Selama beberapa dekade, perusahaan khawatir tentang churn. Pengguna mencoba produk Anda. Pengguna mengevaluasinya. Pengguna pergi. Churn terlihat. Muncul di dashboard. Memicu tinjauan, post-mortem, dan inisiatif baru.
Namun pasar yang dimediasi AI memperkenalkan mode kegagalan yang lebih berbahaya, yang tidak terlihat seperti churn, tidak meninggalkan jejak dalam analitik, dan datang tanpa peringatan. Dalam mode kegagalan ini, pembeli tidak pergi. Pembeli tidak pernah datang.
Metrik tradisional mengasumsikan premis bersama: Sistem mengamati pembeli. Impresi, klik, percobaan, konversi, retensi, setiap metrik GTM mengasumsikan bahwa sesuatu melewati funnel.
Tetapi ketika agen AI memediasi penemuan, evaluasi, dan rekomendasi, kondisi baru muncul:
Dari perspektif sistem, Anda bukan opsi yang gagal.
Anda adalah nilai null.
Dashboard tidak rusak. Mereka hanya mengukur alam semesta yang salah. Mereka mengukur:
Tetapi agen menyimpulkan intensi sebelum ekspresi. Mereka mengadili opsi sebelum interaksi. Mereka mengecualikan kandidat sebelum manusia melihatnya.
Jika Anda keluar dari embedding space, retrieval sets, atau verification thresholds, tidak ada sinyal untuk ditangkap. Dari sudut pandang metrik Anda, tidak ada yang terjadi. Dari sudut pandang pasar, semuanya terjadi.
Churn adalah sinyal hilir. Ketidakberadaan adalah penghapusan hulu.
Perbedaan ini penting karena perbaikannya benar-benar berbeda. Anda dapat mengurangi churn dengan onboarding, pesan, atau harga yang lebih baik. Anda tidak dapat memperbaiki ketidakberadaan dengan persuasi, optimasi, atau usaha.
Anda harus mengubah apakah sistem dapat MELIHAT Anda sama sekali.
Kita perlu memberi nama ini, karena mode kegagalan tanpa nama tidak dapat diatur. Ini bukan churn. Ini bukan kesadaran. Ini bukan kehilangan atribusi.
Ini adalah The Ghost Metric.
Definisi: The Ghost Metric mengukur probabilitas bahwa sistem keputusan tidak pernah mempertimbangkan Anda sama sekali.
Ini tidak terlihat, hulu, diam, dan terakumulasi. Dan hari ini, ini adalah risiko paling berbahaya dalam GTM.
Tujuan: Untuk menentukan apakah perusahaan adalah aset yang dapat dilihat AI, atau halusinasi yang akan diabaikan AI. Dalam pasar AI, ketidakterbacaan tidak dapat dibedakan dari insolvensi.
Cara Memposisikan Ini ke Dewan:
(Apakah kita ada sebagai sesuatu yang dapat didefinisikan?) Tanyakan pertanyaan ini dengan lantang:
Jika bagian ini gagal, Ghost Metric sudah tinggi.
(Apakah agen akan memunculkan kita?) Bingkai ini dengan hati-hati. Tanpa teknologi.
(Dapatkah klaim diperiksa tanpa mempercayai kita?) Di sinilah banyak perusahaan menghilang.
(Yang penting) Tanyakan ini terakhir. Perlahan.
"Jika tidak ada manusia yang pernah mengadvokasi kita, apakah sistem masih akan menemukan kita?" Jika ruangan menjadi tenang, itu adalah sinyalnya.
7. Penilaian & Langkah Selanjutnya
Anda tidak memerlukan angka. Hanya warna.
Sebagian besar perusahaan menemukan mereka adalah Kuning (berpura-pura menjadi Hijau) sambil melayang menuju Merah.
Tindakan Segera:
Churn memberi tahu Anda siapa yang pergi. Ghost Metric memberi tahu Anda siapa yang tidak pernah diizinkan masuk. Bagian tersulit adalah ini: Anda tidak akan merasakannya terjadi. Dashboard Anda tidak akan memperingatkan Anda. Tim Anda akan merasa "baik-baik saja." Sampai suatu hari, pasar berhenti merespons, bukan karena menolak Anda, tetapi karena lupa Anda ada.


