Circle telah mengungkapkan rencana untuk meningkatkan infrastrukturnya pada tahun 2026, dengan tujuan mendorong penggunaan stablecoin secara luas di sektor perbankan. Perusahaan berfokus pada peningkatan sistemnya untuk menarik lebih banyak klien institusional. Dengan langkah ini, Circle bertujuan membuat produk stablecoinnya lebih mudah diakses dan efisien untuk penggunaan sehari-hari dalam pengaturan institusional.
Circle memprioritaskan transisi blockchain Arc dari testnet ke produksi, langkah besar menuju dukungan klien institusional. Arc, yang dirancang khusus untuk aplikasi perusahaan bervolume tinggi, akan memainkan peran sentral dalam meningkatkan kegunaan produk stablecoin Circle. Menurut Nikhil Chandhok, chief product and technology officer Circle, tujuannya adalah mempermudah institusi untuk menyimpan, memindahkan, dan memprogram dengan stablecoin Circle sebagai bagian dari aktivitas rutin mereka.
Circle juga berupaya memperkuat integrasi Arc dengan jaringan blockchain lainnya. Upaya ini akan membuat produk stablecoin Circle seperti USDC dan EURC lebih dapat digunakan secara luas, menjembatani kesenjangan antara sistem dan jaringan yang berbeda. Dengan meningkatkan dukungan lintas rantai, Circle bermaksud meningkatkan aksesibilitas dan utilitas stablecoin untuk penggunaan perusahaan.
Selain mengembangkan Arc, Circle memperluas jaringan pembayarannya untuk menyederhanakan penggunaan stablecoin dalam operasi bisnis. Tujuan perusahaan adalah memungkinkan institusi mengadopsi pembayaran stablecoin tanpa membangun infrastruktur mereka sendiri. Langkah ini merupakan bagian dari rencana Circle yang lebih besar untuk menjadikan stablecoin sebagai alat yang lebih praktis untuk tugas-tugas seperti pengiriman uang, manajemen treasury, dan pembayaran.
Inisiatif Circle bertujuan untuk menurunkan hambatan bagi perusahaan dalam mengadopsi teknologi stablecoin. Dengan menawarkan infrastruktur yang kuat, Circle berharap dapat mendorong lebih banyak bisnis untuk menggunakan produk stablecoinnya dalam transaksi keuangan mereka. Perubahan ini datang ketika institusi mencari metode yang aman dan teregulasi untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam operasi mereka.
Pada tahun 2025, pasar stablecoin mengalami pergeseran besar menyusul regulasi baru yang diperkenalkan di AS. Regulasi ini telah mendorong minat yang lebih besar dari bank dan institusi, membuka jalan bagi lebih banyak adopsi aset digital yang teregulasi. Circle memposisikan dirinya untuk memanfaatkan tren ini, dengan fokus pada pemenuhan permintaan yang meningkat untuk stablecoin di pasar institusional.
Investasi jangka panjang perusahaan dalam infrastruktur diharapkan membuat produk stablecoinnya lebih banyak diadopsi dan lebih mudah digunakan. Dengan meningkatkan alat untuk pengembang dan menciptakan integrasi yang lebih baik, Circle membuka jalan bagi lebih banyak institusi untuk mengadopsi produknya.
Postingan Circle Advances Arc Blockchain for Institutional Stablecoin Integration muncul pertama kali di Blockonomi.

