Michael Saylor mengisyaratkan pembelian Bitcoin lainnya saat BTC turun di bawah $88K, memperkuat pendekatan akumulasi jangka panjang Strategy di tengah volatilitas pasar.
Michael Saylor kembali memicu spekulasi pasar Bitcoin setelah memposting pesan misterius di media sosial. Ketua eksekutif Strategy membagikan "Unstoppable Orange" saat Bitcoin sempat turun di bawah $88.000 untuk menarik perhatian langsung.
Secara historis, pesan seperti itu mendahului pembelian Bitcoin korporat yang sebenarnya. Oleh karena itu, investor sangat memperhatikan pergerakan harga dan sinyal on-chain setelah postingan tersebut.
Pada 25 Januari 2026, harga Bitcoin berkisar antara $88.600 hingga $89.800. Ini berdasarkan penurunan harian sekitar 0,72% dari data pasar.
Meskipun terjadi penurunan, postingan Saylor menyampaikan rasa percaya diri, bukan kehati-hatian. Akibatnya, ada spekulasi tentang akuisisi Bitcoin lain yang akan segera dilakukan oleh Strategy.
Bacaan Terkait: Saylor Menyerang Lagi: Strategy Membeli 22.305 BTC di Tengah Penurunan Harga Bitcoin | Live Bitcoin News
Pembelian signifikan terakhir yang dikonfirmasi perusahaan adalah pada 20 Januari 2026. Saat itu, Strategy mengakuisisi 22.305 BTC sekitar $2,13 miliar.
Akuisisi tersebut telah memperkuat model akumulasi agresif Strategy. Sejak 2020, perusahaan terus meningkatkan kepemilikan di treasury Bitcoin-nya.
Pendekatan Saylor didasarkan pada ide memanfaatkan pasar modal untuk membeli Bitcoin. Secara khusus, perusahaan menerbitkan instrumen ekuitas dan utang untuk melakukan pembelian.
Pola ini telah menjadi familiar bagi para pelaku pasar. Akibatnya, setiap isyarat cenderung menyebabkan volatilitas jangka pendek di pasar kripto dan ekuitas.
Penurunan Bitcoin di bawah $88.000 telah disertai dengan konsolidasi pasar secara umum. Trader menganggap pergerakan itu sebagai koreksi normal, bukan pembalikan tren.
Strategy saat ini adalah investor korporat Bitcoin terbesar di seluruh dunia. Strategi treasury-nya telah mengubah partisipasi institusional dalam aset digital.
Strategi akumulasi perusahaan terdiri dari ekspansi eksposur yang konstan. Oleh karena itu, risiko neraca meningkat sebanding dengan volatilitas harga Bitcoin.
Respons pasar terhadap pembelian Strategy secara tradisional beragam. Terkadang, pengumuman meningkatkan sentimen, sementara di waktu lain, volatilitas meningkat.
Investor ekuitas terkadang khawatir dengan tingkat leverage. Namun Saylor tetap terus mempertahankan model sebagai penciptaan nilai jangka panjang.
Dia memiliki pandangan yang sangat bullish tentang pergerakan harga Bitcoin di masa depan. Perlu dicatat bahwa Saylor telah memperkirakan bahwa Bitcoin bisa bernilai $150.000 pada akhir 2026.
Lebih dari itu, dia menyarankan valuasi pada akhirnya bisa mencapai jutaan. Proyeksi ini mendukung cara komunikasinya yang didasarkan pada keyakinan.
Namun, kondisi pasar umum masih mempengaruhi kinerja jangka pendek. Kenaikan suku bunga dan ketidakpastian makro adalah faktor risiko utama.
Meskipun demikian, Strategy terus melakukan pembelian dengan menjual saham. Baik penawaran ekuitas biasa maupun preferen membantu pipeline akuisisinya.
Model pembiayaan ini memungkinkan untuk terus mengakumulasi tanpa harus menjual kepemilikan Bitcoin. Akibatnya, strategi treasury tidak ada hentinya.
Pesan Saylor sering kali melanjutkan diskusi seputar adopsi Bitcoin korporat. Akibatnya, setiap isyarat menjadi titik fokus narasi pasar.
Secara keseluruhan, postingan "Unstoppable Orange" terbaru konsisten dengan perilaku masa lalu. Ini merupakan indikasi bahwa Strategy segera dapat mengkonfirmasi pembelian Bitcoin lainnya.
Postingan Saylor Menandakan Pembelian Bitcoin Baru saat BTC Turun di Bawah $88K muncul pertama kali di Live Bitcoin News.


