- Kontroversi perutean biaya Aave memicu penurunan kapitalisasi pasar sebesar $500 juta.
- Kekhawatiran komunitas meningkat terkait sentralisasi dan perutean pendapatan.
- Investor besar tetap optimis, meningkatkan kepemilikan AAVE mereka.
Kontroversi Perutean Biaya Aave dan Reaksi Pasar
Kekacauan tata kelola Aave terkait alokasi biaya swap menyebabkan kerugian kapitalisasi pasar sebesar $500 juta, menyoroti ketegangan internal saat tokoh-tokoh kunci Stani Kulechov dan Marc Zeller berselisih.
Perselisihan ini menggarisbawahi tantangan tata kelola dalam DeFi, mempengaruhi nilai pasar Aave secara signifikan, karena transaksi whale menjembatani kekhawatiran komunitas dan kepercayaan terhadap stabilitas protokol.
Peristiwa Terkini
Perselisihan perutean biaya terkini yang melibatkan Aave Labs telah menyebabkan reaksi pasar yang signifikan. Ketidaksepakatan publik mengenai perutean biaya swap memicu penurunan tajam dalam nilai pasar AAVE, mencerminkan kekhawatiran komunitas terhadap sentralisasi. Marc Zeller, Delegasi DAO Aave, mengatakan, "Sangat mengkhawatirkan bahwa biaya swap dari integrasi CoW Swap dialihkan ke dompet Aave Labs alih-alih perbendaharaan DAO; ini terasa seperti 'privatisasi terselubung.'"
Tokoh-tokoh kunci seperti Stani Kulechov dan Marc Zeller sangat penting dalam perselisihan ini. Kulechov membeli token AAVE senilai $10-15 juta, sementara Zeller mengungkapkan perutean biaya ke Aave Labs, memicu ketakutan akan privatisasi dalam komunitas Aave.
Dampak Pasar dan Respons Investor
Kontroversi ini mempengaruhi harga AAVE, menyebabkan penurunan hampir 19,5% dalam seminggu. Namun, akumulasi whale diamati selama periode ini, menunjukkan optimisme investor meskipun terjadi gejolak pasar.
Modal pasar AAVE turun secara signifikan, kehilangan sekitar $500 juta dalam kapitalisasi pasar. Situasi ini menyoroti keseimbangan yang rumit antara desentralisasi dan kontrol terpusat dalam protokol DeFi seperti Aave.
Tata Kelola dan Implikasi Masa Depan
Perselisihan ini memiliki implikasi di luar efek pasar langsung, berpotensi berdampak pada model tata kelola DeFi. Ketegangan antara entitas terpusat dan DAO dapat mengubah dinamika industri karena para pemangku kepentingan menuntut proses tata kelola yang jelas. Nandy membagikan wawasan tentang perilaku pasar terkini dalam konteks peristiwa-peristiwa ini.
Secara historis, kekhawatiran sentralisasi serupa telah menyebabkan volatilitas pasar. Perdebatan ini dapat mendorong perubahan dalam strategi tata kelola, karena data menunjukkan desentralisasi berkontribusi pada stabilitas, arah yang mungkin lebih disukai oleh banyak pemangku kepentingan.


