Cryptoharian – Salah satu analis mata uang kripto di media sosial X, dengan nama akun yang dikenal sebagai ‘Crypto Nova’ memberikan pandangan terbarunya mengenaCryptoharian – Salah satu analis mata uang kripto di media sosial X, dengan nama akun yang dikenal sebagai ‘Crypto Nova’ memberikan pandangan terbarunya mengena

Analis: Koreksi Bitcoin Lebih Mirip 2019, Bukan Bear Market 2018 atau 2022

Cryptoharian – Salah satu analis mata uang kripto di media sosial X, dengan nama akun yang dikenal sebagai ‘Crypto Nova’ memberikan pandangan terbarunya mengenai pergerakan menurun dari harga Bitcoin (BTC).

Dalam salah satu postingan terbarunya, Nova .menilai bahwa jika Bitcoin mengalami penurunan hingga area US$ 70.000 – 74.000, maka lebih masuk akal dibaca sebagai upaya mencari dasar (bottom), dan bukan sinyal bahwa harga akan terus jatuh jauh lebih dalam.

“Perdebatan yang menyebut tembusnya US$ 74.000 sebagai ‘konfirmasi bear market’ sering terlambat, karena konfirmasi itu sering muncul ketika Bitcoin sudah turun sekitar US$ 50.000 dari puncaknya,” ungkap Nova.

Nova menyoroti konteks historis yang kerap luput. Di kisaran tersebut, Bitcoin pada dasarnya kembali ke puncak siklus sebelumnya, level yang berkali-kali berperan sebagai area dukungan kuat dalam sejarah pergerakan harga.

Karena itu, ia lebih memilih memetakan kemungkinan pembalikan tren lebih awal, alih-alih menunggu sinyal yang dinilai ‘terlalu terlambat’ di timeframe bulanan.

“Pergerakan harian dan mingguan biasanya memberi petunjuk lebih cepat sebelum narasi ‘konfirmasi’ ramai,” ujarnya.

Baca Juga: Analis yang Biasanya Optimis pada Pasar Kripto Kini Mendadak Pesimis, Apa yang Ditemukan?

Akan tetapi, dia juga memberikan catatan penting, yakni ia tidak melihat fase ini akan meniru bear market besar seperti 2018 atau 2022. Dalam skenario dasarnya, koreksi kali ini lebih mirip pada pola 2019, yang dianggap lebih ringan dari sisi magnitudo, dan lebih singkat dari sisi durasi.

Dirinya juga mengaitkan hal tersebut dengan konsep diminishing corrections, bahwa penurunan 70-80 persen tidak bisa selamanya terjadi seperti jam kerja yang berulang persis sama setiap siklus. Dalam kerangka ini, Nova menilai pasar tidak harus kembali ke area US$ 40.000 – US$ 50.000 seperti yang dikhawatirkan para investor dan trader.

Kendati demikian, Nova juga tidak mengklaim bahwa penurunan ke kisaran US$ 70.000 pasti terjadi. Ia menyebut level tersebut sebagai skenario target dasar jika tren turun terus berlanjut.

“Yang jelas, saya akui kalau saya tidak menyukai aksi harga Bitcoin belakangan ini. Sistem trading yang saya gunakan membuat saya memilih untuk menahan diri agar tidak menambah posisi besar sampai tren turun tersebut benar-benar mereda,” pungkas Nova.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.