Harga Onyxcoin turun dalam beberapa sesi terakhir, sehingga memicu kekhawatiran di antara holder jangka pendek. Penurunan ini memang nampak bearish di permukaan, namun sinyal fundamental menunjukkan hal berbeda.
Bukannya mengonfirmasi kelemahan, koreksi ini justru membuka peluang akumulasi. Banyak investor tak menyadari perubahan ini sehingga mereka malah menjual aset saat harga turun.
Perilaku investor berubah sangat bearish dalam sepekan terakhir. Saldo Onyxcoin di exchange bertambah sekitar 350 juta XCN dalam periode ini. Dengan harga saat ini, arus masuk tersebut bernilai hampir US$2 juta. Pergerakan seperti ini biasanya menandakan makin banyak niat jual, bukan posisi jangka panjang.
Penjualan ini terjadi setelah harga XCN turun 12% dalam beberapa hari. Penurunan itu memicu kepanikan di antara para holder, terutama yang jangka pendek. Alih-alih menunggu sinyal konfirmasi, banyak yang memilih keluar posisi lebih awal. Reaksi ini menambah pasokan di pasar sehingga volatilitas jangka pendek semakin tinggi.
Ingin insight token seperti ini?Daftarkan diri untuk buletin harian kripto dari editor Harsh Notariya di sini.
Meski aksi jual terlihat nyata, indikator makro justru menandakan kondisi yang mulai membaik di balik layar. MVRV Long/Short Difference mulai memperlihatkan tren naik. Indikator ini melacak perubahan untung dan rugi antara holder jangka panjang dan jangka pendek. Naiknya nilai MVRV Long/Short Difference artinya trader jangka pendek mulai kehilangan profitabilitas.
Ketika holder jangka pendek sudah tak untung lagi, tekanan jual biasanya mereda. Trader-trader ini memang lebih cenderung keluar lebih cepat saat keuntungan makin tipis. Karena insentif menjual makin kecil, stabilisasi harga jadi lebih memungkinkan.
Dinamika ini memberi Onyxcoin peluang lebih besar untuk pulih setelah kelebihan pasokan terserap pasar.
Pada waktu publikasi, Onyxcoin diperdagangkan di sekitar US$0,0057. Token ini masih berada di atas level support US$0,0054 yang bertahan selama volatilitas terakhir. Dalam sebulan terakhir, XCN membentuk pola flag. Struktur ini biasanya menandakan kelanjutan tren setelah periode konsolidasi.
Pergerakan yang terukur dari pola flag ini memproyeksikan potensi reli hingga 150%. Target tersebut menempatkan XCN di kisaran US$0,0156 jika breakout terjadi penuh. Hasil seperti ini umumnya butuh dukungan pasar yang luas dan permintaan yang terus berlanjut. Walau ambisius, pola ini mencerminkan peluang kenaikan cukup kuat jika kondisi mendukung.
Pandangan yang lebih konservatif berfokus pada level resistance terdekat. Jika XCN bisa kembali di atas US$0,0077, maka hal ini akan mengonfirmasi sinyal bullish sekaligus menguatkan struktur breakout. Setelah itu, XCN mungkin bisa lanjut ke kisaran US$0,0095. Jika mampu melewati titik tersebut, maka target psikologis US$0,0100 akan jadi perhatian, yang sering menjadi pemicu minat beli berbasis momentum.
Risiko penurunan tetap ada jika sentimen pasar memburuk lagi. Gagal bertahan di harga saat ini bisa membuat XCN turun ke level US$0,0047. Jika terjadi breakdown di bawah support itu, target penurunan selanjutnya ada di US$0,0041. Skema tersebut akan menginvaliasi bias bullish sehingga upaya pemulihan bisa tertunda.

