan harapan untuk kerangka regulasi yang lebih jelas. Menurut CEO OKX Singapura Gracie Lin, momentum naik mata uang kripto menunjukkan bahwa pasar sering kali lebih cepat dari pembuat kebijakan dalam menetapkan harga hasil potensial.
Bitcoin sempat melonjak melewati $97.600 tetapi kemudian menetap di sekitar $96.350, menyoroti kepercayaan investor yang berkelanjutan meskipun ada perdebatan legislatif yang sedang berlangsung. Para ahli mencatat bahwa kinerja mata uang kripto tetap terkait erat dengan diskusi regulasi yang berkembang dan kondisi makroekonomi.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Industri Kripto Terpecah Atas RUU CLARITY Act: Dampak pada Struktur Pasar di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.


