CEO Tesla Elon Musk melakukan serangkaian postingan online secara frenetik pada hari Sabtu untuk menegaskan ketidakbersalahannya setelah namanya disebutkan dalam rilis file terbaru Departemen Kehakiman tentang Jeffrey Epstein, file yang dalam beberapa kasus menghancurkan penyangkalannya sebelumnya.
"Tidak ada yang mendorong lebih keras daripada saya untuk merilis file Epstein dan saya senang itu akhirnya terjadi," tulis Musk pada hari Sabtu dalam sebuah postingan media sosial di X, yang dimilikinya. "Saya memiliki sangat sedikit korespondensi dengan Epstein dan menolak undangan berulang kali untuk pergi ke pulaunya atau terbang dengan 'Lolita Express' miliknya, tetapi sangat sadar bahwa beberapa korespondensi email dengan dia bisa disalahartikan dan digunakan oleh pencela untuk mencemarkan nama saya."
Musk sebelumnya menyatakan bahwa Epstein telah "mencoba berulang kali" untuk mengajaknya mengunjungi pulaunya di Kepulauan Virgin Amerika Serikat, tetapi dia telah "menolak" undangan tersebut. Namun, file Epstein yang baru dirilis mencakup email dari Elon Musk yang tampaknya bertentangan dengan pernyataan itu, menunjukkan Musk "hampir memohon untuk mendapat undangan" ke pulau tersebut, yang dikenal sebagai Little Saint James.
Musk juga sebelumnya menyatakan pada tahun 2020 bahwa Epstein "tidak pernah mengunjungi" salah satu fasilitas SpaceX miliknya. Di antara file yang baru dirilis adalah pertukaran email yang tampaknya bertentangan dengan pernyataan tersebut.
"Tampaknya Elon Musk secara pribadi mengundang Jeffrey Epstein untuk mengunjunginya di SpaceX pada [2013]," bunyi sebuah postingan media sosial di X dari akun podcast "TrueAnon", yang memiliki lebih dari 40.000 pelanggan berbayar di platform crowdfunding Patreon.
Menanggapi pengungkapan tersebut, Musk menghabiskan sebagian besar pagi hari Sabtu untuk membalas pengguna di media sosial yang membelanya.
"Benar," tulis Musk menanggapi sebuah postingan media sosial yang melabeli serangan terhadap Musk atas hubungannya dengan Epstein sebagai "benar-benar absurd." "Tepat sekali," tulisnya menanggapi postingan media sosial lain yang menganggap Musk sebagai "alasan utama" bahwa file Epstein telah dirilis sama sekali.

