Cryptoharian – Sang kritikus Bitcoin (BTC) sekaligus pendukung aset logam mulia emas, yakni Peter Schiff kembali melontarkan ledekan ke Michael Saylor setelah perusahaan yang dipimpinnya, Strategy mengumumkan pembelian Bitcoin terbaru. Pembelian tersebut dilakukan oleh perusahaan tepat sebelum harga Bitcoin turun menembus US$ 75.000.
Dalam hal ini, Saylor menyampaikan bahwa Strategy membeli tambahan 855 BTC senilai US$ 75,3 juta dengan harga rata-rata US$ 87.974 per koin. Dengan pembelian ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy naik menjadi 713.502 BTC, yang nilainya diperkirakan sekitar US$ 56 miliar. Rata-rata harga perolehan (cost basis) perusahaan berada di sekitar US$ 76.052, sehingga posisi tersebut hanya memiliki ‘bantalan’ keuntungan tipis dibanding harga beli rata-rata.
Tak lama setelah pengumuman itu, Bitcoin justru sempat turun di bawah US$ 75.000 sebelum memantul kembali ke kisaran US$ 78.000. Momen ini langsung dimanfaatkan Schiff untuk melontarkan ledekan pada keputusan Saylor secara terbuka.
Ia menyoroti bahwa harga beli Strategy berada sekitar US$ 10.000 di atas harga spot yang kemudian muncul, sambil mempertanyakan ‘matematika’ pendekatan Saylor yang selama ini identik dengan narasi Bitcoin Standard.
Baca Juga: CrossCurve Umumkan Bridge Diserang, Dana US$ 3 Juta Dilaporkan Dicuri
Intinya, Schiff menyiratkan dua kemungkinan, yakni Saylor salah membaca timing pasar, atau sengaja tidak melakukan averaging down meski dip sempat terjadi. Kritik itu juga menyentuh aspek yang lebih sensitif bagi perusahaan publik, ketika margin keuntungan atas treasury Bitcoin terbilang tipis, kesalahan eksekusi pembelian dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap kesehatan neraca, dan pada akhirnya terhadap saham MSTR.
Dalam paparan yang beredar, posisi Bitcoin Strategy disebut dibangun dengan biaya sekitar US$ 54,26 miliar dan saat ini menunjukkan sekitar US$ 1,5 miliar keuntungan di atas kertas. Di saat yang sama, kapitalisasi pasar perusahaan, sekitar US$ 52 miliar dalam hitungan diluted, masih berada di bawah nilai nominal kepemilikan BTC, sehingga saham MSTR diperdagangkan dengan apa yang disebut “Bitcoin premium” sekitar 1,15 kali.
Hingga saat ini masih belum ada tanggapan dari Michael Saylor terkait hal ini. Perdebatan pun masih ada, apakah kritik Peter Schiff murni trolling khasnya, atau ada pesan yang lebih serius soal manajemen resiko.
