RUU Senat Oklahoma 2064 mengizinkan pegawai negeri dan bisnis untuk menerima pembayaran Bitcoin tanpa mengklasifikasikannya sebagai alat pembayaran yang sah, diperkenalkan oleh Senator Dusty Deevers. Bendahara Negara harus mencari pemroses pembayaran Bitcoin paling lambat 1 Januari 2027.
Pembuat undang-undang Oklahoma telah mengusulkan legislasi yang akan memungkinkan pegawai negeri dan bisnis untuk menerima pembayaran Bitcoin pada 1 November 2026.
Legislasi yang diusulkan menandai langkah signifikan dalam adopsi cryptocurrency di Oklahoma, berpotensi mempengaruhi tindakan serupa di negara bagian lain. Tidak ada reaksi pasar langsung yang diamati.
RUU Senat Oklahoma 2064, yang diperkenalkan oleh Senator Dusty Deevers, berupaya untuk mengotorisasi pembayaran Bitcoin tanpa mengklasifikasikannya sebagai alat pembayaran yang sah. RUU tersebut mengharuskan Bendahara Negara untuk mengamankan pemroses Bitcoin pada tahun 2027. Pegawai negeri, bisnis, dan individu akan dapat menerima Bitcoin, namun cryptocurrency tersebut tidak ditetapkan sebagai alat pembayaran yang sah.
Legislasi yang diusulkan dapat berdampak signifikan pada pegawai negeri dan vendor dengan memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam metode pembayaran. Tidak ada alokasi dana atau keterlibatan institusional yang telah diidentifikasi, hanya berfokus pada penggunaan Bitcoin.
RUU ini dapat mendorong pertumbuhan penggunaan Bitcoin di Oklahoma, menawarkan sumber pendapatan baru. Hal ini sejalan dengan tren yang terlihat di negara bagian lain, seperti New Hampshire dan Texas, yang mengeksplorasi cadangan Bitcoin dan strategi investasi. Masih harus dilihat bagaimana proposal Oklahoma akan mempengaruhi industri teknologi yang lebih luas atau regulasi keuangan.
Hasil potensial termasuk peningkatan adopsi mata uang digital dan kemungkinan pergeseran dalam kerangka regulasi. Proposal ini saat ini tidak membahas cryptocurrency lain atau produk keuangan tetapi dapat membuka pintu untuk ekspansi di masa depan.


