Plasma, jaringan blockchain Layer-1 yang baru diluncurkan dan berfokus pada peningkatan kecepatan, efisiensi biaya, dan keandalan pembayaran stablecoin global, telah mengumumkan integrasi NEAR Intents ke dalam ekosistemnya. Langkah ini memperkenalkan lapisan baru routing swap lintas rantai langsung ke dalam infrastruktur Plasma yang berfokus pada stablecoin. Integrasi ini mencerminkan strategi lebih luas Plasma dalam mengatasi inefisiensi yang telah berlangsung lama dalam keuangan terdesentralisasi, terutama yang terkait dengan transfer stablecoin di berbagai jaringan blockchain.
NEAR Intents adalah protokol routing dan perdagangan multichain yang dibangun di atas NEAR Protocol. Protokol ini dirancang berdasarkan konsep abstraksi rantai, yang bertujuan menghilangkan kompleksitas teknis dari interaksi pengguna dengan sistem terdesentralisasi. Alih-alih mengharuskan pengguna memahami dan mengelola kerumitan berbagai blockchain, NEAR Intents memungkinkan transaksi dieksekusi melalui intent tingkat tinggi yang menentukan hasil yang diinginkan daripada langkah-langkah rinci.
Protokol NEAR Intents beroperasi sebagai router multichain yang mengurangi kebutuhan akan tindakan manual yang biasanya terkait dengan aktivitas lintas rantai. Tindakan ini sering mencakup menjembatani token antar jaringan, mengelola biaya gas di beberapa blockchain, dan menangani beberapa dompet atau aplikasi terdesentralisasi. Dengan mengabstraksi proses-proses ini, protokol meningkatkan pengalaman DeFi secara keseluruhan dan menurunkan hambatan teknis bagi pengguna individu maupun perusahaan.
Dengan integrasi yang kini aktif, pengguna Plasma mendapatkan akses ke swap berbasis intent dan terabstraksi rantai dalam lingkungan blockchain Plasma. Hal ini memungkinkan pemegang stablecoin untuk memindahkan aset antara Plasma dan jaringan blockchain lain yang didukung dengan lebih efisien. Proses ini menghilangkan alur kerja multi-langkah yang secara tradisional membuat transfer stablecoin lintas rantai menjadi lambat, mahal, dan rawan kesalahan.
Plasma dikembangkan sebagai blockchain Layer-1 yang secara khusus dioptimalkan untuk pembayaran stablecoin, area yang telah mengalami pertumbuhan pesat seiring dolar digital menjadi lebih banyak digunakan dalam perdagangan global. Meskipun stablecoin sudah menjadi salah satu kasus penggunaan paling menonjol dalam DeFi, banyak blockchain yang ada tidak dirancang untuk mendukung skala, kecepatan, dan persyaratan biaya yang terkait dengan transaksi stablecoin bervolume tinggi.
Jaringan Plasma direkayasa untuk menangani pembayaran stablecoin skala besar dengan waktu penyelesaian yang cepat dan biaya transaksi yang rendah. Jaringan ini juga mendukung lingkungan EVM (Ethereum Virtual Machine) dan non-EVM, memungkinkannya untuk beroperasi dengan berbagai ekosistem blockchain. Sejak peluncurannya pada 25 September 2025, Plasma telah mengakumulasi total value locked sekitar $3,20 miliar, menurut data dari DeFiLlama. Pertumbuhan ini menyoroti meningkatnya permintaan akan infrastruktur yang disesuaikan untuk kasus penggunaan stablecoin global, termasuk pembayaran lintas batas dan penyelesaian dolar digital.
Melalui integrasinya dengan NEAR Intents, Plasma menghilangkan hambatan yang sebelumnya memisahkan likuiditas on-chain-nya dari jaringan blockchain utama lainnya. Pengguna kini dapat menukar stablecoin dari lebih dari 25 blockchain yang didukung oleh NEAR Intents langsung ke Plasma tanpa menavigasi beberapa platform. Perkembangan ini memungkinkan aliran likuiditas yang lebih lancar dan meningkatkan efisiensi modal di seluruh lanskap DeFi yang lebih luas.
Kolaborasi ini juga mengurangi hambatan operasional dengan menghilangkan kebutuhan pengguna untuk mengelola beberapa dompet atau mengandalkan layanan bridging eksternal. Sebaliknya, transaksi dieksekusi berdasarkan intent yang ditentukan pengguna, dengan sistem yang mendasari menangani routing dan eksekusi secara otomatis.
Kemitraan antara Plasma dan NEAR Intents merupakan langkah penting menuju ekosistem keuangan terdesentralisasi yang lebih ramah pengguna dan dapat diskalakan. Dengan menggabungkan infrastruktur Layer-1 yang dioptimalkan stablecoin Plasma dengan teknologi abstraksi rantai NEAR Intents, integrasi ini mendukung model DeFi yang memprioritaskan kesederhanaan, keamanan, dan interoperabilitas.
Karena stablecoin terus memainkan peran sentral dalam keuangan digital, solusi yang menyederhanakan pergerakan lintas rantai dan mengurangi kompleksitas diharapkan mendapatkan adopsi yang lebih luas. Integrasi Plasma dan NEAR Intents menandakan pergeseran menuju infrastruktur yang memungkinkan pengguna dan bisnis berinteraksi dengan jaringan terdesentralisasi secara lebih intuitif, tanpa mengorbankan kinerja atau keamanan.
Postingan Plasma Integrates NEAR Intents to Streamline Stablecoin Swaps pertama kali muncul di CoinTrust.

Kebijakan
Bagikan
Bagikan artikel ini
Salin tautanX (Twitter)LinkedInFacebookEmail
Days of our market structure bills: State of

