Ripple kembali memperkuat posisinya di industri aset digital global setelah resmi memperoleh lisensi penuh Electronic Money Institution (EMI) dari regulator keuangan Luksemburg, Commission de Surveillance du Secteur Financier (CSSF). Persetujuan final ini melengkapi izin awal yang diterima Ripple pada 14 Januari 2026 lalu.
Dengan lisensi tersebut, perusahaan teknologi finansial berbasis di San Francisco ini kini dapat memperluas layanan pembayaran dan aset digitalnya ke seluruh wilayah Uni Eropa secara legal dan teregulasi. Ripple menyebut izin dari CSSF menjadi pintu masuk strategis untuk menghadirkan solusi pembayaran berbasis blockchain kepada pelaku bisnis di Eropa.
Managing Director UK & Europe Ripple, Cassie Craddock, mengatakan Eropa sejak lama menjadi prioritas strategis perusahaan. Menurutnya, lisensi ini memperkuat posisi Ripple dalam membantu perusahaan-perusahaan Eropa beralih ke sistem keuangan yang lebih efisien dan berbasis digital, dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku.
Baca juga: XRP Jebol di Bawah $2! Sinyal Akumulasi, Peluang Rebound 13%?
Persetujuan di Luksemburg ini datang hanya beberapa pekan setelah Ripple mendapatkan izin dari Financial Conduct Authority (FCA) Inggris. Pada Januari 2026, FCA memberikan Ripple lisensi EMI sekaligus registrasi aset kripto, yang memungkinkan perusahaan memperluas operasionalnya di Inggris seiring rencana pemerintah setempat membangun kerangka regulasi kripto yang komprehensif pada 2027.
Secara global, Ripple mengklaim telah mengantongi lebih dari 75 persetujuan dan lisensi regulator di berbagai negara. Portofolio perizinan tersebut menjadi fondasi Ripple dalam menyediakan infrastruktur bagi institusi keuangan yang ingin beralih dari sistem keuangan tradisional ke teknologi aset digital.
Menurut Tim Research Tokocrypto, kemenangan regulasi berturut-turut di Eropa memperkokoh posisi Ripple sebagai penyedia infrastruktur pembayaran compliant di benua tersebut, kontras dengan tantangan hukumnya di AS.
Di sisi produk, Ripple juga terus melakukan ekspansi. Pekan lalu, perusahaan meluncurkan Ripple Treasury, platform treasury korporasi hasil akuisisi GTreasury senilai USD 1 miliar pada Oktober 2025. Platform ini mengintegrasikan pengelolaan kas dan aset digital, termasuk fitur settlement lintas negara menggunakan stablecoin RLUSD milik Ripple.
Selain itu, Ripple baru saja menjalin kemitraan strategis multi-tahun dengan LMAX Group. Kerja sama tersebut mencakup komitmen pendanaan sebesar USD 150 juta dari Ripple, serta integrasi RLUSD sebagai jaminan (collateral) di berbagai venue perdagangan institusional LMAX, termasuk produk spot kripto dan derivatif.
Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Resmi Kantongi Lisensi UE, Ripple Siap Tancap Gas Kuasai Pasar Eropa appeared first on Tokocrypto News.

