Pada minggu 19/01–23/01/2026, pasar crypto terus mengalami tekanan koreksi karena struktur harga jangka pendek Bitcoin melemah secara signifikan. Setelah membentuk puncak di sekitar area 95.000–97.000 USD, BTC tidak dapat mempertahankan momentum kenaikan dan dengan cepat berbalik turun ke area 89.000–90.000 USD. Penurunan sekitar 6–7% dalam seminggu menunjukkan bahwa zona resistensi di atas beroperasi secara efektif, sementara pasar mulai memasuki fase pengujian ulang zona support penting.
Bitcoin kehilangan level harga kunci selama proses koreksi menunjukkan tren penurunan jangka pendek sedang terbentuk. Aliran dana pembelian di zona rendah belum cukup kuat untuk membentuk dasar yang jelas, menyebabkan harga cenderung berfluktuasi dalam rentang sempit dengan kecenderungan menurun. Dalam konteks ini, gelombang pemulihan yang muncul sebagian besar bersifat teknis, mencerminkan proses rebalancing penawaran dan permintaan daripada sinyal pembalikan tren.
Ethereum juga menunjukkan kelemahan serupa dalam hal struktur pasar. Setelah beberapa kali ditolak di zona resistensi sekitar 3.300 USD, ETH terkoreksi tajam mendekati level 3.000 USD. Harga tidak dapat membentuk puncak yang lebih tinggi, dan kembali menguji zona support lama, mencerminkan tekanan jual yang masih ada. Meskipun ETH masih bertahan di atas dasar awal bulan 1, struktur harga saat ini menunjukkan risiko volatilitas terus meningkat jika pasar secara keseluruhan belum stabil.
Dalam jangka menengah, faktor-faktor pendukung fundamental Ethereum seperti ekspektasi ETF atau indikator on-chain masih dipertahankan, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren penurunan yang sedang terbentuk. Pasar saat ini memprioritaskan pengamatan reaksi harga di zona support penting sebelum menetapkan arah berikutnya untuk ETH.
Sementara itu, sektor stablecoin dan DeFi terus memainkan peran sebagai area yang kurang volatil dalam konteks koreksi pasar. Total nilai terkunci dalam DeFi (TVL) tetap berada di sekitar 129 miliar USD, menunjukkan bahwa aliran modal masih dipertahankan dalam ekosistem. Aktivitas trading di platform DEX menurun sedikit dibandingkan periode sebelumnya, mencerminkan sentimen kehati-hatian yang meningkat, namun belum muncul tanda-tanda penarikan modal yang kuat.
Dalam jangka panjang, jaringan pembayaran besar seperti Visa terus menegaskan peran stablecoin dalam pembayaran lintas batas. Pada saat yang sama, diskusi kebijakan terkait pengelolaan stablecoin yang dipatok USD sedang berkontribusi memperkuat fondasi untuk DeFi. Dalam konteks struktur pasar crypto yang masih lemah, stabilitas relatif stablecoin dan DeFi dipandang sebagai faktor yang membantu pasar mempertahankan keseimbangan, menunggu sinyal yang lebih jelas di waktu mendatang.
Tentang BingX:
Didirikan pada tahun 2018, BingX adalah platform trading mata uang kripto dan perusahaan Web3 AI terkemuka, melayani lebih dari 40 juta pengguna global. Dengan ekosistem produk dan layanan aplikasi AI yang komprehensif, termasuk trading derivatif, trading spot dan copy trading, BingX memenuhi kebutuhan yang semakin beragam dari pengguna di semua level, dari pemula hingga trader profesional. Bertujuan untuk membangun platform trading yang cerdas dan terpercaya, BingX memberdayakan pengguna dengan alat-alat inovatif untuk meningkatkan kinerja dan kepercayaan diri dalam trading. BingX adalah mitra resmi Chelsea Football Club dari tahun 2024 dan hingga tahun 2026 telah menjadi bursa mata uang kripto pertama yang bermitra dengan Tim Balap F1 Scuderia Ferrari HP.
Kontak media: [email protected]
Informasi lebih lanjut: https://bingx.com
The post Toàn cảnh thị trường crypto tuần 19/01–23/01/2026: Cấu trúc thị trường suy yếu, giá kiểm tra lại các vùng hỗ trợ appeared first on vneconomics.com.


