Vietnam mulai menerima aplikasi lisensi bursa kripto, memperkenalkan aturan modal ketat $400 juta dan standar operasional.
Vietnam telah resmi membuka aplikasi untuk bursa cryptocurrency, mengikuti Resolusi Pemerintah No. 05/2025/NQ-CP. Akibatnya, Komisi Sekuritas Negara mengeluarkan prosedur komprehensif bersama Kementerian Keuangan.
Program ini menciptakan struktur percontohan untuk perdagangan aset digital yang terkontrol. Ini melindungi investor dan memperkuat reputasi platform berlisensi di Asia Tenggara.
Modal dasar tunggal minimal VND 10 triliun, atau sekitar $400 juta, diperlukan oleh program lisensi. Selain itu, hanya perusahaan Vietnam yang memenuhi syarat, dan kepemilikan asing dibatasi hingga 49% dari total modal.
Bacaan Terkait: Vietnam akan Mengeluarkan Lisensi Bursa Kripto Pertama Sebelum 2026 | Live Bitcoin News
Selain itu, investor institusional akan diminta untuk menyumbang setidaknya 65 persen dari modal, dan setidaknya dua investor, termasuk bank atau perusahaan teknologi, akan menyumbang 35 persen sisanya.
Para pemohon diharuskan memiliki kantor pusat terdaftar di Vietnam dan staf manajemen yang kompeten. Mereka juga perlu menggunakan sistem IT yang memenuhi tingkat keamanan Level 4 untuk melindungi platform perdagangan.
Selain itu, pemerintah mewajibkan bahwa semua transaksi perdagangan dan pembayaran hanya dalam Dong Vietnam (VND). Regulasi ini mempromosikan kontrol regulasi yang efektif dan mengurangi risiko sistemik.
Selain itu, hanya ada lima bursa yang mungkin memenuhi persyaratan ketat ini. Oleh karena itu, regulator akan mengawasi operasi dengan ketat sebelum lisensi lebih lanjut dikeluarkan.
Hambatan modal yang menarik akan membatasi masuk pada awalnya, sedangkan platform yang disetujui akan mendapatkan kredibilitas dan kepercayaan investor yang meningkat. Berbagai bank lokal telah menunjukkan minat besar untuk bergabung ke pasar.
Pemberi pinjaman besar Vietnam seperti Military Bank (MBBank) dan Techcombank akan bertujuan memenuhi setiap kondisi lisensi. Selain itu, mereka bertujuan memperluas layanan aset digital dalam kerangka ini untuk menyediakan peluang investasi yang lebih aman.
Oleh karena itu, keterlibatan mereka kemungkinan akan membawa lebih banyak investor dan ekspansi pasar. Para ahli menunjukkan bahwa dukungan institusional yang kuat akan menstabilkan industri cryptocurrency dan mendorong pertumbuhan yang lambat.
Di bawah regulasi yang ketat, pemerintah berfokus pada pencapaian keseimbangan antara inovasi keuangan dan perlindungan investor. Melalui persyaratan modal institusional dan operasi yang aman, otoritas berupaya mencapai stabilitas dan merangsang pembangunan yang bertanggung jawab.
Selain itu, pembatasan kepemilikan asing menjamin kontrol lokal tetapi bertindak sebagai investasi internasional yang selektif. Langkah-langkah ini menyediakan lingkungan pengujian pasar yang terkontrol dan pelacakan operasional.
Arsitektur ini juga memfasilitasi tokenisasi aset tradisional, yang membuka kemungkinan layanan keuangan baru berbasis blockchain. Kejelasan regulasi oleh karena itu dapat menarik investor asing bahkan dengan adanya keterbatasan kepemilikan.
Regulator akan meneliti bursa berlisensi untuk memastikan mereka memenuhi standar keamanan dan persyaratan operasional, sebelum pertumbuhan yang lebih luas. Sikap hati-hati ini, diprediksi oleh analis, akan menciptakan kepercayaan jangka panjang.
Proyek lisensi kripto di Vietnam secara keseluruhan merupakan langkah pasti menuju pasar aset digital yang teregulasi. Otoritas menetapkan standar tinggi di kawasan dengan persyaratan modal VND 10 triliun, batasan kepemilikan, dan standar operasional. Pelaku pasar sekarang melacak aplikasi, dan hasil lisensi akan sangat menentukan masa depan cryptocurrency Vietnam.
Postingan Vietnam Membuka Lisensi Bursa Kripto Dengan Aturan Modal $400 Juta muncul pertama kali di Live Bitcoin News.


